Berita

‘Mari Uji Di Dalam Circle’ – Stamp Fairtex Mau Adu Striking Lawan Jihin Radzuan Di ONE Fight Night 2

25 Sep 2022
Angela Lee Stamp Fairtex ONE X 1920X1280 90 1200x801

Mantan Juara Dunia dua disiplin ONE Stamp Fairtex merasa yakin kemampuan striking miliknya akan menjadi kunci kemenangan atas penantang #5 atomweight MMA Jihin Radzuan pada Sabtu, 1 Oktober.

Jihin baru-baru ini mengkritik kemampuan megabintang Thailand itu jelang laga MMA mereka di ajang ONE Fight Night 2, bahkan mengatakan bahwa kemampuan stand-up rivalnya itu terlalu dibanggakan dan perwakilan Fairtex itu “mungkin petarung terburuk” yang dihadapinya di dalam Circle.

Namun, Stamp – penantang teratas dalam divisi ini – meyakini bahwa latar belakang Muay Thai dan kickboxing miliknya akan terlalu sulit untuk diatasi atlet sensasional Malaysia itu.

Stamp, yang ingin bangkit dari kekalahan terbarunya dalam laga Kejuaraan Dunia ONE Women’s Atomweight di tangan Angela Lee pada Maret lalu, mengetahui bahwa Jihin membawa kemampuan menyeluruh ke dalam permainan ini.

Namun, wanita Thailand itu meyakini terdapat beberapa celah yang jelas terlihat dalam permainan juara wushu itu.

Perwakilan Fairtex ini berkata:

“Kekuatan Jihin adalah permainan gulat dan ground miliknya. Ia cukup bagus dalam striking, namun saya kira ini juga menjadi kelemahannya, karena jika kita beradu serangan, saya yakin memiliki lebih banyak pengalaman dalam striking dibanding dirinya.”

“Mari uji di dalam Circle. Mari lihat siapa yang lebih cepat dan lebih akurat [menyerang].”

Walau “Shadow Cat” menegaskan dirinya dapat beradu dengan Stamp di atas kaki, megabintang Thailand ini meyakini kenyataannya akan berbeda saat mereka beradu jarak dekat di ONE Fight Night 2.

Perwakilan Fairtex ini siap mementahkan serangan atlet Malaysia itu dan membawa arsenal kuatnya ke dalam permainan keras ini di Singapore Indoor Stadium.

Ia menegaskan:

“Saya akan mempertahankan diri dari semua takedown dan selalu mencoba berada di tengah arena, menghindari punggung saya menyentuh Dinding Circle.”

“Saya ingin menggunakan senjata tajam dan cepat saya, seperti siku dan lutut, daripada tendangan, karena saya melihat ia suka menangkap kaki lawannya.”

“Saya akan lebih sedikit menendang, lalu menggunakan senjata yang lebih keras dan tajam untuk mengejutkannya, dan ia takkan mampu memberi tekanan pada saya.”

“Muay Thai adalah kekuatan saya dan kemampuan terbaik saya. Jika mungkin, saya ingin meng-KO dirinya karena saya mengharapkan bonus kali ini.”

Stamp Lebih Bijak Setelah Kekalahan Dari Angela Lee, Inginkan Laga Ulang Kontra ‘Unstoppable’

Setelah merebut posisi penantang teratas dalam jajaran peringkat setelah kemenangannya di Kejuaraan ONE Women’s Atomweight World Grand Prix, Stamp Fairtex sangat termotivasi untuk mempertahankan statusnya demi mendapatkan laga ulang melawan Angela Lee.

Jihin Radzuan akan sangat ingin mengalahkan megabintang Thailand itu dan merebut posisinya, tetapi petarung Fairtex ini mengetahui bahwa ia membutuhkan kemenangan jika ingin kembali mendapatkan kesempatan melawan ratu atomweight itu.

Stamp menegaskan:

“Kemenangan akan sangat berarti bagi saya dalam laga ini. Jika ia mengalahkan saya, ia mungkin akan merebut posisi #1 dari saya. Tentu saja, saya takkan membiarkan dirinya melakukan itu.”

“Saya berlatih sangat keras demi mempertahankan posisi #1 saya supaya dapat kembali menantang Angela Lee.” 

“Ini tidak terasa seperti tekanan. Bagi saya, ini seperti kekuatan pendorong.”

Stamp menampilkan usaha yang sangat baik saat melawan Juara Dunia ONE Women’s Atomweight itu dalam penampilan terakhirnya, dan ia mengambil beberapa pelajaran berharga dari laga mereka.

Warga Pattaya itu mengambil waktu untuk mengasah kelemahannya, dimana ia mengetahui bahwa proses evolusi tersebut tak boleh berhenti jika ia tetap ingin merebut sabuk emas itu nantinya.

Stamp berkata:

“Saya belajar untuk tidak meremehkan lawan, dan saya harus tetap mengembangkan diri saya. Karena Angela Lee adalah petarung berkemampuan menyeluruh, saya harus terus berkembang dalam tiap aspek – terutama BJJ – karena itulah alasan mengapa saya kalah dari dirinya.”

“Saat itu, saya masih memegang sabuk biru BJJ. Saya masih harus banyak mempelajari BJJ. Tetapi kini, saya memegang [sabuk ungu] dalam BJJ. Saya membuat kemajuan. Jika saya dapat bertarung dengan Angela Lee lagi, saya kira saya memiliki kesempatan mengalahkannya.”

“Saya akan melakukan apa pun untuk mengembangkan diri saya dan memperbaiki kelemahan saya.”

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.