Berita

Shinya Aoki Cetak Submission Cepat Atas Eduard Folayang Dan Rebut Gelar Juara Dunia

Ikon bela diri campuran Jepang Shinya “Tobikan Judan” Aoki mencetak sebuah penampilan sempurna lainnya untuk mengalahkan Eduard “Landslide” Folayang melalui submission dan merebut kembali gelar Juara Dunia ONE Lightweight.

Pada sebuah malam epik di Tokyo, Jepang, pada hari Minggu, 31 Maret, teknik kuncian arm-triangle choke milik pahlawan lokal ini memberinya kemenangan pada stanza awal laga utama di ajang ONE: A NEW ERA.

WHAT. A. FINALE! Japanese legend Shinya Aoki submits Eduard Folayang with a slick arm-triangle choke at 2:34 of Round 1 to reclaim the ONE Lightweight World Title!

WHAT. A. FINALE! Japanese legend Shinya Aoki submits Eduard Folayang with a slick arm-triangle choke at 2:34 of Round 1 to reclaim the ONE Lightweight World Title!TV: Check local listings for global broadcast

Posted by ONE Championship on Sunday, March 31, 2019

Penantang asal Jepang ini nampak terinspirasi oleh penonton tuan rumah yang berkumpul di arena bersejarah Ryogoku Kokugikan, saat ia menyerang sang Juara Dunia itu sejak bel pembuka.

Secara mengejutkan, Aoki tampil dengan kemampuan striking-nya dan mencoba dua tendangan cepat ke arah kepala untuk membuat rivalnya asal Filipina itu lengah.

Namun, Folayang dengan mudah menghindari serangan itu dan mulai menyerang balik dengan pukulan dan tendangan ke arah kaki, serta mencoba mematikan pergerakan grappler asal Jepang ini.

Saat bintang Team Lakay itu nampak nyaman dalam ritmenya, Aoki masuk dan menginisiasi sebuah urutan serangan yang membawanya pada kemenangan – dan sabuk emas.

Saat punggung Folayang berada di dekat dinding Circle, grappler perwakilan Evolve itu segera menutup jarak dan menyarangkan body lock ke arah sang Juara Dunia.

Aoki lalu melakukan manuver atas lawannya ini, dengan lihai menyapunya ke atas kanvas, serta menyarangkan sebuah kuncian arm-triangle choke.

Terlepas dari usaha yang berani dari Folayang untuk keluar dari percobaan submission tersebut, Aoki menyesuaikan diri dari posisi bawah untuk memberikan tekanan maksimum dan menekan keras untuk membuat “Landslide” tak sadarkan diri pada menit 2:34 pada stanza pembuka.

Itu adalah cara yang luar biasa bagi Aoki untuk merebut kembali gelar Juara Dunia yang sempat diambil alih oleh Folayang pada bulan November 2016, terutama di tanah kelahirannya.

Kemenangan itu adalah penyelesaian keempat yang dilakukan Aoki pada ronde pertama, serta membawa catatan rekor keseluruhannya menjadi 43-8 (1 NC).

Shinya Aoki addresses his adoring hometown fans after the biggest win of his career at ONE: A NEW ERA! ????????

Shinya Aoki addresses his adoring hometown fans after the biggest win of his career at ONE: A NEW ERA! ????????TV: Check local listings for global broadcast

Posted by ONE Championship on Sunday, March 31, 2019

Setelah ia menerima sabuknya, “Tobikan Judan” berbicara pada para penggemar dan bersumpah akan mewakili mereka sebagai atlet terbaik dalam divisinya.

Di belakang kejayaan singkat selama beberapa kali dalam dua tahun terakhir, Aoki akan sekali lagi memastikan posisinya di puncak divisi ini melawan pemenang dari turnamen ONE Lightweight World Grand Prix pada akhir tahun ini.