Fitur

Laga Terbaik ONE Super Series Tahun 2018

Tahun 2018 akan masuk ke dalam buku sejarah sebagai debut dari ONE Super Series.

Rangkaian khusus disiplin striking ini menjadi saksi undangan ONE bagi para praktisi stand-up terbaik dunia untuk bergabung dalam liga baru yang menguji para atlet terbaik dunia dalam kickboxing dan Muay Thai.

Seluruh aksi tersebut segera terbukti menjadi pembicaraan karena kemampuan teknis yang brilian, keberanian luar biasa dan kelihaian tak tertandingi dari para striker terbaik tiba di panggung bela diri dunia ini.

Di antara berbagai laga klasik yang terjadi di ONE Championship, berikut adalah aksi pertukaran serangan kuat yang terjadi tahun ini.

PEMENANG: Mustapha Haida VS Daniel Dawson

Mustapha Haida lit Shanghai up with his fiery striking!

Mustapha Haida lit Shanghai up with his fiery striking! Download the ONE Super App now ???? http://bit.ly/ONESuperApp

Posted by ONE Championship on Monday, September 10, 2018

Terkadang dalam kickboxing, penggemar diberikan sajian khusus dari keahlian dan teknik sejati yang beradu, dan seringkali mereka juga menyaksikan aksi cepat dan keras, seluruhnya sarat dengan knockdown, kebangkitan kembali dan pertukaran serangan menegangkan.

Laga kickboxing antara Mustapha “Dynamite” Haida dan Daniel “The Rock” Dawson di ajang ONE: BEYOND THE HORIZON juga sarat dengan seluruh penampilan teknikal itu, namun akhirnya laga ini jatuh pada kategori kedua. Para atlet ini beradu selama tiga ronde keras yang berakhir pada penyelesaian KO mengejutkan.

Dawson memulai dengan baik, namun awalan tersebut berbalik saat Haida menyambungkan sebuah tendangan tinggi dari kiri yang mengenai dagu Dawson dan menjatuhkannya.

Atlet Australia itu menyerang dan meningkatkan tekanan atas Haida pada ronde kedua dan ketiga, mencetak sepasang sweep indah yang menempatkan Haida pada posisi terduduk, tetapi pada akhirnya “Dynamite” mampu mencetak momen krusial dalam laga ini saat ia meningkatkan kekuatan serangan dengan satu menit tersisa dalam laga.

Tangan kiri atlet Italia itu selalu mengenai sasarannya, dan sebuah serangan kuat menggoyahkan Dawson ke sisi ring di belakangnya. Haida meraih kesempatan ini, mendaratkan serangkaian serangan lanjutan, menanamkan lututnya, serta menjatuhkan Dawson dengan pukulan kiri pendek yang keras.

Hal itu memberi “Dynamite” sebuah kemenangan KO di hadapan penonton di Shanghai, Tiongkok.

Runner-Up: Tarik Khbabez VS Ibrahim El Bouni

Tarik Khbabez’s power is INSANE!

Tarik Khbabez’s power is INSANE! Download the ONE Super App now ???? http://bit.ly/ONESuperApp

Posted by ONE Championship on Tuesday, December 18, 2018

Laga divisi light-heavyweight antara bintang keturunan Belanda-Maroko menjadi saksi kelihaian Ibrahim “Mr. Cool” El Bouni melawan tekanan dan pukulan kuat dari Tarik Khbabez.

Para penggemar kickboxing mengharapkan laga spesial di ONE: PURSUIT OF GREATNESS, dan mereka jelas tidak kecewa.

El Bouni memulai dengan postuf yang baik, saat ia menyerang balik dari posisi bertahan melawan Khbabez yang bergerak maju, namun akhirnya, tekanan konstan itu terbayar saat ia mengenai El Bouni pada akhir ronde pembuka.

Sejak saat itu, Khbabez mendominasi dan mengejar “Mr. Cool” dengan serangan keras pada ronde kedua. El Bouni tak pernah berhenti melawan, namun ia akhirnya harus menyerah pada ronde ketiga lewat sebuah rangkaian serangan keras.

Khbabez ingin merebut gelar Juara Dunia ONE Super Series dalam divisi light-heavyweight dan heavyweight – dimana dengan gayanya yang penuh aksi ini, ia jelas akan dapat menghibur para penonton saat dirinya berlaga pada tahun 2019.

