Fitur

Keinginan Nong-O Meraih Sabuk Emas Didorong Oleh Penggemar Terbesarnya

10 Feb 2019

Nong-O Gaiyanghadao mengawali karirnya sebagai salah satu Juara Dunia dengan prestasi paling gemilang dalam sejarah bukan demi ketenaran maupun kejayaan.

Inspirasi terbesarnya demi menuju puncak disiplin ini datang dari keluarganya, yang telah memberikan dukungan sdari sejak pertama kali ia menginjakkan kaki di atas ring.

Ketika pahlawan asal Thailand ini bertanding menghadapi Han Zi Hao demi gelar Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai, dalam ajang ONE: CLASH OF LEGENDS pada tanggal 16 Februari, ia mendedikasikan penampilannya ini bagi semua orang yang berada di sisinya sejak awal – terutama ibunya.

Nong-O is a BEAST.

Nong-O is a BEAST.Bangkok | 16 February | 7:00PM | LIVE and FREE on the ONE Super App: http://bit.ly/ONESuperApp | TV: Check local listings for global broadcast | Tickets: http://bit.ly/onelegends19

Posted by ONE Championship on Saturday, 2 February 2019

“Mengetahui bahwa ibu mendukung karir dan mimpi saya telah membantu saya,” Nong-O menjelaskan.

Di awal karirnya, Juara Dunia Lumpinee Stadium dalam empat divisi berbeda ini menghabiskan kebanyakan waktunya dengan sang nenek, karena kedua orang tuanya harus pergi bekerja dan memnuhi kebutuhan anak-anak mereka.

Ia menyadari bahwa orang tuanya berkorban demi dirinya, dimana mereka harus bekerja di tempat yang jauh dari rumah selama berbulan-bulan lamanya untuk memastikan makanan tersedia di atas meja makan dan anak-anak mereka dapat bersekolah.

Untuk membalasnya, Nong-O pun berikrar untuk memainkan perannya demi meringankan beban orang tua.

“Orang tua saya miskin. Mereka bertani. Kita tidak memiliki banyak uang,” kenangnya.

“Mereka harus berjuang di kota demi mendapatkan uang dan menyekolahkan kami. Itu merupakan [tugas] berat.”

“Hal ini yang menjadi salah satu alasan [saya terjun di Muay Thai]. Saya ingin mendapatkan uang demi nenek dan orang tua saya.”

On 16 February, Nong-O competes for the most prestigious prize of his career!

On 16 February, Nong-O competes for the most prestigious prize of his career!Bangkok | 16 February | 7:00PM | LIVE and FREE on the ONE Super App: http://bit.ly/ONESuperApp | TV: Check local listings for global broadcast | Tickets: http://bit.ly/onelegends19

Posted by ONE Championship on Sunday, 27 January 2019

Awalnya, ibunya tak yakin dengan pilihan Nong-O, namun ia akhirnya melihat komitmen yang diperlihatkan anaknya ini terhadap disiplin Muay Thai dan ia pun merubah cara pandangnya. Akhirnya, sang ibu kini menjadi penggemar nomor satu bagi Nong-O.

“Awalnya, ia mengkhawatirkan [keselamatan] saya ketika berlaga di Muay Thai, ibu tidak ingin saya terluka,” ujar perwakilan asal Evolve ini.

“Namun setelah beberapa lama, ibu mulai menyukai Muay Thai dan hadir di setiap laga yang saya jalani.”

“Selalu menyenangkan untuk melihat ibu mendukung saya ketika bertanding. Dukungannya memberi saya energi tambahan di setiap laga,” ungkap Nong-O.

“Setiap saya menang, saya merasa senang bisa membanggakan ibu saya. Senang sekali melihatnya tersenyum.”

Atlet yang kini berdiam di Singapura ini terdorong oleh dukungan dari sang ibu, yang hadir di bangku penonton, dan juga dari etos kerja yang diwariskannya.

Ibunya merupakan seorang panutan yang selalu memberi nasihat saat Nong-O membutuhkannya.

“Ibu saya orang yang sangat baik dan sangat peduli. Ia selalu mampu membesarkan hati kapanpun saya merasa lemah,” ujar Nong-O.

“Ibu saya merupakan seorang pekerja keras yang selalu mengutamakan keluarga. Ketika saya beranjak remaja, ayah dan ibu kerap berkerja ke luar kota berbulan-bulan demi mendukung kami.”

“Ia telah menginspirasi saya untuk bekerja keras dan melakukan segala yang saya dapat lakukan bagi keluarga.”

Legenda Muay Thai berusia 32 tahun ini mendapat suntikan motivasi besar, hingga ia mampu mencatatkan 257 kemenangan profesional dan mengkoleksi berbagai penghargaan, termasuk dua gelar Juara Nasional Thailand dan gelar Juara Dunia Muay Thai Rajadamnern Stadium, serta gelar “Fighter Of The Year.”

Rangkaian prestasi ini mengantarkannya pada ketenaran di ranah “seni delapan tungkai,” yang juga memberinya pendapatan lebih besar dan sanjungan dari para penggemar seni bela diri di seluruh dunia.

Muay Thai megastar Nong-O breaks down what it takes to be the best ⤵️

Muay Thai megastar Nong-O breaks down what it takes to be the best ⤵️Bangkok | 16 February | 7:00PM | LIVE and FREE on the ONE Super App: http://bit.ly/ONESuperApp | TV: Check local listings for global broadcast | Tickets: http://bit.ly/onelegends19

Posted by ONE Championship on Tuesday, 29 January 2019

Namun hal terbaik dari kesuksesannya adalah kemampuan untuk memberikan kenyamanan serta keamanan bagi orang-orang tercinta.

“Status keuangan keluarga saya membaik. Saat saya menjadi terkenal, semuanya menjadi semakin lebih baik,” tutur Nak Muay (atlet Muay Thai) legendaris ini.

“Saya senang kondisi keuangan kami membaik, orang tua saya juga berbahagia. Saudara perempuan saya mendapatkan pendidikan. Saya dapat bersekolah. Saya mampu membeli barang-barang dan keluarga saya bisa hidup lebih baik.”

Nong-O tetap termotivasi, dan setelah memiliki anak, ia semakin bekerja lebih keras demi memberi mereka penghidupan terbaik.

Saat ia menantang Han dalam laga utama ONE: CLASH OF LEGENDS di Impact Arena, Bangkok, ia masih akan tetap berjuang demi keluarga, dan dukungan dari sang ibu akan tetap menjadi dorongan baginya untuk terus maju.

Bangkok | 16 Februari | 19:00 WIB | LANGSUNG dan Gratis Di ONE Super App: http://bit.ly/ONESuperApp | TV: Periksa daftar tayangan lokal untuk siaran global | Tiket: http://bit.ly/onelegends19