Fitur

5 Atlet Yang Menunjukkan Kekuatan Bela Diri Cina

8 Juni 2019

Sebagai salah satu negara yang paling kuat di bidang bela diri, Cina mungkin memiliki takdir sebagai negara yang menghasilkan atlet berbakat di dalam organisasi bela diri terbesar di dunia, ONE Championship, di masa mendatang.

Banyak atlet seni bela diri campuran yang berlatih di negara tirai bambu tersebut, dan seiring dengan pertumbuhan ONE Super Series, banyak pula atlet yang memiliki spesialisi di bidang Muay Thai dan wushu sanda.

Selain petarung berbakat yang berusaha untuk mendapatkan tempat dalam “The Home of Martial Arts,” terdapat pula beberapa atlet Cina berprestasi yang mampu menjadi sorotan di dalam ONE Championship.

Sebelum ajang ONE: LEGENDARY QUEST berlangsung, berikut adalah lima atlet Cina yang mampu menampilkan kebolehan mereka.

#1 Xiong Jing Nan

Xiong Jing Nan stops the "Unstoppable!" The showcases her trademark power in a stunning TKO of Angela Lee at 1:37 of Round 5!

Xiong Jing Nan stops the "Unstoppable!" The showcases her trademark power in a stunning TKO of Angela Lee at 1:37 of Round 5!Watch the full event on the ONE Super App http://bit.ly/ONESuperApp | TV: Check local listings for global broadcast

Posted by ONE Championship on Sunday, 31 March 2019

Juara Dunia bela diri campuran pertama dari Cina ini memulai karirnya bersama ONE Championship pada akhir tahun 2017, dimana performanya kerap menanjak setelah itu.

“The Panda” Xiong Jing Nan berhasil mencetak KO atas lawannya di pertandingan perdana ONE, dimana ia melanjutkan dengan tiga kemenangan berturut-turut, termasuk merebut gelar Juara Dunia. Setelah itu, ia mampu mempertahankan gelar Juara Dunia ONE Women’s Strawweight sebanyak dua kali, dan belum ada yang dapat menandingi kemampuan striking mantan petinju wanita ini.

Tetapi, kemenangan terbesarnya adalah saat dia mendominasi Juara Dunia ONE Women’s Atomweight “Unstoppable” Angela Lee, saat atlet asal Singapura ini berupaya meraih sabuk keduanya.

Angela hampir mendapatkan sabuk juara saat ia melancarkan kuncian arm-bar yang menyakitkan. Tetapi, “The Panda” menunjukkan kegigihan untuk bertahan, serta kecerdasan dan kekuatannya untuk menjatuhkan lawannya dengan KO.

Xiong memimpin gelombang atlet asal Cina yang bergabung dengan “The Home Of Martial Arts”, dimana ia menjadi panutan yang sempurna bagi bangsanya.

#2 Kai Ting Chuang

Kai Ting Chuang scores a thrilling unanimous decision over Yodcherry Sityodtong & becomes the inaugural ONE Super Series Kickboxing Atomweight World Champion!

Kai Ting Chuang scores a thrilling unanimous decision over Yodcherry Sityodtong & becomes the inaugural ONE Super Series Kickboxing Atomweight World Champion!

Posted by ONE Championship on Saturday, 7 July 2018

Atlet asal Cina lain yang memperoleh emas dalam panggung dunia adalah bintang ONE Super Series “Killer Bee” Kai Ting Chuang.

Juara Dunia ONE Atomweight Kickboxing yang pertama ini mencetak sejarah melalui penampilannya tahun lalu, dimana hal ini memberikan sebuah standar baru bagi para atlet bela diri wanita di seluruh dunia.

Dengan usianya yang masih 24 tahun, “Killer Bee” masih berada di tahap awal karirnya dan para fans pun sudah tidak sabar menunggu laga berikutnya.

#3 Han Zi Hao

Chinese striking star Han Zi Hao has a penchant for jaw-dropping knockouts! Catch him in action on 15 June!

