Berita

Lineker Cetak KO Atas Worthen, Layak Tantang Bibiano Fernandes

John “Hands of Stone” Lineker menunjukkan pada para penggemar mengapa dirinya menjadi penantang teratas divisi bantamweight bela diri campuran.

Bintang Brasil ini mencetak KO luar biasa pada ronde pertama atas pegulat sensasional Amerika Serikat Troy “Pretty Boy” Worthen dalam laga utama mereka di “ONE on TNT III,” yang tayang pada Rabu malam, 21 April waktu AS.

Dalam prosesnya, ia mungkin memastikan sebuah tiket untuk menantang Juara Dunia ONE Bantamweight Bibiano “The Flash” Fernandes pada tahun 2021 ini.

Setelah melakukan tos, Lineker bergerak maju dan segera mendesak lawannya ke dinding Circle.

Worthen bergerak memutar, menciptakan jarak, serta melontarkan tendangan roundhouse, tetapi atlet Brasil itu membendungnya dan melepaskan tangan batu sesuai julukannya itu. Lineker menyambungkan pukulan kanan dan sepasang shovel hook ke perwakilan Sanford MMA ini, dan walau “Pretty Boy” segera lolos ke sisi lain Circle, ia tetap mengikuti.

Atlet southpaw asal AS ini kembali mencoba dengan tendangan roundhouse dari sisi kuatnya, tetapi Lineker kembali menangkis dengan tangannya dan segera membalas dengan pukulan keras.

Lineker lalu melangkah maju, mengukur jarak dengan Worthen, menyerang dengan hook kanan jarak jauh, dan menerima straight kanan dari “Pretty Boy.” Namun itu tak memperlambat dinamo asal Brasil itu, yang merangsek maju dengan hook kanan dan kiri keras yang seringkali mengincar kepala dan tubuh.

Worthen sempat keluar dari bahaya, tetapi atlet Brasil itu berlanjut melontarkan pukulan kerasnya, walau salah satu dari serangan itu mendarat di bawah dan sejenak menghentikan aksi.

Saat laga berlanjut, Worthen terus menghindar dan mencari cara mengganggu ritme penantang teratas divisi bantamweight ini – baik dengan tendangan ke arah kaki, pukulan atau mengecoh.

Namun, tak ada satu pun dari strategi itu yang menghancurkan fokus Lineker. Atlet Brasil ini tetap maju ke arah lawannya, menyambungkan beberapa serangan keras ke arah tubuh, dan mengincar kepala saat atlet AS ini menurunkan lengannya untuk bertahan.

“Pretty Boy” nampak seperti ia siap mengubah arah pertandingan saat ia menjebak rivalnya dengan sebuah cross kiri yang menembus pertahanan, serta menggoyahkan “Hands of Stone.”

Tetapi, atlet Brasil itu kembali ke atas kakinya, maju seperti tak ada apa pun yang terjadi, serta melontarkan hook kanan dan kiri ke arah Worthen, yang masuk ke clinch. Dari posisi itu, ia melepaskan dua serangan lutut ke arah sang veteran sebelum melepaskan genggamannya dan menjauh.

Walau Worthen mundur dan memilih serangannya, Lineker selalu merespon dengan pukulan besar secara bersamaan.

Dengan hanya dua menit tersisa pada stanza pembuka, pegulat AS itu beralih dan mengincar takedown pertamanya. Ia menyerang di bawah jab Lineker, bergantung pada double-leg, serta mencoba menggiring lawannya ke atas kanvas. Tetapi “Hands of Stone” menempatkan lengan kanannya di atas kanvas dan bertahan dengan brilian untuk memaksa laga tetap di atas.

“Pretty Boy” mendaratkan sebuah pukulan kiri lainnya, namun atlet peringkat teratas bantamweight itu menerimanya sembari bergerak maju dan menghantam rivalnya dengan pukulan overhand kanan. Bintang Sanford MMA itu menerima serangan itu, dan saat ia melontarkan tendangan roundhouse, pria Brasil ini menendang kaki tumpuannya.

Worthen kembali berdiri untuk kedua kalinya, namun ia tak akan berada di atas lebih lama lagi.

Sementara pegulat AS ini segera bertahan ke dinding Circle, ia mulai maju ke depan dengan pukulannya, yang sebenarnya membuat “Hands of Stone” menjauh. Tetapi saat Worthen masuk dengan jab, Lineker menghindar dengan slip dan melontarkan cross kanan kuat ke dagunya, yang menjatuhkan rivalnya seketika.

Satu-satunya pukulan di posisi ground memberi sebuah KO atas “Pretty Boy” dan memaksa wasit Muhammad Sulaiman untuk menghentikan laga pada menit 4:35 ronde pertama.

Dengan menjadi pria pertama yang menghentikan Worthen, Lineker meraih kemenangan KO ke-16, membawa catatan rekornya menjadi 34-9, dan tetap tak terkalahkan di ONE Championship.

Atlet Brasil ini awalnya mengatakan bahwa ia akan “mencetak KO semua orang” sampai ia memenangkan gelar Juara Dunia ONE Bantamweight, dan kemenangan yang menjadi sorotan ini mungkin telah memberinya kesempatan melawan Fernandes.

“Saya datang untuk menjadi juara,” kata Lineker setelah kemenangannya. “Saya menginginkan Bibiano. Saya tahu saya lebih baik dari dirinya. Sayalah yang terbaik dan saya [akan] menunjukkan pada dunia bahwa saya akan menjadi yang terbaik di dunia.”

Baca juga: Yuya Wakamatsu Ungguli McLaren, Raih Empat Kemenangan Beruntun

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.