Berita

Andy Souwer Beri ‘Masterclass’ Striking Kepada Zhang Chunyu

Andy “Souwer Power” Souwer mengatakan dalam wawancara sebelum laganya bahwa ia ingin meraih gelar Juara Dunia ONE Super Series Kickboxing, dan berdasarkan penampilannya pada Jumat, 4 Desember ini, ia berada di jalur yang tepat.

Souwer mencetak kemenangan mutlak atas “Bamboo Sword” Zhang Chunyu dalam laga ONE Super Series divisi featherweight kickboxing dalam ajangONE: BIG BANG di Singapore Indoor Stadium.

Di awal stanza pertama, Souwer memulai serangan ke arah kaki Zhang, dimana keduanya langsung terlibat dalam pertukaran tendangan – dimana Zhang sangat ingin meredam pergerakan atlet Belanda itu.

Namun menghadapi pergerakan sang legenda kickboxing ini, Zhang lebih banyak menyerang angin, dan “Souwer Power’ mampu mendaratkan rangkaian serangan keras ke arah tubuh sambil menghindari jab dan tendangan rendah lawannya itu.

“Bamboo Sword” menemukan sasaran bagi sebuah tendangan tinggi dari kaki kanan dalam sebuah pertukaran liar, yang memasukkan sisi dalam dari kakinya ke leher Souwer. Taktik ini hanya membakar semangat sang kickboxer legendaris itu, dimana Souwer mengembalikan serangan dengan kombinasi tiga pukulan dengan overhand kanan.

Memasuki stanza kedua, permainan antar keduanya makin memanas. Zhang membuka serangan setelah melihat celah dam memasukkan hook kiri dan tendangan ke arah tubuh yang lebih cepat – bahkan memasukkan serangan lutut ke arah perut lawannya.

Namun, sebuah tendangan dorong yang tak disengaja ke arah selangkangan Souwer berbuah bunyi peluit dari wasit yang menghentikan aksi tersebut, dimana saat laga berlanjut, “Souwer Power” kembali seperti saat ia memulai laga pada ronde awal.

Tiap kali Zhang melontarkan pukulan, Souwer membalas dengan kombinasi hook kiri, uppercut kanan dan tendangan rendah yang sangat dominan hingga bel akhir ronde berbunyi.

Souwer started to rally as he stormed forward and unloaded left hooks up- and downstairs, testing both the chin and the body of Zhang. The Chinese star tried to attack with a body kick, but it did little to slow down the aggressive kickboxing legend.

Di stanza terakhir, “Souwer Power” kembali bermain agresif dengan menyarangkan sebuah hook kiri dalam pertukaran awal. Zhang sendiri berusaha menemukan sasaran untuk hook kirinya, tetapi ia berulang kali gagal sampai ia mengejutkan pria Belanda ini.

Namun, Zhang tetap dipaksa memasuki posisi bertahan dengan sebuah serangan balik keras sebelum ia berhasil mencapai posisi tersebut dan ia pun harus menerima kombinasi hook kiri-straight kanan-shovel hook kiri milik Souwer yang membuatnya terhuyung.

Souwer mulai mendesak maju dan melepaskan rangkaian hook kiri ke arah kepala dan tubuh, yang berniat menguji rahang dan tubuh lawannya itu. Bintang Tiongkok ini mencoba menyerang dengan serangan ke arah tubuh, namun itu hanya dapat sedikit mengurangi agresi dari kickboxer legendaris ini.

Dengan hanya 30 detik tersisa, Souwer kembali menggoyahkan Zhang dengan sebuah uppercut yang disimpannya, mengejarnya ke dinding Circle, menyerang dengan rangkaian pukulan dan tendangan tinggi keras dari kaki kanannya, serta berusaha menempatkan rangkaian serangan terakhir ke arah “Bamboo Sword.”

Namun, atlet Tiongkok ini tetap bertahan sampai akhir.

Sebuah pukulan kanan jarak jauh yang diikuti oleh tiga hook kiri mampu memastikan hasil akhir bagi Souwer – keputusan mutlak dari ketiga juri setelah tiga ronde pertandingan.

Kemenangan ini membawa catatan rekor Souwer menjadi 180-20-1 dan memberi pesan tegas bagi divisi ini, bahwa sang legenda telah kembali.

Baca juga: Lewat Head Kick, Bokang Masunyane Hentikan Catalan Dalam 37 Detik