Fitur

6 Kandidat Atlet Terbaik ONE Hero Series 2019

29 Jun 2019

Tahun ini, ONE Hero Series (OHS) dimulai pada bulan Januari dan telah membawa beberapa talenta luar biasa, yang dapat menjadi bintang masa depan bersama ONE Championship, dalam enam gelaran terakhir di awal tahun ini.

Para atlet bela diri campuran dan kickboxing asal Cina ini menampilkan usaha terbaiknya demi meraih sebuah kontrak bersama organisasi bela diri terbesar di dunia ini, dimana satu-satunya hal yang menjadi fokus adalah bagaimana mereka sangat menginginkan kemenangan.  

Seluruh kompetitor ini memberikan yang terbaik dalam sebuah rangkaian pertandingan cepat, dimana ONE juga mencatat beberapa penyelesaian terbaik sejauh ini.

Berikut hanyalah enam atlet terbaik yang muncul dari panggung terbaik bagi para praktisi seni bela diri asal Cina. Akan ada banyak lagi yang muncul sampai akhir tahun ini – di dalam OHS dan mungkin dalam panggung dunia.

Xie Wei

“The Hunter” Xie Wei tidak terhentikan dalam aksinya di dalam OHS. Ia sangat berbahaya sejak saat pertandingan dimulai, dimana ia memiliki kemampuan striking yang memberinya tiga kemenangan KO beruntun.

Perwakilan Sunkin International Fight Club ini telah menaklukkan Liu Deligerihu dan Ze Lang Zha Xi, tetapi penyelesaian luar biasanya terjadi saat melawan Yang Fu Chong – melalui sebuah uppercut dalam ajang OHS bulan April.

Dengan rekor 9-2 sepanjang karirnya, ia akan kembali menguji dirinya sendiri melawan para atlet terbaik dunia.

Li Zhe

Li Zhe menjadi kompetitor yang maju sangat pesat dalam OHS, dengan empat penampilannya di ajang ini.

Kemampuan BJJ atlet jebolan Longyun MMA ini telah membawanya meraih tiga kemenangan melalui submission: dua kemenangan melalui kuncian arm-triangle choke dan satu dengan rear-naked choke.

Teknik submission yang ia miliki membawanya maju dari status pemula menjadi petarung bintang divisi strawweight, dengan rekor 5-1-1, hanya dalam beberapa bulan.

Makeshate Sailike

“The Eagle From Tian Shan” Makeshate Sailike menggunakan pukulan hook kiri miliknya untuk mengalahkan sebagian besar lawannya di OHS, serta menambah rekor bela diri campurannya menjadi 8-4.

Atlet divisi middleweight berumur 21 tahun ini membuka gelaran OHS dengan sebuah penyelesaian, saat ia menghadapi Tao You Fei di bulan Januari. Ia mengakhiri perlawanan rekan senegaranya ini melalui pukulan tangan kiri.

Ia melanjutkan hal tersebut dengan sebuah TKO pada ronde pertama melawan “The Bargain” Wurigenbayar tiga bulan kemudian, dan menjaga rekor tak terkalahkan dalam ONE Hero Series.

Ahejiang Ailinuer

Atlet tak terkalahkan Ahejiang Alinuer telah membukukan rekor profesionalnya menjadi 7-0 saat ia memenangkan dua pertandingan pada ronde pertama di bulan Februari dan Juni.

Dalam penampilannya yang terakhir, pegulat berusia 20 tahun ini mementahkan usaha kuncian dari Zhong Qing Ya sebelum mendominasi lawannya dari posisi menguntungkan, serta menyelesaikan pertandingan dengan ground and pound dari posisi kontrol di punggung lawan.

Pan Jia Yun

Pan Jia Yun telah mencetak dua penampilan yang sangat baik di bawah bendera OHS kickboxing, dimana saat ini ia memiliki rekor dua kali kemenangan tanpa kalah.

Perwakilan Xinghui Boji Club ini memaksa Zheng Bo menyerah sebelum mengalahkan Fu Qing Nan melalui split decision. Hal ini menjadikan dirinya salah satu kandidat atlet teras atas termuda, karena ia baru menginjak usia 21 tahun.

Dengan 20 kemenangan dalam karir profesionalnya saat ini, ia tidak jauh dari sebuah langkah besar dalam kompetisi ini.

Li Yuan Kun

Rekan satu tim Pan, Li Yuan Kun, juga telah membantu sasananya di Zhongshan ini menampilkan sederetan bintang baru dalam dunia kickboxing dengan rekornya yang tak terkalahkan, 2-0.

Pukulan Li yang kuat menjadi favorit, dan ia membuktikan hal tersebut saat melawan Dai Xong Li di OHS bulan Februari. Saat itu, beberapa serangan hook kiri ke arah tubuh Dai sukses menjatuhkannya ke atas kanvas.

Kemenangan berikutnya melawan Zhang “The Villain” Tao – pemilik rekor 38 kemenangan dalam karirnya – membawa rekor profesional Li menjadi 19-3 dan membuktikan bahwa ia berhasil mengatasi kompetisi yang berat.