Bela Diri Campuran

Mentalitas Juara Dari Sang Ayah Bantu Eddie Alvarez Meraih Sukses

“The Underground King” Eddie Alvarez tidak terlahir sebagai seorang juara, namun didikan dari sang ayah memberinya mentalitas pemenang dengan cara menanamkan rasa percaya diri tinggi sejak usia belia.

Alvarez telah bertanding dalam berbagai jenis olahraga pada masa kecilnya di Amerika Serikat, dan sang ayah, Lou Alvarez, selalu menekankan pentingnya untuk selalu menjadi versi terbaik dari dirinya.

“Ayah telah melakukan tugasnya dengan baik dalam membuat saya seperti seorang dewa,” kenang atlet asal Philadelphia berusia 36 tahun ini.

“Bahkan ketika saya gagal, ayah menyiapkan lasan. Ayah adalah orang yang sedikit egois dan penuh rasa bangga. Jika saya kalah, dia pun merasa kalah.

“Dalam artian, ia coba mencari alasan tentang kekalahan saya, namun sebenarnya dia coba memposisikan pada anggapan bahwa saya ini tak terkalahkan.”



Meski hal itu bisa dilihat sebagai beban yang tidak realistis, Alvarez tidak menganggapnya demikian. Justru, atlet asal Amerika ini percaya hal itu membuatnya selalu tertantang untuk bisa berada pada level yang lebih tinggi dibandingkan teman-temannya.

Itu artinya ia tak boleh menerima hasil apapun selain kemenangan – terlepas dari apapun olahraganya.

“Saya seperti tinggal di dunia fiksi bersama sang ayah dimana kekalahan adalah kemustahilan. Jika saya kalah, dia akan mencari alasan [mengapa] saya kalah,” lanjut atlet divisi lightweight ini.

“Bisa dibilang, saya merupakan hasil dari didikan tersebut. Saya semakin mengerti tentang menjadi petarung dan olahragawan yang lebih baik. Ayah mendorong saya dengan cara seperti itu. Ia memberi standar yang sangat tinggi, dan saya selalu ingin untuk melakukannya dengan baik dan membuatnya bangga, seperti halnya anak muda yang lain.

Mentalitas Juara Dari Sang Ayah Bantu Eddie Alvarez Meraih Sukses 1620 x 1080

Tidak hanya sebagai suporter terbesarnya, sang ayah juga sering membantu dan kerap terlibat dalam perjalanan karier olahraga Alvarez. Faktanya, Lou adalah orang yang membelikan anaknya sapasang sarung tinju dan mengajarinya cara memukul.

Didikan tersebut tidak berhenti sampai disitu. Saat “The Underground King” mengejar karier dalam olahraga yang berbeda-beda di sekolah, sang ayah juga berada disampingnya untuk membimbingnya dalam setiap langkah yang ia tempuh.

Mulai dari tinju, gulat, dan sepakbola hingga seni bela diri campuran, Lou selalu ada di sana untuk memberikan masukan – meskipun mungkin ia tak punya latar belakang mumpuni.

“Ayah saya beranggapan bahwa ia bisa melatih lebih baik dibandingkan semua pelatih yang saya miliki,” tutur Alvarez sembari tersenyum.

“Ia memang tipe ayah yang seperti itu. Ia percaya meski tanpa bekal pengalaman apapun tentang gulat, sepakbola atau olahraga lain yang saya tekuni saat itu, pendekatan yang ia lakukan dalam melatih jauh lebih baik daripada pelatih saya.

“Jika mengingat kembali hal tersebut, rasanya lucu, namun metodenya ternyata berhasil. Hal itu menjadikan saya kompetitor yang lebih baik saat ini.”

Mentalitas Juara Dari Sang Ayah Bantu Eddie Alvarez Meraih Sukses 1617 x 1080

Berkat asuhan sang ayah, ia benar-benar siap menghadapi ketatnya persaingan dalam dunia seni bela diri campuran yang kini telah memberinya banyak prestasi.

Tak hanya menanamkan kepercayaan diri yang besar pada dirinya, sosok sang ayah juga memberinya gambaran orang-orang seperti apa yang harus berada di sekelilingnya.

Apa yang sang ayah tanamkan dan ajarkan membuatnya percaya bahwa figur tersebutlah yang telah berperan besar dalam menjadikannya seorang Juara Dunia Lighweight empat kali.

“Saya telah menemukan banyak petarung dan pelatih yang berperan dalam menanamkan standar tinggi seperti ayah saya,” tuturnya.

“Mereka terus mendorong dalam sepanjang karier saya. Saya memiliki banyak [sosok] ayah yang telah membantu saya berada pada di posisi ini.”

Baca juga: Bermain Video Game Bantu Martin Nguyen Tetap Berada Di Puncak