Fitur

‘Atlet Yang Spesial’ – Ken Lee Jelaskan Mengapa Anaknya Christian Adalah Kompetitor Unik

Sebagai ayah dan pelatih dari Christian Lee, Ken Lee telah membimbing atlet superstar ini dari hari pertamanya di atas matras, sampai meraih kesuksesan dalam Kejuaraan Dunia MMA.

Kini, pendiri United MMA itu berharap melihat sebuah penampilan elite lainnya saat “The Warrior” maju untuk menantang kembali sang penguasa divisi Ok Rae Yoon demi gelar Juara Dunia ONE Lightweight pada ajang ONE 160, 26 Agustus ini.

Ken telah lama mengetahui bakat dan kemampuan Christian, tetapi ia mengira semua itu telah mencapai tingkatan baru setelah pria berusia 24 tahun ini menjadi veteran dalam olahraga tersebut.

Ia berkata:

“Christian selalu memiliki bakat luar biasa saat bertumbuh besar dari kanak-kanak. Sejak ia memulai kariernya sampai saat ini, perbedaan terbesarnya hanyalah menambahkan pengalaman dalam permainannya, dimana ia dapat mengendalikan ritme dan lajunya jauh lebih baik lagi.” 

“Sebagai petarung muda, ia memiliki satu kecepatan, dan ia maju dengan kekuatan penuh ke dalam segalanya, yang memang cukup bagus. Tetapi sekarang, ia mampu beralih kecepatan lebih banyak lagi.”

Sebelum menderita kekalahan tipis dalam laga Kejuaraan Dunia di tangan Ok tahun lalu, “The Warrior” sempat meraih enam kemenangan beruntun – termasuk lima penyelesaian KO.

Terlebih lagi, ia memenangkan gelar Kejuaraan ONE Lightweight World Grand Prix untuk memasangkan sabuk perak turnamen itu dengan sabuk emasnya.

Prestasi tersebut memastikan bahwa Christian adalah seorang atlet elite dalam divisi lightweight, walau Ken juga mengira bahwa anak lelakinya itu adalah kompetitor sejati yang sangat langka.

Ia berkata:

“Ia adalah atlet dan seniman bela diri spesial. Yang menjadikannya berbeda dalam tingkatan teknis adalah bahwa ia memiliki kemampuan untuk tidak hanya tampil dalam tingkatan elite di tiap lini seni bela diri campuran – dari striking, gulat, sampai jiu-jitsu – namun juga kecerdasannya.”

“Kemampuannya bertransisi dari jarak serang ke jarak serang lainnya secara sempurna benar-benar lebih dewasa dari banyak petarung yang telah terjun jauh lebih lama darinya.”

“Terkait kepribadian, ia jelas memiliki semangat juang. Tak ada kata berhenti dalam dirinya. Ia adalah pekerja paling keras di ruangan itu, selalu. Dan ia memiliki kemampuan untuk selalu mencari penyelesaian.”

Ken Lee Harap Christian Dapat Sesuaikan Diri Di Laga Ulang Kontra Ok Rae Yoon

Seperti anaknya, Ken Lee meyakini bahwa Christian layak mendapatkan keputusan juri dalam laga Kejuaraan Dunia ONE Lightweight pertamanya melawan Ok Rae Yoon.

Namun, walau mereka mengalami kekecewaan saat kehilangan sabuk emas, warga Hawaii ini mengambil pelajaran dari laga selama 25 menit penuh tersebut dan berencana menerapkannya dalam laga ulang yang sangat ditunggu antara “The Warrior” dengan penguasa asal Korea Selatan itu.

Di atas segalanya, Ken menginginkan Christian untuk dapat membaca situasi dengan baik dan bereaksi secara tepat agar ia dapat menghindari adanya keraguan apa pun kali ini.

Ia menambahkan:

“Kami membedah [laga itu] dan melihat beberapa area yang dapat kami tingkatkan. Kami tahu ada beberapa hal yang seharusnya dapat kami kerjakan sedikit lebih banyak lagi, dimana kami hanya bergerak maju dan mulai bersiap untuk laga ulang itu.”

“Christian memiliki kemampuan untuk menjaga [game plan] tetap sama dan menang dengan cara absolut. Atau, ia dapat saja mengubah game plan itu.”

“Banyak dari itu juga bergantung pada apa yang dibawa oleh Ok malam itu, namun bagi Christian, ia memiliki kemampuan untuk berganti kecepatan dan mengubah arah laga berdasarkan apa yang dibutuhkan oleh situasi saat itu.”

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.