Bela Diri Campuran

Penyelesaian Cepat Hiasi Kartu Awal ONE: KING OF THE JUNGLE

Aksi grappling dan striking luar biasa mewarnai kartu awal gelaran ONE: KING OF THE JUNGLE, dengan sejumlah kemenangan cepat dari atlet kelas dunia yang haus kemenangan di atas panggung dunia.

Hari Jumat, 28 Februari, para pejuang olahraga yang berkumpul di Singapore Indoor Stadium menampilkan peningkatan kemampuan bela diri mereka, meski laga dilangsungkan secara tertutup atas pertimbangan keselamatan dan kesehatan berdasarkan situasi saat ini.

Berikut adalah rangkuman aksi yang terjadi dalam ajang perdana ONE di “Kota Singa” untuk tahun 2020.

Zamboanga Kejutkan Dunia Lewat Kemenangan Atas Veteran

Denice Zamboanga ???????? cetak kemenangan mutlak!

Denice Zamboanga ???????? cetak kemenangan mutlak atas atlet veteran Jepang ???????? Mei Yamaguchi!

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, February 28, 2020

Denice “The Menace Fairtex” Zamboanga menampilkan aksi brilian demi menghentikan catatan kemenangan beruntun Mei “V.V.” Yamaguchi, dan menempatkannya dalam jajaran teratas divisi atomweight wanita.

Bintang Filipina ini mampu menangkis upaya takedown dari Yamaguchi pada awal ronde pertama melalui teknik sprawl cantik, dan unggul dengan pukulan agresif yang tepat mengenai target.

“V.V.” mencoba membalas segera setelah ronde berikutnya dimulai, namun pukulan kanannya tak membuat “The Menace Fairtex” gentar – dengan senyum mengembang di wajahnya. Saat Yamaguchi meraih kesempatan berduel di atas matras dan melancarkan kuncian, Zamboanga mampu mengatasinya dengan cerdik.

Atlet berusia 23 tahun tersebut kembali mendominasi pada ronde ketiga, saat rivalnya itu mengalami sedikit kesulitan menembus pertahanannya. Atlet Filipina ini tampak nyaman melayangkan serangan telak tanpa balasan yang sama dari lawannya.

Penampilan ini memberinya kemenangan melalui keputusan mutlak dari para juri, sekaligus sebuah kesempatan menantang “Unstoppable” Angela Lee dalam perebutan gelar Juara Dunia ONE Women’s Atomweight – seperti yang disampaikan oleh CEO dan Chairman ONE Championship, Chatri Sityodtong.

Worthen Tetap Tak Terkalahkan Pasca Duel Sengit Dengan Abelardo

Troy “Pretty Boy” Worthen lanjutkan tren kemenangannya dengan keputusan mutlak!

Troy “Pretty Boy” Worthen lanjutkan tren kemenangannya dengan keputusan mutlak!

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, February 28, 2020

Troy “Pretty Boy” Worthen sukses menaklukkan serangan Mark “Tyson” Fairtex Abelardo dalam sebuah laga sengit divisi bantamweight demi mempertajam rekor tak terkalahkannya.

Worthen, dengan latar belakang kuat dalam disiplin gulat, tak hanya menggunakan bantingan untuk mengungguli Abelardo. Ia mampu menampilkan teknik striking yang berkembang sejak ronde pertama – dan membuktikan hasil latihan kerasnya di Evolve, Singapura. Bahkan, tendangan keras “Pretty Boy” mampu menjatuhkan alumni ONE Warrior Series tersebut pada penghujung ronde pertama.

Memasuki ronde kedua, Worthen semakin memperlihatkan perkembangan sebagai seniman bela diri campuran yang beramunisi lengkap. Rivalnya, yang mewakili bendera Selandia Baru dan Filipina, dikenal akan kemahirannya dalam teknik striking. Namun ketenangan Worthen membuat atlet asal Fairtex Gym itu kewalahan.

Pada stanza terakhir, teknik gulat Worthen menjadi kunci kemenangannya. Sepanjang ronde, ia tampil dominan melalui serangan bawah tanpa henti hingga bel akhir pertandingan berbunyi. Performa luar biasa “Pretty boy” berhasil memberinya kemenangan mutlak dan mempertajam catatan rekor tak terkalahkan miliknya ke 7-0.

Honorio Banario Menang Gemilang Atas Shannon Wiratchai

Honorio Banario ???????? mengakhiri "perang" malam ini dengan kemenangan via split decision!

Honorio Banario ???????? mengakhiri "perang" malam ini dengan kemenangan via split decision!

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, February 28, 2020

Laga divisi featherweight antara Honorio “The Rock” Banario kontra Shannon “OneShin” Wiratchai berlangsung sengit dari awal hingga bel terakhir, dimana atlet Filipina ini meraih kemenangan tipis.

Wiratchai membuka ronde pertama dengan kombinasi striking yang mampu memojokkan Banario. Keduanya lalu masuk ke dalam posisi clinch di dinding Circle, sebelum saling mengunci dan bertukar pukulan. Atlet Thailand ini lebih dominan dan menekan dengan keras, namun “The Rock” mampu melancarkan takedown yang berlanjut dengan side control yang baik.

Pada ronde kedua, petarung Filipina ini mencoba beberapa variasi tendangan yang dapat disambut dengan baik oleh lawannya. Keduanya kembali terlibat dalam clinch – dengan pukulan dan serangan lutut yang bervariasi – sebelum mantan Juara Dunia ONE Featherweight ini melancarkan takedown. “OneShin” segera bereaksi demi mencegah ground and pound milik Banario.

