Fitur

Para Juara Dunia Dalam Ajang ONE: WARRIOR’S CODE

Kartu pertandingan luar biasa dalam ajang ONE: WARRIOR’S CODE hari Jumat, 7 Februari ini dipenuhi oleh atlet berbakat, dibandingkan dari seluruh gelaran pada akhir minggu ini dalam dunia bela diri.

Walau terdapat beberapa perubahan terakhir pada daftar atlet dalam ajang di Jakarta ini, terdapat beberapa kompetitor yang memiliki penghargaan tertinggi dalam permainan ini.

Jajaran atlet yang akan tampil di Istora Senayan menampilkan tujuh Juara Dunia dari disiplin Muay Thai, kickboxing, Brazilian Jiu-Jitsu dan bela diri campuran.

Laga Utama Striking

Laga perdana perebutan gelar Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai akan berlangsung sebagai puncak acara, menampilkan dua atlet elit “seni delapan tungkai.”

Petchmorakot Petchyindee Academy akan memasuki laga dengan sebuah rekor yang termasuk gelar Juara Dunia Lumpinee Stadium Muay Thai dari dua divisi, begitu pula dengan Kejuaraan Dunia WMC dan IPMTF.

Setelah beberapa pergantian lawan, ia akan menghadapi kompetitor kuat lain bernama Pongsiri PK.Saenchaimuaythaigym, yang juga telah mengumpulkan empat gelar Juara Dunia, termasuk sabuk emas prestisius dari Lumpinee Stadium, Channel 7 Stadium dan WMC.

Yang Terbaik Dari Bela Diri Campuran

Dalam laga bela diri campuran, terdapat sepasang pemegang sabuk hitam Brazilian Jiu-Jitsu yang telah menampilkan kemampuan ground mereka untuk meraih puncak – satu di atas kanvas dan satu lagi di dalam Circle.

Leandro “Wolf” Ataides meraih penghargaannya dalam “the gentle art” sebagai lima kali peraih gelar Juara Dunia BJJ, yang termasuk posisi teratas dalam kejuaraan Copa de Mundo pada tahun 2005. Atlet Brasil kuat ini akan mencoba meraih kesempatan perebutan gelar Juara Dunia ONE Middleweight melawan Reinier “The Dutch Knight” De Ridder pada hari Jumat.

Dalam dunia bela diri campuran, atlet pencetak submission asal Rusia Marat “Cobra” Gafurov menggunakan kuncian rear-naked choke miliknya untuk mengalahkan Martin “The Situ-Asian” Nguyen, Ev “E.T.” Ting dan Narantungalag “Tungaa” Jadambaa untuk merebut gelar Kejuaraan Dunia ONE Featherweight dan dua kali mempertahankannya.

Kini, dalam divisi lightweight, ia akan memulai misinya untuk meraih sabuk lainnya melawan atlet Moldovia yang tak terkalahkan, Iuri Lapicus.

Striker Sensasional

Pada malamm yang dipenuhi oleh kehebatan striking, terdapat tiga Juara Dunia dalam disiplin stand-up yang siap berkompetisi dalam kartu awal.

“The Baby Face Killer” Savvas Michael Petchyindee Academy – yang kembali beraksi setelah sebuah perjalanan sulit untuk memulihkan diri dari cedera saat melawan Taiko “Silent Sniper” Naito – adalah seorang Juara Dunia WBC dan WMC Muay Thai.

Andy “Punisher” Howson mungkin akan mencetak debutnya bersama ONE Super Series, namun ia membawa koleksi emas kejuaraan dunia bersama dirinya ke Indonesia. Atlet asal Inggris ini adalah seorang Juara Dunia WBC, WMC dan ISKA, serta dua kali menjadi Juara Dunia ICO Muay Thai.

Ia akan melawan atlet Australia Josh “Timebomb” Tonna, yang adalah Juara Dunia ISKA K-1 dan telah menyajikan laga menarik di atas pamggung dunia.

Baca Juga: 3 Laga Pencuri Perhatian Di ONE: WARRIOR’S CODE