Alain Ngalani Ungkap Bakat Terpendamnya

Alain Ngalani Memasuki Ring

Alain “The Panther” Ngalani dikenal baik oleh para penggemar ONE Championship karena kemampuan striking yang menakjubkan, namun bintang Kamerun bertubuh besar ini juga memiliki footwork dan fleksibilitas luar biasa yang mampu menjadi sorotan di dalam Circle.

Pria yang empat kali menjadi Juara Dunia kickboxing dan Muay Thai ini juga mampu menjadi sorotan atas gerakannya di lantai dansa, mirip pada saat ia melancarkan tendangan memutar andalannya.

Ngalani bertumbuh besar dengan tarian, dimana hal tersebut menjadi kegiatan favoritnya di kala senggang.

“Itu awalnya adalah hal yang dilakukan oleh keluarga [saya]. Ibu saya suka berdansa. Ia mengatakan itu adalah cara yang baik untuk melepaskan stres dan tetap berbahagia,” sebutnya.

“Kami selalu berdansa. Ibu saya mengajari saya dan saudara saya sekali seminggu, terutama salsa, dan kami bertumbuh dalam lingkungan tersebut.”

Seperti banyak hal yang “The Panther” fokuskan dalam pikirannya, ia menemukan bahwa dirinya memiliki kemampuan untuk itu. Ia mencoba breakdance saat remaja dan mencoba kemampuannya dalam berbagai kompetisi.

“Saya selalu sangat kompetitif, maka saya mengikuti kompetisi breakdance saat berusia 13 tahun,” kenangnya.

“Dalam sebagian besar kompetisi yang saya ikuti, saya tampil dengan baik. Sangat menyenangkan melihat itu, bahkan saat berdansa, saya mencapai puncak!”



Tiap orang yang mengikuti media sosial Ngalani mengetahui tentang kemampuan atletis yang mirip manusia super, terutama bagi seorang atlet divisi heavyweight dengan postur seperti dirinya.

Ia bahkan sudah memiliki postur seperti ini saat remaja, namun ia tidak pernah berjuang mengatasi fleksibilitas karena ia tetap menggerakkan tubuhnya dan melemaskan otot. Baik saat ia menendang tinggi, atau masuk ke dalam alunan lagu, tidak ada yang menjadi permasalahan besar.

“Saya selalu bertubuh besar, bahkan saat anak-anak. Ketika remaja, saya sudah cukup berat dan berotot, namun tetap tangkas dan sangat fleksibel,” kata atlet berusia 44 tahun itu.

“Saya selalu sangat tangkas dan fleksibel dengan postur, bobot dan atribut fisik saya. Bahkan saat berdansa, saya sangat fleksibel. Pinggul saya dapat bergerak dengan sangat mudah!”

Ngalani mulai berlatih bela diri dalam disiplin judo saat berusia 6 tahun, dan pindah ke disiplin striking seperti savate, kickboxing dan Muay Thai saat ia beranjak lebih tua.

Ia juga tetap berdansa sambil mengumpulkan berbagai penghargaan dalam beberapa disiplin bela diri yang berbeda, dan ia meyakini bahwa tiap perjalanannya saling melengkapi satu sama lain.

“Jika musik apapun mulai dimainkan, saya dapat segera merasakan ritmenya dan segera memberi gerakan bagi ritme tersebut, dan itu sangat penting ketika anda berlatih bela diri,” kata “The Panther.”

“Anda harus seirama dengan diri anda dan menjadi sangat fleksibel, secara fisik dan mental. Anda benar-benar harus dapat beradaptasi — dengan cara saya beradaptasi dengan musik yang sedang dimainkan, saya harus beradaptasi dengan cara yang sama dalam bela diri.”

“Jika situasi anda berubah, posisi anda berubah, atau lawan anda berubah, anda harus tetap beradaptasi, maka semua itu relatif — yang satu melengkapi lainnya!”

Anda masih akan menemukan Ngalani beraksi di tiap kesempatan, baik saat ia ‘berdansa’ dengan rival potensial bersama ONE atau sebagai salah satu cara menyegarkan pikiran di sasana, dimana ia yakin bahwa gairahnya untuk berdansa tidak akan pudar.

“Saya menyukai segala sesuatu tentang itu. Saya tidak pernah berhenti. Saya mencintainya – itu membuat saya tetap gembira!”

Baca Juga: 5 Video Instagram Terliar Dari Alain Ngalani Sejak Januari 2020

Selengkapnya di Fitur

Chinese kickboxer Liu Mengyang taps gloves with Japanese star Masaaki Noiri in their first fight
Superlek and Abdulla Dayakaev at The Inner Circle 14
Enkh Orgil Baatarkhuu (L) faces off with Elbek Alyshov (R) before The Inner Circle 24
Enkh Orgil
Zhang Peimian Jonathan Di Bella ONE162 1920X1280 47
Zhang Peimian gets ready for his fight at ONE Friday Fights 142
Joshua Pacio and Mansur Malachiev share a moment after their ONE Fight Night 15 battle.
Asadula Imangazaliev Nong O Hama ONE Friday Fights 147 7 scaled
uzbek
Allycia Hellen Rodrigues Phetjeeja Lukjaoporongtom faceoff The Inner Circle May 15 8 scaled
Jaosuayai Mor Krungthepthonburi Denis Puric ONE Friday Fights 100 21
Chartpayak Saksatoon Ramadan Ondash ONE Friday Fights 114 30 scaled