Stanza terakhir diwarnai jual-beli serangan stand-up keras. Tidak butuh waktu lama, Banario kembali melancarkan sebuah takedown yang dapat dihindari Wiratchai dengan gesit sebelum ia membalas dengan serangan keras. Saat laga berakhir, Banario meraih kemenangan tipis melalui keputusan terbelah, atau split decision, dan menambah catatan rekornya menjadi 15-10.

Ritu Phogat Dominan Sejak Awal Untuk Lanjutkan Kemenangan

RItu Phogat ???????? tampil agresif ???? sejak ronde pertama!

RItu Phogat ???????? tampil agresif ???? sejak ronde pertama dan raih kemenangan mutlak atas Wu Chiao Chen!

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, February 28, 2020

Ritu “The Indian Tigress” Phogat kembali mendominasi dalam penampilannya melawan “Miss Red” Wu Chiao Chen, yang berujung pada sebuah kemenangan mutlak.

Ronde pertama dimulai dengan pertukaran serangan jarak dekat, dimana keduanya mengamati pergerakan satu sama lain. Phogat tampil agresif, namun pukulannya berhasil dihindari Wu. Sang atlet India ini kemudian berusaha menyarangkan takedown, namun keduanya bertahan di posisi masing-masing.

Akhir ronde ini ditandai dengan kuncian Phogat ke arah kaki Wu, dimana ia pun melontarkan pukulan kanan dan tetap menjaga duel ground berlangsung sampai bel berbunyi. Pada stanza berikut, Phogat kembali melancarkan takedown – yang menyulitkan Wu karena ia tidak dapat membalas serangan karena tangannya yang terkunci. Phogat segera menghujani lawannya dengan pukulan, namun Wu mampu kembali berdiri.

Ronde terakhir kembali diwarnai dengan sebuah takedown keras dari Phogat, yang nampak lebih agresif. Tanpa ragu, ia melancarkan kombinasi pukulan dan serangan siku ke rusuk lawan. “The Indian Tigress” tidak melepaskan cengkeramannya sampai bel terakhir berbunyi. Pada akhirnya, kemenangan ini menunjukkan perkembangan dari evolusi sang peraih medali emas Kejuaraaan Gulat Commonwealth tersebut, yang mempertajam rekor sempurna bela diri campurannya.

Ramazanov Perpanjang Rekor Lewat TKO Ronde Pertama

Murad Ramazanov selesaikan laganya via TKO di ronde pertama!

Murad Ramazanov selesaikan laganya via TKO di ronde pertama!

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, 28 February 2020

Murad Ramazanov  berhasil memperpanjang rekor ciamik miliknya setelah mengalahkan “Wolverine” Bae Myung Ho dengan kemenangan cepat pada ronde pertama dalam laga divisi welterweight.

Beberapa detik memasuki pertandingan, keduanya langsung bertukar tendangan. Bae menguasai area tengah Circle, dimana ini menyulitkan Ramazanov menembus pertahanannya. “Wolverine” kemudian mencoba menekan dengan pukulan, namun atlet Dagestan lawannya mampu berbalik membanting Bae ke atas kanvas. Perwakilan Team Mad ini mencoba kembali berdiri, namun Ramazanov tetap menekannya di atas kanvas.

Pertandingan berlanjut dengan serangan siku Ramazanov, yang dapat membongkar pertahanan lawan dan sekejap berpindah ke punggung lawan demi melancarkan ground and pound tajam. Bae nampak kesulitan melepaskan diri, dan wasit pun terpaksa menghentikan aksi ini pada menit ke 4:53, dengan sebuah kemenangan TKO bagi atlet berusia 24 tahun itu.

Dengan kemenangan ini, perwakilan Dagestan Fighter ini memperhalus rekornya menjadi 9-0.

Jeff Chan Tandai Debut Dengan Kuncian Rear-Naked Choke

Jeff Chan ???????? sukses raih kemenangan di debutnya dengan kuncian rear-naked choke!

Jeff Chan ???????? sukses raih kemenangan di debutnya dengan kuncian rear-naked choke!

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, February 28, 2020

Laga antara Radeem Rahman melawan debutan sensasional Jeff Chan asal Kanada menyuguhkan aksi tanpa henti yang membuka ajang malam ini.

Ronde pertama laga divisi bantamweight ini dibuka dengan pukulan dan tendangan cepat, sebelum Chan mendorong Rahman ke dinding Circle demi mengejar takedown. Atlet asal “Kota Singa” ini meladeni dengan grappling balasan, dimana ia dapat melepaskan diri dari cengkeraman atlet kelahiran Ottawa itu.

Tidak lama, keduanya meningkatkan intensitas melalui kombinasi pukulan dan tendangan cepat lainnya. Perwakilan Tristar itu rutin mengincar kepala dan kaki Rahman, yang menjawab dengan upaya takedown dan clinch, serta kuncian di atas kanvas. Walau Chan sempat kesulitan melancarkan ground and pound, ia berhasil tampil dominan dan menguasai ritme pertandingan.

Chan membuka ronde kedua dengan tendangan ke arah kaki sambil mengatasi upaya takedown Rahman – sebelum melayangkan sebuah underhook yang mampu menembus pertahanan lawannya itu.

Sosok dibalik “MMAShredded” tersebut mampu meraih punggung Rahman dan mengamankan posisi untuk kuncian rear-naked choke, sebelum memaksa atlet berusia 32 tahun itu untuk menyerah tepat pada menit kedua ronde tersebut. Dengan hasil ini, Chan menambah rekor profesionalnya menjadi 4-1.

Baca Juga: ONE: KING OF THE JUNGLE – Hasil Langsung Dan Sorotan Laga Stamp Vs. Todd II

Ikuti survey kami untuk memenangkan pengalaman VVIP!