Chinese striking star Han Zi Hao has a penchant for jaw-dropping knockouts! Catch him in action on 15 June!: Shanghai | 15 June | 5PM | ONE: LEGENDARY QUEST: Get your tickets at http://bit.ly/onequest19: Check local listings for global TV broadcast: Watch on the ONE Super App http://bit.ly/ONESuperApp : Prelims LIVE on Facebook | Prelims + 2 Main-Card bouts LIVE on Twitter

Posted by ONE Championship on Thursday, 6 June 2019

Walaupun kini tinggal dan berlatih di Thailand, hati Han Zi Hao masih tertambat di negara asalnya. Setelah dirinya menjadi Juara Dunia Top King Muay Thai, ia pun masih ingin meraih kejayaan bersama ONE Championship bagi negaranya.

Atlet berusia 23 tahun ini menjalani laga berat menghadapi Nong-O Gaiyanghadao, dan meski ia mengeluarkan segenap kemampuannya dan membuat lawan terpojok di laga perdana perebutan gelar ONE Bantamweight Muay Thai itu, ia harus mengakui keunggulan sang juara.

Tetapi, pria yang memiliki jadwal tanding sangat padat ini juga tetap berusaha memastikan pertandingan ulang dengan lawan yang mengalahkannya, dimana jalan menuju sabuk emas ini diawali pertandingan melawan Andrew “Maddog Fairtex” Miller di ONE: LEGENDARY QUEST.

Jika Han dapat menunjukkan kemampuan yang sama saat ia memenangkan tiga pertandingannya – termasuk mencetak dua kali KO – tentunya tidak lama lagi ia akan meraih posisi puncak.

#4 Miao Li Tao

WHAT. A. KNOCKOUT

WHAT. A. KNOCKOUT Miao Li Tao turns the lights out on former ONE World Champion Dejdamrong with a HUGE left hook!Watch the full event on the ONE Super App http://bit.ly/ONESuperApp | TV: Check local listings for global broadcast

Posted by ONE Championship on Friday, 17 May 2019

Atlet bela diri campuran divisi strawweight ini sedang berada dalam jalur yang tepat untuk menuju puncak panggung dunia, berkat kepiawanannya mencetak kemenangan KO.

Penampilan perdana Miao Li Tao bersama organisasi bela diri terbesar di dunia ini ditandai dengan sebuah kemenangan KO impresif pada ronde pertama, namun para fans mungkin tidak terlalu mengenalnya karena ia sempat absen selama 18 bulan.

Saat kembali berlaga bulan lalu, Miao menjadikan kesempatan ini untuk mendorong para penggemar kembali mengingat namanya. Atlet berusia 26 tahun asal Beijing ini tampil dominan atas mantan Juara Dunia ONE Strawweight, Dejdamrong Sor Amnuaysirichoke, dan menang melalui KO.

Kemenangan ini menjadi jembatan baginya untuk meraih prestasi lebih besar, dan berkat kekuatan unik yang dimiliki atlet berperawakan kecil ini, siapapun lawan yang menghadapinya harus memiliki nyali yang besar untuk berusaha menaklukkannya.

#5 Zhang Chenglong

Chinese phenom Zhang Chenglong turns in a spectacular striking display to clinch a unanimous decision win over Panicos Yusuf!

Chinese phenom Zhang Chenglong turns in a spectacular striking display to clinch a unanimous decision win over Panicos Yusuf!Watch the full event on the ONE Super App http://bit.ly/ONESuperApp | TV: Check local listings for global broadcast

Posted by ONE Championship on Friday, 10 May 2019

“Muay Thai Boy” Zhang Chenglong menjadi Juara Dunia Muay Thai pada usianya yang ke-20 tahun sebelum tergabung bersama ONE Championship tahun ini.

Saat ini, atlet berusia 21 tahun ini telah mengantongi dua kemenangan dalam divisi bantamweight ONE Super Series, dimana ia sedang membangun karirnya demi meraih kesempatan menjadi Juara Dunia.

Kemenangan melawan Panicos Yusuf bulan lalu menunjukkan bahwa “Muay Thai Boy” memang memiliki kemampuan, keteguhan dan kekuatan untuk mengalahkan lawan unggulan. Ia hanya harus membuktikan bahwa catatan tersebut bukanlah kebetulan semata.

Kemenangan atas Tyler Hardcastle di ajang ONE: LEGENDARY QUEST di Shanghai, Cina, pada hari Sabtu, 15 Juni mendatang, akan menjadi awal yang baik bagi masa depan karirnya.