Media Sosial

Bagaimana Olahraga Mengantar Superstar Indonesia Menuju Pentas Dunia

Sepanjang sejarah, olahraga selalu berperan penting dalam menyatukan dan memberi kebanggaan pada suatu negara.

Semangat sportivitas, patriotik, dan respek kerap menjadi gaung utama dalam perhelatan olahraga antar bangsa. Lebih dari sekadar menang dan kalah, olahraga juga sering menjadi kendaraan yang membawa perbedaan dalam kehidupan atlet.

Selalu ada cerita di balik keringat perjuangan dari mereka yang mencoba mengibarkan bendera Indonesia setinggi-tingginya.

Pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang ke-37, yang jatuh pada Rabu, 9 September, berikut adalah cerita tentang mereka yang berjuang lewat seni bela diri dalam memberi perubahan bagi diri sendiri dan juga negara.

Priscilla Hertati Lumban Gaol

Saat remaja, mungkin tak terbesit dalam benak Priscilla untuk menjadi atlet olahraga kombat. Bahkan, ia baru mulai menekuni olahraga saat beranjak dewasa. Namun garis hidup seolah telah memilihnya. Kini ia merupakan srikandi olahraga Indonesia yang berjuang di pentas dunia.

Berkat pengalaman dalam wushu dan berkompetisi di berbagai kejuaraan dunia seperti Wushu World Championship dan Asian Games, Priscilla mengarungi dunia seni bela diri campuran profesional pada tahun 2017.

Meski sempat mengalami kekalahan pada dua laga perdananya, atlet asal Dolok Sanggul, Sumatera Utara, ini mampu bangkit dan mensejajarkan namanya di antara para atlet elite dunia lainnya.

Eko Roni Saputra

Lebih dari separuh hidup Eko Roni dihabiskan dalam dunia olahraga. Mulai mengenal tinju sejak usia dini lewat bimbingan sang ayah, pria kelahiran Samarinda, Kalimantan Timur, ini bertransisi menuju gulat demi mewakili daerahnya dalam ajang empat tahunan Pekan Olahraga Nasional (PON).

Setelah membawa panji negara dalam berbagai ajang olahraga internasional – termasuk Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, Eko Roni membuka halaman baru dalam kariernya saat bergabung dengan ONE Championship.

Kini, ia tinggal bersama keluarga di Singapura untuk mengasah kemampuan demi bisa memberikan prestasi tertinggi bagi Indonesia.

Stefer “The Lion” Rahardian

Perjuangan Stefer menuju pentas dunia tidaklah mudah. Ia harus berjuang melawan cedera lutut sebelum menjalani debut dalam seni bela diri campuran.

Namun semua penantian dan pengorbanan yang telah ia lakukan berbuah hasil saat ia menjadi Juara Turnamen ONE Jakarta Flyweight dengan mengalahkan dua lawan dalam satu malam.

Dengan latar belakang yang kuat dalam Brazlian Jiu-Jitsu (BJJ), serta etos kerja fenomenal untuk terus berkembang, Stefer mampu mencatatkan namanya sebagai salah satu atlet seni bela diri campuran terbaik dari Indonesia.



“The Terminator” Sunoto

Sebagai salah satu atlet veteran, Sunoto telah menjalankan perannya dengan baik untuk menginspirasi generasi penerus.

Pria kelahiran Blora, Jawa Tengah, tersebut muncul sebagai salah satu atlet dengan koleksi kemenangan terbanyak di ONE Championship.

Perjuangan Sunoto dimulai saat remaja, saat harus meninggalkan kampung halaman demi mencari kehidupan yang lebih baik. Kini, ia tengah mencoba membuka jalan bagi generasi penerus untuk turut berjuang membanggakan ibu pertiwi.

Elipitua “The Magician” Siregar

Elipitua merupakan salah satu bintang baru menjanjikan dari Indonesia.

Ia telah mengoleksi empat kemenangan dari lima laga yang telah dilalui, dan semuanya diraih lewat cara yang impresif.

Berangkat dari disiplin gulat, transisinya menuju seni bela diri campuran berjalan mulus sejak menjalani debut pada awal 2018 lalu. Ia kini semakin diperhitungkan sebagai calon kontender elite di ONE Championship.

Adrian “Papua Badboy” Mattheis

Dengan gaya eksplosif dan menghibur, Adrian telah memenangkan hati para penggemar bela diri di dalam dan luar negeri.

Gaya bertandingnya berjalan beriringan dengan rekor yang ia catatkan. Pria berusia 27 tahun ini telah menorehkan 10 kemenangan dari 16 laga profesional yang telah ia jalani.

Dengan catatan apik tersebut, ditambah potensi besar untuk berkembang, Juara Turnamen ONE Jakarta Strawweight ini bisa diharapkan untuk menjadi atlet Indonesia pertama yang menantang Juara Dunia di ONE Championship.

Paul “The Great King” Lumihi

Paul merupakan salah satu nama besar dalam kancah seni bela diri campuran nasional. Ia merupakan mantan penyandang sabuk OPMMA divisi featherweight.

Meski harus mendapat berbagai tantangan pada awal karienya di pentas global, Paul tetap merupakan atlet andalan Indonesia yang bisa tampil mengejutkan saat kembali berlaga nanti.

Baca juga: 9 Hal Yang Perlu Diketahui Tentang Rudy Agustian