Muay Thai

Sangmanee Ungkap Mengapa Dirinya Menghormati Kenta Yamada

Pada hari Jumat, 10 Januari lalu, “The Million Dollar Baby” Sangmanee Sathian MuayThai mencetak penampilan seperti yang diharapkan para fan saat ia pertama kali bergabung dengan ONE Super Series.

Juara Dunia Muay Thai tujuh kali ini mampu membuktikan reputasinya dalam hal kesempurnaan teknik bela diri dengan penampilan luar biasa melawan atlet Jepang Kenta Yamada dalam ajang ONE: A NEW TOMORROW di kota kelahirannya, Bangkok, Thailand.

Sangmanee mengambil alih kontes divisi bantamweight ini sejak menit pertama, dan ia nampak mendominasi lawannya dengan serangan bervariasi sebelum ia merebut sebuah kemenangan mutlak dari para juri.

“Segera, saya merasa mendaratkan banyak [serangan]. Saya mengikuti rencana saya untuk menendang dan memukul,” sebutnya.

“Saya mengetahui saya telah memenangkan ronde pertama, namun ada dua ronde tersisa dan saya tidak pernah meremehkan lawan saya.”

“Saya tahu saya menang setelah ronde kedua, karena hanya ada satu ronde tersisa dan saya tahu ia tidak dapat menaklukkan saya. Saya keluar dengan keras pada ronde ketiga. Saya menaruh 100 persen di belakang setiap serangan saya, namun tidak dapat menjatuhkannya.”

Tendangan kiri ke arah kepala dan tubuh Kenta memberi dampak luar biasa, yang membuatnya tersentak sepanjang laga.

Namun, pria asal Tokyo ini menampilkan kegigihan dan kekuatannya dalam beberapa penampilan awal bersama “The Home Of Martial Arts,” dan ia pun mendapatkan respek dari Sangmanee setelah menerima berbagai serangan keras yang dilancarkan.



“Ada beberapa saat dalam laga ini dimana saya kira saya sudah menjatuhkannya, namun ia tidak pernah menyerah. Saya sangat mengagumi [kegigihan] hatinya,” sebut Sangmanee.

“Saya pastinya melunakkannya dengan tendangan saya. Lawan saya sangat tangguh, saya mengagumi hatinya. Kebanyakan orang akan menyerah, tetapi dia tidak.”

Walau ia tidak meraih penyelesaian, Sangmanee masih nampak sensasional dalam salah satu laga terbaik malam itu di Impact Arena, yang dijalaninya setelah meraih sukses dalam debutnya di bulan November lalu.

Atlet berusia 22 tahun ini mengakui ia sedikit gugup saat ia menjalani debutnya di atas panggung dunia melawan Azize “The Magician” Hlali, namun kini ia merasa lebih nyaman berlaga di dalam organisasi bela diri terbesar di dunia ini.

Tugas untuk berlaga di tanah kelahirannya ini sempat mengganggu pikirannya, namun hal ini tidak terlihat saat “The Million Dollar Baby” masuk ke dalam ring dan mulai melakukan apa yang ia mampu lakukan dengan dukungan penonton tuan rumah.

Sangmanee Sathian MuayThai lands his left kick on Kenta Yamada at ONE A NEW TOMORROW

“Saya bangga dengan penampilan dan kemenangan saya. Saya kira saya berkembang pesat dalam laga ini juga,” kata Sangmanee.

“Saya sangat gugup untuk berlaga di Bangkok, namun saya memiliki banyak orang yang mendukung saya di sana. Saya merasa tekanannya karena saya tidak ingin kalah di Thailand, namun saya hanya terfokus untuk melakukan yang terbaik. Penonton di sana sangat luar biasa.”

“Dalam tiap olahraga, ada kemenangan dan kekalahan, namun untuk laga ini, dengan tampil di rumah saya, saya sangat ingin menang.”

Walau Sangmanee meyakini kemajuan yang capai, pria asal Mancha Khiri ini mengatakan ia akan tampil jauh lebih baik saat berlaga nantinya.

Jika hal ini sesuai, akan sulit untuk tidak membayangkan dirinya beranjak ke jajaran atlet teratas divisinya, yang saat ini dikuasai oleh sang legenda Muay Thai Nong-O Gaiyanghadao.

“Tiap orang ingin menjadi Juara Dunia bersama ONE Championship, begitu pula dengan saya, namun saya rasa akan lebih baik untuk terfokus pada tiap laga, dan berangkat dari sana,” sebutnya.

“Saya akan membawa kemampuan terbaik saya dalam tiap laga, untuk berlaga melawan yang terbaik. Siapapun yang akan saya hadapi, saya tidak pernah meremehkan lawan saya. Itu sangat penting.”

Baca Juga: Rangkaian Tendangan Keras Beri Sangmanee Kemenangan Di Bangkok