Berita

Aoki Akhiri Trilogi Dengan Folayang; Buntan, Northcutt Menang

ONE Championship menutup rangkaian gelaran utama “ONE on TNT” dengan ajang eksplosif dalam jam tayang utama televisi Amerika Serikat pada Rabu malam, 28 April waktu AS.

Kartu awal dari “ONE on TNT IV,” yang menampilkan sepasang laga bela diri campuran dan pertandingan ONE Super Series Muay Thai, membuat para penggemar bersiap menikmati aksi luar biasa di kartu utama setelah itu.

Jika anda melewatkan seluruh kegemparan di kartu awal, berikut adalah penjabaran dari seluruh laga yang terjadi di Singapore Indoor Stadium.

Shinya Aoki Tunjukkan Penguasaan Grappling Atas Folayang

Shinya “Tobikan Judan” Aoki mengakhiri laga triloginya bersama Eduard “Landslide” Folayang dengan cara empatik, dimana ia mendominasi dan mencetak submission atas pahlawan Filipina itu pada ronde pembuka laga divisi lightweight MMA mereka.

Folayang mengayun keras ke rival lamanya pada awal ronde, namun ia tak dapat menemukan cara menyambungkan serangan ke grappler licin asal Jepang ini. Sebaliknya, Aoki mendaratkan tendangan tinggi sebelum ia mendesak “Landslide” ke dinding Circle.

Atlet Team Lakay ini bertahan dengan baik pada awalnya, tetapi “Tobikan Judan” sempat mengancam dengan teknik flying triangle sebelum beralih dan menerjang lawannya ke atas kanvas.

Di ranah ground, itu semua berjalan satu arah. Aoki mengamankan posisi triangle di kaki Folayang dan masuk ke mount, dimana ia dengan sabar mencetak poin dengan sikunya. Saat “Landslide” mencoba melepaskan diri, warga Tokyo ini menyelipkan lengan kiri, menempatkan armbar dan memutarnya – yang membuat atlet Filipina itu tap-out cepat pada menit 4:20 ronde pertama.

Dengan kemenangan keempatnya berturut-turut di dalam Circle, Aoki memperpanjang catatan rekor luar biasanya menjadi 47-9-0 (1 NC), mengakhiri trilogi bersama Folayang dengan posisi 2-1, serta menantang “Super” Sage Northcutt dan Yoshihiro “Sexyama” Akiyama untuk laga berikutnya.

Teknik Tinju Buntan Ungguli Vandaryeva

Jackie Buntan semakin mendekati gelar Juara Dunia ONE Women’s Strawweight Muay Thai yang masih kosong itu dengan mengalahkan Ekaterina “Barbie” Vandaryeva dalam laga keduanya di “ONE on TNT IV.”

Terlepas dari perbedaan tinggi badan, Buntan menggunakan teknik tinjunya untuk mengungguli atlet Belarusia itu menuju keputusan mayoritas dalam laga ONE Super Series Muay Thai mereka.

Pada ronde pertama, Vandaryeva mengambil posisi di tengah Circle, melepaskan pukulan kanan liar ke arah Buntan sementara atlet Filipina-Amerika itu berusaha mencari cara untuk mengatasi jangkauan panjang milik lawannya. Ia mampu untuk meraih kemenangan dengan menggunakan kombinasi jab-hook-straight dan tendangan rendah.

Namun, Vandaryeva masih mengendalikan Circle pada ronde kedua dan menggunakan tendangan ke arah kaki untuk menyengat bagian paha Buntan. “Barbie” juga sangat baik mengendalikan ritme laga, saat ia tetap berada di sisi luar dan melontarkan pukulan panjang ke arah Buntan kapan pun lawannya ini mencoba merobek pertahanannya.

Akhirnya, perwakilan Boxing Works ini mendaratkan sebuah pukulan kanan andalannya yang memicu sebuah senyuman dari lawannya. Dengan itu, pukulan Buntan nampak semakin berkurang dan Vandaryeva meraih keunggulan dalam ronde ini.

Mengetahui mereka tak harus menahan diri lagi, laga ini berbalik menjadi milik Buntan dalam kanto penutup, saat ia menekan aksinya, menghindari jangkauan panjang Vandaryeva, serta menghukum lawannya dengan tendangan dan kombinasi tiga pukulan.

Salah satu kombinasi itu – sebuah salvo jab-hook kiri-straight kanan – mendarat dengan bersih dan membangkitkan keyakinannya untuk menyerang di saat terakhir.

Dengan kesuksean itu, Buntan meraih kemenangan melalui keputusan mayoritas, membawa catatan rekornya menjadi 22-5, dan mungkin dapat menempatkan namanya dalam Kejuaraan Dunia ONE Women’s Strawweight Muay Thai.

Northcutt Tampilkan Kemampuan Grappling Dengan Armbar

Colbey Northcutt terus memberi kesan luar biasa di atas panggung dunia, namun kali ini, ia menampilkan sisi lain dari permainan MMA-nya.

Dengan latar belakang striking yang menjadikannya terkenal, Northcutt – Juara Dunia Karate 36 kali – membuktikan dirinya juga dapat berlaga di ground dengan mencetak submission atas Courtney “No Mercy” Martin via armbar pada ronde pertama laga catchweight 60,6 kilogram mereka.

Martin awalnya menyerang dengan agresif, dengan tendangan ke arah kaki dan jab untuk menutup jarak sebelum beralih ke posisi clinch. Atlet Australia ini terus menyerang, yang terbayar saat rivalnya terseret ke atas kanvas, mendarat di posisi half guard dan menyambungkan dengan serangan sikunya.

Atlet AS ini mampu melepaskan diri dari posisi bawah, tetapi Martin tetap agresif dan meraih sebuah takedown lainnya. Sayangnya, hal inilah yang menjadi kejatuhannya.

Menggunakan kakinya yang panjang, Northcutt memanfaatkan serangan Martin dari posisi atas (top position) dengan mengamankan triangle choke dari bawah. Lalu, saat “No Mercy” mencoba melangkah dan mematahkan cengkeraman itu, warga Texas ini bertransisi ke kuncian armbar dan memaksa tap-out pada menit 2:28 ronde pertama.

Dengan kemenangan kedua berturut-turut bersama ONE, serta indikasi kuat dari penampilannya kali ini, Northcutt jelas akan menjadi permasalahan tersendiri dalam divisi flyweight wanita.

Baca juga: ‘ONE On TNT IV’ – Hasil Dan Sorotan Laga Aung La Vs. De Ridder II

Muat Lebih Banyak

Stay in the know

Take ONE Championship wherever you go! Sign up now to gain access to latest news, unlock special offers and get first access to the best seats to our live events.