Tentang Asadula Imangazaliev
Bagi Asadula Imangazaliev, kejayaan tidak pernah datang begitu saja. Semuanya diraih melalui perjuangan keras.
Lahir dan dibesarkan di Buynaksk, Dagestan, Imangazaliev tumbuh dalam keluarga yang menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan. Ayahnya, seorang pencinta olahraga sepanjang hayat, memastikan anak-anaknya memahami pentingnya disiplin sejak usia dini. Bagi “The Dagestan Ninja,” hal itu berarti mulai mengenakan sarung tinju dan berlatih Muay Thai pada usia 10 tahun.
Saat menginjak 14 tahun, sasana lokal tidak lagi cukup baginya. Demi mendapatkan tingkat persaingan dan kualitas pelatihan yang lebih tinggi, pemuda Dagestan itu menjalani rutinitas harian yang sangat berat, yakni menempuh perjalanan pulang-pergi sejauh 120 kilometer dan menghabiskan empat jam di jalan setiap hari, sambil tetap mengikuti pelajaran di sekolah. Pengorbanan seperti itulah yang membedakan mereka yang hanya memimpikan kesuksesan dengan mereka yang benar-benar berusaha meraihnya.
Imangazaliev memantapkan keputusannya pada 2016. Ia pindah ke Makhachkala, ibu kota Dagestan, dan mencurahkan seluruh hidupnya untuk olahraga tersebut. Ia meninggalkan kenyamanan rumah demi mengejar karier sebagai petarung profesional.
Pengorbanan itu akhirnya membuahkan hasil. Setelah bersinar di kancah amatir, Imangazaliev beralih menjadi profesional tidak lama setelah ulang tahunnya yang ke-18 dan sejak saat itu terus melaju tanpa menoleh ke belakang.
Debut profesionalnya terjadi pada 2021. Setelah itu, ia membongkar pertahanan setiap lawan secara sistematis lewat agresivitas tanpa henti, teknik tajam, serangan yang sulit diprediksi, serta etos kerja tak tergoyahkan yang ditempa selama perjalanan-perjalanan panjang dari Buynaksk.
Perjalanan atlet Dagestan itu akhirnya membawanya ke Thailand, tanah kelahiran spiritual Muay Thai, tempat permainannya berkembang ke level yang benar-benar baru. Imangazaliev mulai berlaga di ONE Friday Fights pada 2024 dan terus menghancurkan para lawannya. Pada Agustus 2025, ia meraih kontrak yang mengubah hidupnya sekaligus tempat yang sangat didambakan di roster ONE Championship setelah menumbangkan Juara Dunia Muay Thai tujuh kali Panpayak Jitmuangnon lewat tendangan ke kepala.
Kini, Imangazaliev tiba di panggung terbesar dunia dengan satu tujuan dalam pikirannya, yakni meraih Gelar Juara Dunia. Dan “The Dagestan Ninja” memiliki seluruh bekal untuk mewujudkannya.
Rekor ONE Championship
Hasil Gelaran
| Hasil | Olahraga | Metode | Ronde | Metode dan ronde | Lawan | Lawan dan gelaran | Negara | Tanggal | Gelaran | |||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
MENANG
Muay Thai
Keputusan Terbelah (Split Decision)
SD
R5 (3:00)
|
Muay Thai |
Keputusan Terbelah (Split Decision)
R5 (3:00)
|
R5 (3:00) |
|
Aslamjon OrtikovUzbekistan
|
Uzbekistan |
ONE Friday Fights 160 & The Inner Circle 20 |
|||||
|
MENANG
Muay Thai
Knockout
KO
R2 (0:44)
|
Muay Thai |
Knockout
R2 (0:44)
|
R2 (0:44) |
|
Nong-O HamaThailand
|
Thailand |
ONE Friday Fights 147 & The Inner Circle 7 |
|||||
|
MENANG
Muay Thai
Knockout
KO
R2 (1:06)
|
Muay Thai |
Knockout
R2 (1:06)
|
R2 (1:06) |
|
Kongthoranee Sor SommaiThailand
|
Thailand |
ONE Fight Night 39 |
|||||
|
MENANG
Muay Thai
Knockout
KO
R1 (2:07)
|
Muay Thai |
Knockout
R1 (2:07)
|
R1 (2:07) |
|
Panpayak JitmuangnonThailand
|
Thailand |
ONE Friday Fights 122 |
|||||
|
MENANG
Muay Thai
Knockout
KO
R2 (0:52)
|
Muay Thai |
Knockout
R2 (0:52)
|
R2 (0:52) |
|
Denphuthai MC SuperlekThailand
|
Thailand |
ONE Friday Fights 113 |
|||||
|
MENANG
Muay Thai
Keputusan Mutlak
UD
R3 (3:00)
|
Muay Thai |
Keputusan Mutlak
R3 (3:00)
|
R3 (3:00) |
|
Mohamed TaoufyqMaroko
|
Maroko |
ONE Friday Fights 98 |
|||||