Fitur

5 Alasan Mengapa Lin Heqin Dapat Kalahkan Ritu Phogat

“MMA Sister” Lin Heqin memiliki potensi untuk menjadi salah satu bintang terbesar dalam divisi atomweight, dimana sebuah kemenangan di laga berikutnya dapat menjadi langkah yang tepat.

Perwakilan Tiongkok ini akan menghadapi pegulat sensasional India Ritu “The Indian Tigress” Phogat dalam laga bela diri campuran dengan pertaruhan besar di ONE: BATTLEGROUND, Jumat, 30 Juli.

Phogat mungkin memiliki nama besar, tetapi Lin tak seharusnya diremehkan. Berikut adalah lima alasan mengapa “MMA Sister” dapat mengatasi lawan kuatnya itu di Singapore Indoor Stadium nanti.

#1 Memiliki Kemenangan Beruntun

“MMA Sister” akan memasuki Circle untuk kedua kalinya setelah mencetak kemenangan submission dalam debutnya atas Jomary “The Zamboanginian Fighter” Torres.

Secara keseluruhan, warga asli Wenzhou ini memenangkan 11 laga secara beruntun, dan belum pernah mengalami kekalahan sejak tahun 2016 lalu.

Momentum seperti itu memberi keyakinan besar bagi kompetitor mana pun, dan pemikiran seperti ini dapat memberi dampak besar saat melawan rival yang baru saja mengalami kekalahan perdananya.

#2 Spesialis Sanda

Chinese star "MMA Sister" Lin Heqin knees Jomary Torres against the cage

Lin memulai perjalanannya dalam seni bela diri melalui disiplin sanda dan merangkum catatan rekor 7-1 dalam disiplin yang terfokus pada stand-up itu. Ia juga memiliki gelar regional di provinsi asalnya dan menempati peringkat kelima dalam kejuaraan nasional Tiongkok.

Kemampuan sanda tersebut memberi dasar bagi karier bela diri campuran Lin, terutama dalam tendangannya, dimana selalu melontarkan tendangan samping dan roundhouse yang sangat efektif.

Sanda juga menerapkan beberapa teknik gulat, bantingan dan takedown, maka permainan clinch tidak menjadi sesuatu yang baru bagi “MMA Sister” saat ia memasuki disiplin barunya ini.



#3 Memiliki Keunggulan Jarak Serang Signifikan

"MMA Sister" Lin Heqin throws a punch

Perwakilan Hasheng MMA ini dapat secara efektif menggunakan kemampuan striking dengan jangkauan panjangnya.

Dengan tinggi badan 167 sentimeter, Lin 11 cm lebih tinggi dari Phogat, dan keuntungan ini akan menjadi kunci saat menerapkan jarak serang dan berada di luar cengekeraman wanita asal India itu.

Terlebih lagi, jangkauan panjang Lin akan menjadi ancaman saat dirinya meraih punggung lawan, seperti yang ditampilkannya melalui teknik triangle saat menaklukkan Torres.

#4 Pencetak Penyelesaian Kuat

Dalam 11 kemenangan beruntunnya itu, Lin menghentikan tujuh lawan pada ronde pertama. Enam dari ketujuh kemenangan itu tiba melalui TKO, sementara satu diraihnya via submission.

Tak diragukan lagi bahwa warga Hunan ini mengetahui cara menyelesaikan laga dalam jarak dekat, dan “The Indian Tigress” harus mewaspadai ancaman tersebut.

Jika Phogat lebih berhati-hati untuk menyerang, hal ini dapat membantu “MMA Sister” untuk menjaga laga di posisi stand-up.

#5 Tak Asing Saat Melawan Atlet Kuat

Pada tahun 2015, debut profesional Lin terjadi saat ia menghadapi wanita yang kini menjadi penantang peringkat kedua divisi atomweight Meng Bo, dimana ia berjuang sampai ronde terakhir saat itu.

Sejak momen tersebut, ia telah melawan berbagai atlet dari seluruh penjuru dunia, termasuk dari Jepang, Rusia, Brasil, Amerika Serikat dan Ukraina.

Dengan pengalaman itu di genggamannya, “MMA Sister” akan siap menghadapi apa pun di dalam Circle.

Baca juga: Sang Legenda Sam-A Siap Bungkam Peragu Saat Lawan Prajanchai

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.