Fitur

5 Submission Terbaik Dalam Kuartal Ketiga 2019

Para atlet bela diri campuran yang tergabung dalam ONE Championship meraih penampilan luar biasa dalam kuartal ketiga tahun 2019, terutama mereka yang memiliki permainan grappling berbahaya.

Semua spesialis submission di dalam The Home Of Martial Arts memberikan para fans hiburan menakjubkan dengan teknik permainan ground mereka yang membuat semua lawan menyerah.

Mari kita melihat kembali lima kemenangan submission terbaik dalam panggung dunia, secara berurutan, dari bulan Juli sampai September.

#1 Debut Impian Aleksi Toivonen

Aleksi "The Giant" Toivonen makes a MASSIVE statement in his ONE debut with a slick submission victory over Akihiro Fujisawa!

Aleksi Toivonen makes a MASSIVE statement in his ONE debut with a slick submission victory over Akihiro Fujisawa!????: Check local listings for global TV broadcast????: Watch on the ONE Super App ????http://bit.ly/ONESuperApp

Posted by ONE Championship on Friday, July 12, 2019

Aleksi “The Giant” Toivonen memulai perjalanannya bersama organisasi bela diri terbesar di dunia ini dengan sempurna di ajang ONE: MASTERS OF DESTINY, saat ia meraih kemenangan dalam ronde pembuka.

Ketika atlet grappling asal Finlandia ini membuat Akihiro “Superjap” Fujisawa goyah dengan tendangan rendahnya, ia segera meraih punggung lawannya tepat pada saat atlet Jepang tersebut berusaha meraih takedown dari posisi bawah.

Kegemaran Akihiro untuk meraih kaki lawannya hanya berarti tangan kirinya terjebak dalam transisi tersebut, dimana hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh “The Giant” saat dirinya menyelipkan tangannya di bawah leher lawannya ini untuk menyarangkan sebuah kuncian rear-naked choke.

Baca Lagi: Aleksi Toivonen Mengenang Penampilan Pertamanya Yang Memukau

#2 Ev Ting Incar Leher Daichi Abe

Ev “E.T.” Ting dan Daichi Abe bertukar serangan dalam pertemuan dua ronde di ajang ONE: MASTERS OF DESTINY, tetapi atlet Selandia Baru-Malaysia ini menyelesaikan laga setelah bertahan dari serangan lawan.

Ev terjatuh di atas kanvas pada awal ronde pertama, tetapi ia mampu bangkit dan mendominasi laga pada ronde selanjutnya. Ia menarik lawannya ke bawah dan melakukan ground and pound keras sampai Daichi mencoba untuk melakukan scramble ke atas kakinya untuk melarikan diri.

“E.T.” berhasil mengantisipasi langkah tersebut, menyelipkan tangan kanannya di bawah leher perwakilan HMC Japan ini dengan mudah saat punggungnya terbuka, lalu menekan dengan keras untuk mengakhiri laga.

#3 Teknik Andalan Ayaka Miura

Japanese ???????? phenom Ayaka Miura secures a stunning submission win over former ONE Strawweight World Title challenger Samara Santos!

Japanese ???????? phenom Ayaka Miura secures a stunning submission win over former ONE Strawweight World Title challenger Samara Santos!????: Check local listings for global TV broadcast????: Watch on the ONE Super App ????http://bit.ly/ONESuperApp

Posted by ONE Championship on Friday, August 2, 2019

Saat Ayaka Miura menjalani laga debutnya bersama ONE, ia dengan mudah memenangkannya lewat kuncian Americana, dan tidak membuang waktu untuk mengejar penyelesaian yang sama saat menghadapi Samara “Marituba” Santos di ajang ONE: DAWN OF HEROES.

Atlet Brasil yang liat ini mampu mementahkan sebuah usaha kuncian pada ronde pertama, tetapi beberapa detik memasuki ronde kedua, judoka asal Jepang ini mencetak takedown ke dalam posisi yang sama, namun kali ini ia mampu mencetak penyelesaian.

