Tips Dan Trik

Tips Tetap Bugar Tanpa Harus Keluar Rumah

Olahraga adalah sesuatu yang sangat penting untuk memperkuat jasmani dan mengurangi peluang seseorang untuk jatuh sakit. Namun, salah satu kendala terbesar dalam berolahraga adalah sulitnya akses terhadap sasana, atau tidak adanya fasilitas olahraga di dekat tempat tinggal.

Baru-baru ini, karena mewabahnya COVID-19 di berbagai negara termasuk Indonesia, berbagai fasilitas seperti gym dan tempat olahraga terpaksa tutup sementara, sebagai upaya jaga jarak fisik antar warga demi menanggulangi penyebaran virus yang dapat merusak sistem pernafasan tersebut.

Meskipun demikian, alasan ini seharusnya bukan menjadi suatu hambatan bagi kita untuk berolah raga, karena menurut pelatih dan pendiri Han Academy, Yohan “The Ice Man” Mulia Legowo, olahraga bisa dilakukan di mana saja.

“Pada dasarnya olahraga itu bisa dilakukan dimana saja. Tinggal kemauan untuk berolahraga saja yang harus ada,” tutur pendiri Han Figthing Academy di Solo, Jawa Tengah ini.

Menurut “The Ice Man,” olahraga di rumah tidak harus sulit, hanya diperlukan peralatan yang minim untuk mengeluarkan keringat dan juga melatih badan supaya lebih kuat kedepan.

Dengan modal sepatu lari dan tali skipping, semua orang dapat melatih kardo serta menguatkan fisiknya secara keseluruhan. Satu sesi jump rope selama 20 menit yang dilakukan secara rutin setiap hari cukup untuk mengencangkan badan.

Banyak olahraga yang dapat dilakukan di rumah dengan mempersiapkan alat-alat yang sederhana, berikut adalah beberapa alat yang dibutuhkan untuk berlatih di rumah menurut Yohan.

Sepatu Lari

Berlari adalah suatu olahraga yang mudah untuk dilakukan dan alat yang dibutuhkan hanyalah sepatu lari yang nyaman.

Jika memiliki anggaran lebih, maka bisa membeli treadmill di rumah. Namun jika tidak pun bukan halangan, lari bisa dilakukan di sekitar komplek rumah, selama tetap menjaga kontak fisik selama pandemi belum berakhir.

Berlari dapat memperkuat seluruh otot badan dan juga memperkuat kardio para penggemar olah raga ini, dengan menghabiskan waktu 20 menit saja seseorang sudah akan memperkuat badannya dengan baik.

“Lari itu gampang dilakukan. Wajib sekali bagi para atlet untuk dilakukan demi memperkuat stamina, kardio, dan endurance,” tutur Yohan.

Tali Skipping

Lompat tali, atau juga dikenal dengan jump rope, adalah sebuah olah raga dengan intensitas tinggi yang dapat menguatkan kardio seseorang.

Para atlet di olah raga bela diri kerap melakukan ini untuk memperkuat daya tahan mereka dalam bertanding. Aktivitas ini juga dapat membantu melatih timing seorang atlet.

“Lompat tali adalah satu lagi olah raga yang wajib, karena dapat memperkuat stamina dan kardio atlet,” kata Yohan.

Hanya memerlukan sebuah tali skipping, atau yang juga dikenal dengan skipping rope, dan 20 menit dari waktu keseharian, maka sebuah langkah tepat telah diambil untuk memperkuat otot badan dan mempertajam fokus.

Samsak

Bagi atlet bela diri, samsak adalah tambahan yang wajib dalam arsenal alat-alat latihannya. Ini juga dapat digunakan oleh orang biasa untuk melatih diri.

Pendiri Han Academy ini juga menyarankan menambah samsak di dalam rumah supaya menambah variasi olahraga. Memukul samsak dapat melatih otot badan saat meninju dan menendang, serta melatih kardio.

“Samsak itu memang harus ada. Saya menyediakan beberapa untuk para murid saya demi latihan mereka,” tuturnya.

“Bagi seorang atlet bela diri, samsak adalah alat yang wajib ada, ini demi menyempurnakan teknik yang dimilikinya serta melatih badan sang atlet.”

Memukul samsak akan menjadi olahraga aerobic dan melatih kardio, olahraga ini juga akan memperkuat otot seluruh badan. Hanya perlu waktu 30 menit untuk memperkuat badan serta membakar kalori.

Weight Machine

Mengangkat beban berat dapat membantu membangun kekuatan seorang atlet, ditambah lagi olahraga ini dapat mengikis lemak dan membentuk badan menjadi lebih ideal. Otot yang terbentuk tidak hanya terlihat bagus, tetapi juga bagi para atlet, menjadi armor untuk hantaman keras lawan.

Bagi mereka yang mempunyai anggaran lebih, Yohan menyarankan untuk investasi ke mesin weight training. Berlatih mengangkat beban berat tidak hanya berguna untuk membangun otot yang lebih kuat, tetapi juga membantu memperbaiki postur tubuh.

Dengan menguatkan otot, badan akan secara alami menjadi lebih tegap dan secara otomatis mengurangi sakit pinggang akibat kebanyakan duduk.

“Alat-alat seperti barbel juga penting untuk membangun kekuatan dan memperkuat serangan,” jelas Yohan.

Mungkin tidak semua orang bisa membeli mesin olah raga, dan hal itu bisa diganti dengan pull up bar yang lebih murah. Alat ini sangat sederhana, dan menggunakan berat badan untuk melatih diri.

Baca juga: Tips Tetap Sehat Dan Aman Selama Pandemi COVID-19