Berita

Ilias Ennahachi Tak Akan Menahan Diri Hadapi Wang Wenfeng

Setelah kemenangan luar biasa yang memberinya gelar Dunia ONE Flyweight Kickboxing, Ilias “Tweety” Ennahachi mendapatkan lawan sempurna saat ia mempertahankan sabuknya untuk pertama kali.

Pada hari Sabtu, 16 November ini, atlet Belanda-Maroko ini akan menghadapi atlet Tiongkok “Metal Storm” Wang Wenfeng dalam laga utama gelaran ONE: AGE OF DRAGONS di Beijing, Tiongkok.

Kedua Juara Dunia ini sebelumnya pernah dua kali berhadapan dengan masing-masing satu kemenangan, dimana persaingan mereka akan berakhir dalam laga  lima ronde demi gelar tertinggi itu.

Persaingan ini diawali pada tahun 2014, saat “Tweety” meraih keunggulan tipis setelah laga keras yang membutuhkan ronde keempat untuk menentukan pemenang di Belanda.

Kurang lebih tiga tahun kemudian, pada bulan November 2017, keduanya kembali bertemu di kampung halaman Wenfeng, Wuhan. Pahlawan tuan rumah ini meraih keputusan tipis setelah tiga ronde, dan meninggalkan perasaan buruk bagi Ilias.

“Ini akan menjadi ketiga kalinya saya melawannya. Saya memenangkan pertandingan pertama. [Saya yakin menang] di laga kedua, tapi [kemenangan itu] direbut dari saya,” katanya.

“Ketiga kalinya, saya akan memperlihatkan bahwa saya jauh lebih baik dari dirinya. Semua orang mengetahui, semuanya melihat. Saya tidak akan menahan diri kali ini.”

Dalam selang dua tahun, “Tweety” belum pernah merasakan kekalahan. Kemenangan KO atas “The Baby Shark” Petchdam Petchyindee Academy adalah yang kelima dari enam pertandingan terakhirnya.

Atlet berusia 23 tahun ini menganggap semangat barunya itu datang dari hasil laga saat melawan “Metal Storm,” begitu pula keinginan untuk mengakhiri laga dengan penyelesaian daripada tangan juri.



“Setelah laga melawan [Wenfeng], saya menjadi lebih percaya diri dan berlatih lebih keras,” jelasnya.

“Saya harus memenangkan semua ronde dan mengeluarkan kemampuan saya seratus persen. Terlepas apakah itu kejuaraan atau laga biasa, saya harus memberi segalanya dalam tiap ronde.”

Walaupun kemampuan tinju Ilias menjadi alat untuk mengalahkan Petchdam Agustus lalu, kemampuan tendangannya nampak menyulitkan Wenfeng terakhir kali mereka berlaga.

Tetapi, laga mereka kali ini, perwakilan SB Gym ini tidak membuka apapun tentang strategi terbaik untuk melawan Wenfeng, dan apa yang ia harus waspadai.

“Kita akan lihat pada hari itu, apa yang menjadi titik kelemahan dan kekuatannya. Saya telah dua kali melawannya, dan mengalahkannya dua kali,” tambahnya.

Ia juga tidak khawatir menghadapi rival lamanya ini di negara asal atlet Tiongkok tersebut.

“Tweety” merebut gelar Juara Dunia ONE di kampung halaman lawannya, dan walau ia mengetahui penggemar di Cadillac Arena akan menyemangati Wenfeng, ia masih yakin dapat merebut perhatian mereka dengan penampilannya.

“Saya telah berlaga di Tiongkok sebelumnya dan saya senang dapat bertanding lagi di sana,” jelasnya.

“Para penonton, masyarakat disana adalah penggemar [olahraga] tarung, mereka gemar menonton pertarungan, Saya berharap dapat menghibur mereka dan para penonton seperti terakhir kali di Bangkok”

Pada akhirnya, “Tweety” yakin bahwa tidak penting siapapun lawannya. Walaupun ia senang mendapatkan kesempatan melawan rival lamanya, ia menyebutkan bahwa gelar Juara Dunia yang ia genggam ini telah mengubah pemikirannya.

Siapapun yang dihadapinya sekarang akan menemukan seorang pria yang sangat kuat menggenggam atas sabuk emas itu dan memperkuat statusnya sebagai kickboxer divisi flyweight terbaik dunia.

“Saya tidak peduli siapa lawan saya, karena saya harus mempertahankan gelar saya dan menjamin gelar ini akan tetap berada bersama saya,” katanya.

“Wang [Wenfeng], tanggal 16 November, kita akan bertemu lagi untuk ketiga kalinya, namun kali ini anda akan melihat Ilias yang berbeda.”

“Saya ingin menampilkan pertandingan yang lebih baik dari laga saya melawan Petchdam, serta tentunya tetap menjadi juara.”

Baca Juga: Bela Diri Menjauhkan Ilias Ennahachi Dari Masalah Dan Meraih Kejayaan

Beijing | 16 November | AGE OF DRAGONS | TV: Periksa daftar tayangan lokal untuk siaran global