Berita

Victoria Lee Tetap Tak Terkalahkan, Raih TKO Atas Souza

Victoria “The Prodigy” Lee memasuki Singapore Indoor Stadium dan mewaspadai laga tersulit dalam karier bela diri campurannya yang masih awal ini. Tetapi, ia membuat semua itu nampak mudah.

Remaja sensasional berusia 17 tahun itu tetap melaju dalam divisi atomweight wanita dengan sebuah TKO dominan pada ronde kedua atas Victoria “Vick” Souza di ONE: REVOLUTION pada Jumat, 24 September.

Souza menyerang keras pada ronde pertama, mengambil posisi tengah Circle dan menutup jarak dalam tiap kesempatan.

Namun pendekatan itu berbalik. Lee menyambungkan sebuah tendangan maju ke arah wajah lawannya dan menggunakan agresi lawan untuk mencetak takedown cepat di pertengahan ronde.

Dari titik itu, wanita keturunan Singapura-Amerika ini menyeret Souza ke dinding Circle sementara mencoba melakukan pass guard. “Vick” mampu berdiri sekejap, namun ia harus menerima serangan lutut keras dari posisi clinch.

Tak dibutuhkan waktu lama untuk laga ini kembali ke ground. Lee melontarkan wanita asal Brasil itu ke atas kanvas, namun perwakilan sasana Double Attack ini dengan sukses membalikkan posisi dan meraih posisi atas di tubuh Lee.

Hal itu tak mengurangi serangan “The Prodigy,” karena ia mengamankan triangle choke sementara melontarkan serangan siku keras dari bawah.

Lee lalu bertransisi ke kuncian armbar dalam 10 detik terakhir ronde itu, namun Souza mampu bertahan.

Kedua petarung ini kembali bertukar serangan di tengah Circle pada awal ronde kedua, namun Lee tak membuang waktu dan memaksa laga ini beralih ke ground sebelum mendaratkan empat serangan siku keras.

Ia lalu mulai mencoba masuk ke posisi mount atas Souza, namun ia harus puas dengan mengambil punggung lawannya. Dari titik itu, “The Prodigy” terus menyerang dengan sikunya sebelum kembali ke posisi half-guard, dimana ia menahan lengan kanan Souza dengan kakinya dan mendaratkan lebih banyak serangan.

“Vick” mampu kembali berdiri, namun Lee – yang mempertahankan guillotine choke bahkan saat mereka berdiri – dengan mudah memaksa lawannya kembali ke ground.

Saat mereka menyentuh kanvas, bintang remaja ini berusaha meraih penyelesaian, mendaratkan siku dan pukulan dari posisi half-guard saat wasit mengakhiri laga pada menit 3:58 ronde kedua.

Dengan hasil impresif ini, Lee membawa rekornya menjadi 3-0 dalam karier bela diri campuran profesional, dengan tiga kemenangan pada tahun ini.

Baca juga: Kartu Awal ONE: REVOLUTION: ‘Buchecha’ Menangi Debut MMA

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.