Ayaka menjebak tangan kiri Samara diantara kedua kakinya dan memutar pinggulnya untuk menyarangkan sebuah kuncian pundak yang menyakitkan pada detik ke-39 ronde kedua.

Baca Lagi: Lolos Kuncian Kuat, Ayaka Miura Kalahkan Samara Santos Lewat Americana

#4 Eddie Alvarez Membalikkan Keadaan

Tidak hanya kuncian leher milik Eddie “The Underground King” Alvarez yang menggemparkan para penggemar di ajang ONE: DAWN OF HEROES – kemampuannya untuk bangkit dengan cepat setelah hampir terkalahkan saat itu terbukti lebih memberikan inspirasi.

Atlet favorit tuan rumah, Eduard “Landslide” Folayang, menjatuhkan atlet asal Amerika Serikat ini dengan sebuah tendangan rendah di Manila, Filipina, sebelum memberondong dengan serangan keras. 

Namun, agresi atlet Filipina ini berbalik menjadi senjata makan tuan saat Eddie berpindah ke posisi atas sebelum meraih punggung mantan Juara Dunia ONE Lightweight itu dan mengakhiri laga dengan sebuah kuncian rear-naked choke.

Baca Lagi: Eddie Alvarez Balikkan Keadaan Untuk Taklukkan Eduard Folayang

#5 “Dragon Boy” Masuk Ke Dalam Persaingan Setelah Mengunci Aziz Calim

⏱ 69 SECONDS ⏱

⏱ 69 SECONDS ⏱That was all Ryuto "Dragon Boy" Sawada needed to submit Aziz Calim in his ONE debut! ????????: Check local listings for the global broadcast starting at 8:30PM (Bangkok time).???????? Thailand: สามารถรับชมได้ทางไทยรัฐทีวีช่อง 32 เวลา 21:30 น. วันที่ 16 สิงหาคมนี้???????? United States: Tune in to B/R LIVE at 9:30AM ET ???? https://go.br.live/lgso68256???????? Japan: 8月16日 午後7時 AbemaTV 生中継 ???? http://bit.ly/2YKxYQw???????? Philippines: Tune in to ABS-CBN S+A at 9:30PM.???????? Singapore: Tune in to Toggle at 9:30PM or Mediacorp Channel 5 at 10PM.???????? Malaysia: Tune in to TV2 or Astro Arena at 9:30PM.???????? India: Tune in to Hotstar or Star Sports Select 2 at 3:30PM.???????? Vietnam: Theo dõi trên kênh HTV Thể Thao vào lúc 20h30.???????? Myanmar: Skynet Sports 3 မွာ ညေန ၈နာရီ အခ်ိန္တြင္ တိုက္႐ိုက္ထုတ္လႊင့္ျပသ သြားမွာ ျဖစ္ပါတယ္။????: Watch on the ONE Super App ???? http://bit.ly/ONESuperApp

Posted by ONE Championship on Friday, August 16, 2019

Dua kemenangan submission pada ronde pertama dalam rangkaian ONE Warrior Series memberi Ryuto “Dragon Boy” Sawada posisi di ajang utama, dan ia terbukti siap menghadapi laga di atas panggung dunia.

Grappler asal Jepang ini menyarangkan teknik clinch saat menghadapi Aziz “The Krauser” Calim di ajang ONE: DREAMS OF GOLD, membantingnya ke atas kanvas dengan sebuah lemparan pinggul yang cantik, kemudian segera melancarkan rangkaian pukulan keras.

Aziz mampu menghindari serangan tersebut, tetapi langsung masuk ke dalam cengkeraman “Dragon Boy,” dimana ia langsung menyarangkan sebuah kuncian rear-naked choke setelah 60 detik.

Baca Lagi: Ryuto Sawada Ingin Incar Perebutan Gelar Juara Dunia ONE Strawweight