Renzo Gracie Kunci Yuki Kondo Dalam Laga Antar Legenda

Renzo Gracie DC 7401 768x512

Setelah hiatus selama delapan tahun dari disiplin ini, Renzo Gracie mencetak penampilan kembalinya dalam disiplin bela diri campuran pada Jumat, 27 Juli.

Pria Brasil berusia 51 tahun itu memasuki Mall Of Asia Arena di Manila, Filipina untuk memulai penampilan kembalinya di rumah barunya, ONE Championship.

Ia menghadapi sosok yang menguasai tiga divisi dan berpredikat sebagai King Of Pancrase, Yuki Kondo, dalam sebuah laga welterweight “Legenda versus Legenda” di ONE: REIGN OF KINGS. Setelah awal yang terukur, ia pun mengamankan rear-naked choke pada ronde kedua untuk meraih kemenangan itu.

In the battle of legends, Renzo Gracie submits Yuki Kondo with a sweet RNC at 1:40 of Round 2!

In the battle of legends, Renzo Gracie submits Yuki Kondo with a sweet RNC at 1:40 of Round 2!Watch the full event LIVE & FREE on the ONE Super App 👉 http://bit.ly/ONESuperApp | TV: Check local listings for global broadcast

Posted by ONE Championship on Friday, July 27, 2018

Pada stanza pembuka, kedua ikon bela diri itu sangat sabar dan berusaha menentukan jarak mereka.

Kondo memilih untuk menjaga jarak dengan serangkaian tendangan rendah, dimana Gracie — Juara Dunia ADCC Grappling dua kali — melakukan percobaan takedown di awal.

Segera, pemegang sabuk hitam Brazilian Jiu-Jitsu tingkat enam itu beralih ke tinjunya, serta menunjukkan kewaspadaan tinggi dalam sesi lima menit pertama itu.

Pada akhirnya, game plan atlet Brasil ini memang terfokus pada usahanya menentukan penempatan waktu kompetitor Jepang itu supaya dapat mengeksekusi takedown miliknya.

Renzo Gracie DA 3.jpg

Itulah yang terjadi pada ronde kedua, dimana saat Kondo kembali melontarkan serangkaian tendangan, Gracie melihat celah untuk masuk dan mencetak single-leg takedown.

Spesialis grappling ini segera bertransisi ke punggung legenda Jepang itu, dan King of Pancrase ini terjebak dalam posisi yang tak diinginkannya.

Gracie hanya membutuhkan beberapa saat untuk mengamankan lengannya di bawah dagu Kondo, saat ia mengencangkan rear-naked choke itu dan memaksa sebuah tap-out pada menit 1:40 ronde kedua.

Para penonton di Mall Of Asia Arena pun bersorak saat Gracie duduk di pundak salah satu anggota tim pojoknya untuk merayakan kemenangan perdana dalam penampilan kembalinya itu.

Renzo Gracie DC 7429.jpg

“Saya melakukan apa yang keluarga saya telah lakukan selama lebih dari 100 tahun – mengunci leher orang-orang,” tegas Gracie kepada Mitch Chilson dalam wawancaranya setelah laga.

Gracie berulang kali menyatakan bahwa laga ini bukanlah momen terakhirnya, tetapi awal bagi kebangkitannya dalam karier bela diri campuran.

Momen ini pun membawa catatan rekornya dalam disiplin ini menjadi 14-7-1 (1 NC), dimana ia mungkin akan segera tampil kembali lagi ke arena ONE.

Selengkapnya di Berita

Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Superbon celebrates after defeating Masaaki Noiri at ONE 173.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Kiamran Nabati fires a shot at Nontachai's midsection during their main event clash at The Inner Circle 31.
Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Jonathan Haggerty celebrates his World Title win over Yuki Yoza at ONE SAMURAI 1.
Nadaka throws a solid right hand on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Yod-IQ Or Pimolsri celebrates his World Title win at The Inner Circle 30.
Nadaka connects with a left kick on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Rambolek vs Yod IQ at The Inner Circle 30
Seksan vs Muangthai at The Inner Circle 30 16