Runner-Up: Rodtang Jitmuangnon VS Sergio Wielzen

Rodtang’s DEVASTATING body shots ⤵️

Rodtang’s DEVASTATING body shots ⤵️Download the ONE Super App now ???? http://bit.ly/ONESuperApp

Posted by ONE Championship on Tuesday, December 18, 2018

Juara Omnoi Stadium Muay Thai dua kali, Rodtang Jitmuangnon, mungkin memiliki julukan “Iron Man,” namun setelah kemenangannya atas lawan keturunan Belanda-Suriname Sergio “Samurai” Wielzen, ia mungkin harus memberi julukannya itu pada lawannya.

Rodtang berada dalam kondisi spektakuler saat keduanya bertemu dalam ajang ONE: CONQUEST OF HEROES di Jakarta, Indonesia, saat superstar Thailand ini menampilkan kesempurnaan dari Muay Thai – namun para penggemar hanya mendapatkan gambaran dari kehebatan Rodtang sebagai hasil dari kekuatan tak terbantahkan dari Wielzen.

Rodtang mendominasi ketiga ronde laga Muay Thai mereka. Pria berusia 21 tahun itu menjatuhkan pria Belanda itu dengan sebuah pukulan yang tepat sasaran pada ronde pertama, dan menyapupria berusia 30 tahun itu ke atas kanvas beberapa kali dalam kontes tersebut.

Knockdown resmi yang kedua berlanjut pada ronde ketiga berkat sebuah hook kiri keras saat Rodtang memastikan penampilan dominan tersebut.

Fakta bahwa laga ini berakhir di kartu penilaian juri adalah bukti dari kegigihan dan determinasi Wielzen. Ia tak pernah berhenti menyamakan kedudukan dengan rivalnya, namun saat itu berhgantung pada teknik, kekuatan dan presisi dalam Muay Thai, sang pemenang memang tak diragukan lagi.

Ini adalah kemenangan ke-253 bagi karier Rodtang, yang dapat membawanya mencapai hal-hal luar biasa pada 2019.

Runner-Up: Sorgraw Petchyindee Academy VS Samy Sana

Sorgraw’s ONE Super Series debut was unforgettable!

Sorgraw’s ONE Super Series debut was unforgettable!Download the ONE Super App now ???? http://bit.ly/ONESuperApp

Posted by ONE Championship on Friday, December 21, 2018

Sorgraw Petchyindee Academy dan Samy “AK-47” Sana mendemonstrasikan teknik striking tingkat tinggi di ONE: SPIRIT OF A WARRIOR saat beradu selama tiga ronde dalam laga kickboxing.

Laga ini menampilkan sebuah pertempuran luar biasa antara dua gaya striking, ketika Sana mendesak maju dan Juara Dunia Lumpinee Stadium Muay Thai menyerang balik dari posisi bertahan.

Ini berarti laga tersebut menjadi permainan kejar-mengejar selama tiga ronde, karena sang Juara Dunia WBC Muay Thai itu mencoba mematahkan bintang Thailand itu dengan tekanan konstan.

Tetapi, serangan balik yang tajam dari Sorgraw terbukti lebih efektif, karena atlet berusia 25 tahun itu meraih kemenangan lewat keputusan juri setelah tiga ronde keras.

Runner-Up: Sergej Maslobojev VS Antonio Plazibat

Could ONE Super Series gold be in Sergej Maslobojev's future?

Could ONE Super Series gold be in Sergej ''Kuvalda'' Maslobojev's future?Download the ONE Super App now ???? http://bit.ly/ONESuperApp

Posted by ONE Championship on Thursday, August 9, 2018

ONE: GRIT & GLORY menampilkan yang terbaik dalam kickboxing Eropa, saat Sergej ”Kuvalda” Maslobojev dan Antonio Plazibat berhadapan dalam laga catch weight 95 kilogram di Jakarta.

Tak ada proses awal untuk membaca gerakan lawan saat keduanya menyerang setelah laga dimulai, dimana Maslobojev asal Lithuania ini menyerang dengan tendangan keras dan disambut oleh teknik tinju tajam dari lawannya asal Kroasia itu.

Pada akhirnya, adalah gaya milik Maslobojev yang unggul, dimana ia membuat Juara K-1 Heavyweight World Grand Prix 2017 itu kelelahan dengan serangan keras pada ronde kedua dan ketiga.

Plazibat memang bertahan, namun akumulasi dari serangan keras itu membawanya ke sebuah kekalahan melalui keputusan mutlak setelah sembilan menit terkena serangan.

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.