Juara Dunia Bantamweight

Bibiano
Fernandes

"The Flash"

Tinggi
170 CM
Batas Berat Badan
65.8 KG
Umur
39
Tim
AMC Pankration
Dari
Brasil
Tinggi
170 CM
Batas Berat Badan
65.8 KG
Umur
39
Tim
AMC Pankration
Dari
Brasil

Tentang

Juara Dunia ONE Bantamweight Bibiano Fernandes harus melewati masa kecil yang kelam. Lahir di Brasil, ibunya meninggal ketika ia masih berusia tujuh tahun. Sang ayah, yang tidak mampu mengurus Bibiano dan para saudara kandungnya, terpaksa mengirim anak-anaknya untuk tinggal bersama bibi mereka di hutan Amazon, dimana Bibiano hampir kehilangan nyawanya karena malaria. Pun, setelah kembali ke kota Manaus, kisah pilu hidupnya belum berakhir. Ia tidak memiliki rumah dan terpaksa harus menjalani hidup di jalanan.

Sebuah kesempatan akhirnya menghampiri ketika ia sedang membersihkan jendela mobil, dimana hal ini akhirnya membawanya ke dunia Brazilian Jiu-Jitsu dan seketika jatuh hati pada disiplin grappling ini. Ia menyadari bahwa dirinya tidak mampu membayar biaya latihan, tetapi ia beruntung menemukan seorang pelatih yang mengijinkannya ikut berlatih tanpa biaya, dengan bayaran Bibiano yang harus membersihkan gym. Ia membuktikan talenta dan bakatnya di disiplin berjulukan “gentle art” ini, dimana nasibnya berubah ketika ia menjadi yang terbaik dunia setelah memenangkan 11 medali emas dalam berbagai kompetisi elit. Salah satu gelar bergengsi yang ia capai adalah sebagai Juara Dunia IBJJF, yang ia raih sebanyak tiga kali sebagai pemegang sabuk hitam.

Setelah bertransisi ke dalam ONE Circle demi tantangan baru, Bibiano semakin menjadi. Ia menjadi pemenang Grand Prix dua divisi dan Juara Dunia DREAM di Jepang. Ia sukses menjalani debut bersama ONE Championship pada tahun 2012, dan dalam waktu yang relatif singkat segera menjadi Juara Dunia ONE Bantamweight. Bibiano kemudian mempertahankan gelar juaranya sebanyak delapan kali, yang mengukuhkan dirinya sebagai atlet bela diri sekaligus Juara Dunia paling dominan di ONE, sebelum ia terpaksa menyerahkan sabuknya sebagai hasil kekalahan dari Kevin Bellingon dalam sebuah pertandingan ulang yang menegangkan. Tetapi, saat ini ia telah kembali merebut gelar Juara Dunia tersebut dalam ajang bersejarah ONE di Jepang, dan sekali lagi merajai divisinya.