‘Pemenang Layak Dapat Perebutan Gelar’ – Amir Aliakbari Ingin Tetap Melaju Saat Lawan Arjan Bhullar

Amir Aliakbari Dustin Joynson ONE Fight Night 12 44

Amir Aliakbari ingin membuktikan bahwa dirinya layak memasuki laga perebutan gelar Juara Dunia ONE Heavyweight MMA dengan mencetak kemenangan terbesar sampai saat ini, di ONE 166: Qatar.

Pada Jumat, 1 Maret ini, superstar Iran ini menghadpai mantan penguasa divisi Arjan “Singh” Bhullar dari Lusail Sports Arena, dan ia melihat bahwa sebuah kemenangan lain dapat menempatkannya di posisi terbaik untuk merebut sabuk emas itu.

Setelah membalikkan keberuntungannya dengan tiga penyelesaian beruntun, Aliakbari berencana menambah yang keempat saat melawan “Singh” dan memasuki laga Kejuaraan Dunia dengan rival lamanya Anatoly “Sladkiy” Malykhin.

Petarung berusia 36 tahun ini berbicara dengan onefc.com/id:

“Saya sangat bersemangat untuk laga ini dan tak sabar menunggunya. Saya berlatih sangat keras, dan saya yakin saya siap untuk laga itu.”

“Ini adalah laga terbesar saya di ONE sejauh ini. Kami berdua pegulat dan memiliki sejarah yang panjang dalam disiplin itu. Saya yakin ini akan menjadi pertarungan bagus.”

“Saya percaya pemenangnya layak mendapatkan perebutan gelar melawan Juara Dunia ONE Heavyweight MMA.”

Bhullar merebut sabuk emas divisinya pada 2021 saat ia melengserkan Brandon “The Truth” Vera, tetapi Malykhin mengambil itu dari tangannya saat mereka menyatukan gelar Juara Dunia itu pada Juni lalu.

Di sisinya, Aliakbari menyadari bahwa lawan berikutnya ini sangat kuat. Tetapi setelah menganalisa laga-laga petarung Kanada-India itu, ia melihat beberapa kelemahan yang mungkin dapat dimanfaatkannya.

Petarung asal Teheran ini berkata:

“Saya akan berkata bahwa kemampuan fisik Bhullar adalah sumber terbesar dari kekuatannya. Dan, itu mungkin membuat saya lebih sulit untuk memukulnya. Tetapi, saya juga mengira bahwa jika ia tak dapat menggunakan teknik gulatnya, ia memiliki kemampuan terbatas dan tak dapat banyak beraksi.”

“Saya akan menyelesaikan laga ini dengan kemenangan, jika Tuhan menginginkannya.”

Amir Aliakbari Ingin Jadi Inspirasi Bagi Timur Tengah

Kemungkinan untuk memasuki laga Kejuaraan Dunia menjadi motivasi terbesar bagi Amir Aliakbari di ONE 166, tetapi ia juga terdorong oleh kesempatan berkompetisi di Timur Tengah untuk pertama kalinya dalam karier MMA itu.

ONE Championship memang belum menggelar ajang di kawasan ini sejak ONE: REIGN OF CHAMPIONS dihelat di Dubai pada 2014 lalu, dan kartu yang sarat petarung kuat ini menjadi debut organisasi tersebut di Qatar.

Sebagai petarung lokal dari negara tetangga, Iran, di seberang Teluk Persia, Aliakbari melihatnya sebagai kesempatan bagi organisasi seni bela diri terbesar di dunia ini untuk mengawali sesuatu yang spesial – mungkin bahkan sebuah perjalanan memasuki tanah kelahirannya nanti.

Mantan Juara Dunia UWW Greco-Roman Wrestling ini berkata:

“Saya sangat senang menjadi bagian dari gelaran ini dan tak sabar bertarung di Qatar”

“Jelas, gelaran seperti ini yang berlangsung di Timur Tengah berkontribusi pada perkembangan seni bela diri di kawasan ini. Membawa ONE Championship ke kawasan ini jelas akan mendorong olahraga tarung, dan saya sangat berharap bahwa ONE Championship satu hari nanti akan datang ke Iran.”

Kehadiran ONE di Timur Tengah akan menjadi sangat besar bagi para seniman bela diri berbakat di kawasan ini, dan Aliakbari juga melihat dirinya sebagai wajah utama yang berpotensi besar.

Setelah kekalahan beruntun di awal kariernya bersama organisasi ini, perwakilan AAA Team itu sudah mengalahkan tiga lawan kuat berturut-turut, dan ia ingin menunjukkan pada para kompatriot dan tetangganya hasil yang dapat di capai dengan dedikasi yang cukup.

Ingin berbagi kisahnya, Aliakbari menambahkan:

“Setelah kemenangan saya, saya akan menunjukkan caranya pada mereka, dan saya akan memandu mereka.”

“Saya akan menunjukkan jalur yang saya ambil menuju kesuksesan, setelah mengandalkan Tuhan Maha Esa dan mempercayai-Nya, yang didasari oleh disiplin berlatih, ketekunan setelah setiap kegagalan, dan usaha keras untuk bangkit menjadiu lebih kuat setiap kalinya.”

Selengkapnya di Berita

Adrian Lee
Milena Sakumoto Bianca Basilio ONE163 1920X1280 42
Smilla Sundell Allycia Hellen Rodrigues ONE Fight Night 14 20 scaled
Superlek Kiatmoo9 Rodtang Jitmuangnon ONE Friday Fights 34 55
Victoria Souza Noelle Grandjean ONE Fight Night 20 9
Smilla Sundell Allycia Hellen Rodrigues ONE Fight Night 14 25 scaled
Yamin PK Saenchai Zhang Jinhu ONE Friday Fights 33 29
Hiroki Akimoto Petchtanong Petchfergus ONE163 1920X1280 4
Nong O Hama Kulabdam Sor Jor Piek Uthai ONE Friday Fights 58
NL 2539
Regian Eersel Alexis Nicolas ONE Fight Night 21 12
Jake Peacock Kohei Shinjo ONE Friday Fights 58 65