Berita

Rodtang Bersemangat Jelang Laga Perebutan Gelar Dengan Haggerty

Baru seminggu lalu Rodtang “Iron Man” Jitmuangnon meraih kemenangan keempat di ONE Championship, namun ia telah mengetahui tantangan besar yang akan ia hadapi berikutnya.

Dalam gelaran ONE: WARRIORS OF LIGHT pada tanggal 10 Mei, atlet berusia 21 tahun ini mencetak TKO pada ronde kedua atas Sok Thy, yang memastikan posisi dirinya sebagai penantang gelar Juara Dunia ONE Flyweight Muay Thai yang saat ini dipegang oleh Jonathan “The General” Haggerty.

Rodtang Jitmuangnon knocks out Sok Thy with a crushing combination at 1:36 of Round 2 to stake his claim to a ONE Flyweight Muay Thai World Title shot!

Rodtang Jitmuangnon knocks out Sok Thy with a crushing combination at 1:36 of Round 2 to stake his claim to a ONE Flyweight Muay Thai World Title shot!Watch the full event on the ONE Super App ???? http://bit.ly/ONESuperApp | TV: Check local listings for global broadcast

Posted by ONE Championship on Friday, 10 May 2019

Saat Rodtang kembali ke dalam Circle di kota asalnya Bangkok, Thailand, ia merasa seperti harus membuktikan sesuatu.

Walau ia menggemparkan para penggemar dalam tiap laganya bersama “The Home Of Martial Arts,” ia cukup kecewa untuk tidak mendapatkan penyelesaian dan merasa seperti cedera yang dideritanya itu sedikit menahan dirinya.

Namun, ia berhasil menampilkan seluruh teknik yang ia miliki di Impact Arena, dan tidak memiliki sedikit pun keluhan atas penampilannya malam itu.

“Saya akhirnya merasa seperti diri saya sendiri di sana,” tegasnya.

“Saya senang mendapatkan kemenangan. Saya merasa jauh lebih baik, jauh lebih kuat kali ini. Setelah laga beruntun dimana saya tidak tampil dalam potensi terbaik saya, sangat luar biasa untuk merasa seperti Rodtang yang lama sekali lagi.”

Dengan gaya agresif andalan Rodtang yang ditampilkan secara penuh, Sok Thy tidak dapat menjawab serangan yang datang ke arahnya. Juara Dunia Kun Khmer Flyweight itu terkena knockdown di akhir ronde pertama, lalu terpaksa berhenti di pertengahan stanza kedua.

Who's next for Rodtang? ???? ????

Who's next for Rodtang Jitmuangnon? ???? ????Watch the full event on the ONE Super App ???? http://bit.ly/ONESuperApp | TV: Check local listings for global broadcast

Posted by ONE Championship on Friday, 10 May 2019

Rodtang melihat kesempatan untuk mencetak penyelesaian ini sejak awal, dimana ia senang dapat tetap sabar dan menunggu dirinya beraksi.

“Saya hanya berlaga dengan gaya saya. Mengawali dengan pukulan, mengenai kaki [lawan] dan sebaliknya,” jelasnya.

“Saya rasa tendangan ketiga yang saya daratkanlah yang benar-benar menyakitinya. Saya melihatnya mengangkat kakinya, kesakitan, dan saya mengetahui dampaknya. Tetapi saya tidak gegabah. Saya yakin dan memilih serangan saya – serangan keras, berat dan bersih.

“Setelah knockdown pertama, saya tetap tenang. Dengan pengalaman saya, saya mengetahui apa yang harus saya lakukan. Saya mengikuti game plan memasuki ronde kedua. Saya dapat melihatnya mulai goyah dan berpikir bahwa saya akan dapat mencetak KO.”

“Saya menginginkan sebuah KO karena saya merasa itu akan memberi saya perebutan gelar Juara Dunia.”

Setelah kemenangannya itu, “The Iron Man” ditanyakan tentang bagaimana jika dirinya menghadapi pria yang mengalahkan Sam-A Gaiyanghadao satu minggu sebelumnya untuk merebut sabuk emas divisi flyweight, sebelum menyebut nama Rodtang sebagai pria yang ingin dihadapinya di hadapan jutaan penggemar di seluruh dunia.

Who else wants to see Rodtang challenge for Jonathan Haggerty's ONE Flyweight Muay Thai World Title? ????

Who else wants to see Rodtang Jitmuangnon challenge for Jonathan Haggerty's ONE Flyweight Muay Thai World Title? ????Download the ONE Super App now ???? http://bit.ly/ONESuperApp

Posted by ONE Championship on Sunday, 19 May 2019

Pria asal Phatthalung ini tidak memiliki keraguan untuk menjawab tantangan tersebut, dan ia bersemangat untuk menghadapi atlet Inggris ini dalam sebuah laga keras lainnya.

“Saya sangat senang saat ia menantang saya. Saya ingin berlaga melawannya, dan saya ingin perebutan gelar Juara Dunia. Saya kira itu akan menjadi sebuah laga luar biasa,” jelasnya.

“Untuk berlaga bersama Haggerty, saya harus yakin 100 persen pada diri saya sendiri. Saya akan memastikan tubuh saya berada pada kondisi terbaiknya untuk membantu meyakinkan sebuah kemenangan. Saya berencana untuk membawa latihan saya ke tingkatan selanjutnya demi sebuah laga [perebutan gelar] Juara Dunia.”

“Adalah hati [tekad] saya yang akan [menjadi faktor utama bagi saya] memenangkan laga itu. Setelahnya, saya akan menggunakan tinju dan tendangan ke arah kaki.”

Walau belum ada kepastian terkait tempat dan waktu yang dipersiapkan untuk kedua pejuang muda ini, Chairman dan CEO ONE Championship Chatri Sityodtong telah memberi lampu hijau untuk laga tersebut, maka para penggemar akan dapat mengharapkan sebuah pengumuman dalam beberapa bulan ke depan.

Ini tidak akan menjadi tugas yang mudah untuk mengalahkan Haggerty yang memiliki jangkauan luas, yang mengejutkan dunia dengan kemenangannya atas seorang ikon “seni delapan tungkai” di ajang ONE: FOR HONOR, namun Rodtang siap melakukan apa yang harus ia lakukan untuk meraih impiannya.

“Sejak saya berlatih Muay Thai, saya selalu bermimpi untuk menjadi seorang Juara Dunia,” tambahnya. “Kesempatan ini sangat berarti bagi saya. Saya harus berlatih lebih keras, berlaga dengan potensi penuh dan memberi yang terbaik.”