Fitur

5 KO Terbaik MMA Di Kuartal Pertama 2021

Memasuki pertengahan bulan keempat tahun ini, para penggemar KO spektakuler mendapatkan berbagai sajian menarik.

Para seniman bela diri campuran di ONE Championship, khususnya, dikenal dengan striking kuat mereka, karena lebih dari setengah dari laga dalam tiga bulan pertama itu berakhir dengan KO.

Ini berarti sangat sulit untuk memilih lima yang terbaik, tetapi setelah berbagai diskusi, kelima KO ini unggul dalam periode Januari sampai Maret ini.

#1 Kang Ji Won Vs. Amir Aliakbari

“Mighty Warrior” Kang Ji Won mengejutkan dunia saat ia menghentikan laju superstar Iran Amir Aliakbari dengan KO satu pukulan yang spektakuler di ONE: FISTS OF FURY II, Maret lalu.

Atlet Korea itu menjadi kuda hitam, tetapi ia mencetak KO yang mendefinisikan kariernya dalam laga terbesarnya – sebuah laga utama melawan debutan yang sangat diunggulkan.

Kang berada dalam tekanan besar dari awal laga, dimana ia pun terkena beberapa pukulan kanan keras dari Aliakbari dan terluka.

Tetapi, pria berusia 25 tahun itu tetap tenang menghadapi serangan keras itu dan menyerang balik. Saat Aliakbari maju dengan cross kanan lainnya, Kang melakukan slip ke arah kiri lawannya dan melepaskan hook kiri yang sempurna.

Pukulan itu mendarat di tubuh lawan, dan Juara Dunia Gulat Grego-Romawi itu terhenti pada menit 1:54 ronde pertama.

#2 Mark Fairtex Abelardo Vs. Emilio Urrutia

Tak ada penyelesaian yang lebih bergaya di kuartal pertama 2021 daripada serangan siku non-ortodoks dari Mark “Tyson” Fairtex Abelardo yang mengejutkan Emilio “The Honey Badger” Urrutia.

Dalam laga antara dua penyerang keras bantamweight, mereka maju dan bertukar serangan dahsyat selama satu setengah ronde di ONE: FISTS OF FURY II.

Abelardo nampak unggul, namun Urrutia memang sangat kuat, maka itu “Tyson” seperti membutuhkan sesuatu yang spesial untuk menyingkirkan lawannya itu.

Perhatikan serangan siku “tomahawk” ke bawah dari udara milik atlet keturunan Selandia Baru-Filipina itu. Sebuah tangan kiri milik Urrutia menggoyahkan keseimbangan Abelardo saat ia menerjang maju, tetapi tidak sebelum ujung tangannya bertemu dengan rahang rivalnya dan seketika menjatuhkannya.

Abelardo segera bangkit untuk menyelesaikan laga, tetapi “The Honey Badger” diselamatkan oleh gerakan cepat dari wasit Mohamad Sulaiman, yang memisahkan keduanya.



#3 Ahmed Mujtaba Vs. Rahul Raju

Rahul “The Kerala Krusher” Raju muncul dengan keyakinan besar dari pojokannya di ONE: UNBREAKABLE III, Februari lalu, serta segera ingin mencetak KO.

Tetapi, hal itu tak menggetarkan Ahmed “Wolverine” Mujtaba, yang memanfaatkan kesempatan sempurna untuk membalas serangannya.

Saat Raju bergerak maju dengan kedua tangannya di posisi rendah, Mujtaba masuk ke sisi kiri dan melepaskan overhand kanan dengan kecepatan 160 km/jam. Rahang “The Kerala Krusher” sangat terbuka, dan Mujtaba menjatuhkannya hanya dalam waktu 56 detik.

“Wolverine” dikenal sebagai spesialis submission, tetapi KO perdananya di dalam Circle ini membuktikan bahwa siapa pun lawannya nanti harus menghormati kekuatan pukulannya.

#4 Tang Kai Vs. Ryogo Takahashi

Memastikan ONE: FISTS OF FURY II sebagai salah satu malam yang sarat dengan KO spektakuler dalam sejarah ONE adalah kemenangan ronde pertama Tang Kai atas Ryogo “Kaitai” Takahashi.

Atlet featherweight Tiongkok ini sangat luar biasa dalam “The Home Of Martial Arts,” dimana ia membawa catatan rekornya di dalam Circle menjadi 4-0 dengan kemenangan terbesarnya itu.

Ini adalah laga antara dua pencetak KO, maka tak mengejutkan untuk melihat kontes ini berakhir dalam jarak dekat – tetapi cukup mengejutkan untuk melihat Tang menyerang dengan cepat.

Tak sampai dua menit berselang, atlet berusia 25 tahun itu menyarangkan cross-nya, yang mementalkan Takahashi. Dari situ, penyelesaian nampak akan terjadi, tetapi pemikiran cepat Tang memaksa wasit untuk menengahi pada menit 1:59.

Takahashi mencoba melarikan diri, tetapi Tang melontarkan hammerfist sambil berdiri untuk tetap menjaganya di bawah dan menyelesaikannya dengan sepasang hook.

#5 Lito Adiwang Vs. Namiki Kawahara

Sebelum ONE: UNBREAKABLE memulai kalender pertandingan di tahun 2021, Lito “Thunder Kid” Adiwang belum mencetak KO yang menonjolkan dirinya dari mereka di ONE Warrior Series.

Semua itu berubah saat perwakilan Team Lakay ini menjatuhkan Namiki Kawahara dengan sebuah hook keras.

Dengan dua menit yang berlalu pada stanza kedua, Kawahara menyerang maju, tetapi momentumnya berbalik saat ia terkena pukulan kiri cepat dari “Thunder Kid.”

Adiwang sedang bergerak maju ke arah rivalnya yang terjatuh ke belakang, dan ia pun menutup laga dengan pukulan hammerfist kuat untuk meraih kemenangan ketiganya di dalam Circle – yang semuanya datang dari penyelesaian.

Baca juga: 5 Submission Terbaik MMA Di Kuartal Pertama 2021

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.