Yusup Saadulaev Beri Troy Worthen Kekalahan Pertama Setelah 3 Ronde

yusup saadulaev troy worthen one collision course 1920S1280 49 768x512

Yusup “Maestro” Saadulaev mungkin menjadi salah satu grappler paling berbahaya dalam divisi bantamweight ONE Championship, namun pada Jumat, 18 Desember, ia menampilkan sisi lain dari permainannya.

Penantang peringkat keempat dalam divisinya ini menggunakan teknik tinjunya untuk meraih kemenangan mutlak atas bintang yang sebelumnya tak terkalahkan, Troy “Pretty Boy” Worthen, dalam ajang ONE: COLLISION COURSE di Singapore Indoor Stadium.

yusup saadulaev troy worthen one collision course 1920S1280 44.jpg

Saadulaev memulai laga dengan pergerakan maju dan jab tajam, serta mencetak poin melalui body lock takedown yang mengejutkan rival asal Amerika Serikat lawannya itu. Worthen kembali pulih dengan menempatkan “Maestro” pada posisi guard-nya sebelum kembali berdiri.

Namun, perpisahan ini hanya sementara. Kedua atlet bantamweight ini segera masuk kembali ke posisi clinch, dimana atlet Dagestan ini meluncurkan serangan lutut ke arah perut atlet AS itu dan Worthen membalas dengan pukulan ke arah tubuh.

Dengan hanya 90 detik tersisa dari stanza pembuka, keduanya terpisah dan mendaratkan pukulan dalam sebuah pertukaran serangan keras. Namun, Worthen memiliki determinasi untuk tetap berada di dalam clinch – walau ia harus menerima serangan lutut tak disengaja ke arah selangkangan pada akhir ronde.

yusup saadulaev troy worthen one collision course 1920S1280 16.jpg

Pada awal ronde kedua, Worthen mendesak maju dan Saadulaev menyambut dengan kombinasi pukulan ‘one-two’. Tak lama kemudian, kedua grappler ini kembali masuk ke dalam clinch, dimana “Pretty Boy” mendesak rivalnya ke dinding Circle.

Setelah pertukaran serangan lutut dan pukulan singkat dalam posisi itu, wasit memisahkan keduanya dan hal ini menguntungkan Saadulaev, karena ia mulai meningkatkan volume serangannya. Pria berusia 35 tahun ini mengenai Worthen dengan kombinasi one-two lainnya, serta menyarangkan jab tajam ke perwakilan Sanford MMA itu.

Lalu, ia berulang kali menyambungkan pukulan straight kiri dari kuda-kuda southpaw. Atlet AS ini hanya mampu menjawab dengan kembali masuk ke dalam clinch, namun ia menerima serangan lutut ke arah tubuh sementara “Maestro” mencetak poin tegas pada ronde kedua.

yusup saadulaev troy worthen one collision course 1920S1280 46.jpg

Setelah berusaha keras mengatasi pertukaran stand-up pada ronde sebelumnya, Worthen nampak jauh lebih baik di atas kakinya pada stanza terakhir. Sebagai contoh, saat Saadulaev mencoba bergerak maju, pukulan pendek dari Worthen telah menunggunya. Namun kesuksesan atlet AS ini tak berlangsung lama.

Sebuah pertukaran liar di tengah Circle berlangsung di pertengahan ronde, dengan Saadulaev memilih dan mendaratkan serangannya dengan hati-hati. Worthen berubah arah dan mengincar sebuah takedown, namun atlet Dagestan itu melakukan sprawl dan kembali mengejutkan lawannya dengan pukulan straight kiri.

Berada di ritmenya, Saadulaev melontarkan serangan teknis, memasukkan jabnya di wajah Worthen dan melontarkan kombinasi akurat. Sebagai sorotan utama dari dominasinya dalam striking, “Maestro” menyimpan serangan terbaiknya – kombinasi one-two yang mengenai kepala Worthen hingga terpental tepat sebelum bel akhir laga berbunyi.

yusup saadulaev troy worthen one collision course 1920S1280 27.jpg

Setelah tiga ronde, para juri memberi kemenangan mutlak bagi Saadulaev, yang membawa rekornya menjadi 20-5-1 dan mempertahankan posisinya dalam daftar peringkat divisi bantamweight ONE.

Baca juga: Yodkaikaew Fairtex Menang Mengejutkan Atas Tatsumitsu Wada

Selengkapnya di Berita

Panpayak Jitmuangnon and Lamnamoonlek Torfunfarm face off ahead of The Inner Circle 32
Superlek celebrates his win against Takeru Segawa at ONE 165.
(From left) Nong-O Hama, Rodtang Jitmuangnon, Shimon Yoshinari, and Asadula Imangazaliev will be part of the 2026 ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix.
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Superbon celebrates after defeating Masaaki Noiri at ONE 173.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Kiamran Nabati fires a shot at Nontachai's midsection during their main event clash at The Inner Circle 31.
Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Jonathan Haggerty celebrates his World Title win over Yuki Yoza at ONE SAMURAI 1.
Nadaka throws a solid right hand on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Yod-IQ Or Pimolsri celebrates his World Title win at The Inner Circle 30.