Petchyindee Academy Perangi Pandemi COVID-19 Dengan Kebaikan

Petchmorakot AAA_8274

Selama dua tahun terakhir, Petchyindee Academy telah menghasilkan para superstar Muay Thai yang bergabung dengan panggung bela diri dunia ini.

Tetapi saat ini, sasana terkenal di Bangkok ini juga menghasilkan berbagai kebaikan bagi mereka yang membutuhkan di Thailand.

Manajer dari Petchyindee Academy, Nuttadaj Vachirarattanawong, yang lebih dikenal sebagai “Sia Boat,” mengumumkan di laman Facebook miliknya bahwa kamp pelatihannya itu menyumbangkan 450.000 baht (mendekati $14.000 atau 217 juta rupiah) ke berbagai sasana di Thailand yang harus tutup sementara waktu karena pandemi global COVID-19.

“Ini adalah waktu bagi semua orang untuk saling membantu. Saya tidak dapat berdiam diri dan membiarkan berbagai sasana tinju dan para petinju di bawahnya berjuang mengatasi ini sendiri,” jelasnya.

“Awalnya, kami memilih 45 sasana yang terafiliasi dengan Petchyindee, namun ada kekosongan yang tak dapat kami sangkal. Kami harus membantu sebanyak mungkin sasana semampu kami, karena saat kami memutuskan untuk melakukan ini, kami harus memberi yang terbaik.”

Kamp legendaris ini, yang menjadi rumah bagi para superstar seperti Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai Petchmorakot Petchyindee Academy dan mantan Juara Dunia ONE Flyweight Kickboxing Petchdam “The Baby Shark” Petchyindee Academy, melampaui ekspektasinya.



Bersama dengan ayahnya yang juga adalah pendiri Petchyindee Academy, Virat Vachirarattanawong – dan seluruh anggota komunitas Muay Thai lainnya – mereka melangkah lebih jauh dari janji awal mereka menyumbangkan 450.000 baht dan akhirnya memberikan total sumbangan sebesar 620.000 baht (mendekati $19.000 atau 300 juta rupiah).

Donasi ini dapat membantu berbagai sasana di pedalaman Thailand membayar tagihan listrik, serta membeli makanan dan air bersih dalam masa krisis ini.

Petchmorakot, yang menerima kabar tentang inisiasi yang dilakukan manajernya saat berdiam di rumahnya di Ubon Ratchathani selama pandemi ini berlangsung, merasakan kebahagiaan tersendiri.

“Saya senang dan bangga memiliki manajer seperti Mr. Nuttadaj, dan untuk segala kebaikan yang dilakukannya bagi komunitas Muay Thai,” sebut sang Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai ini.

“Ini sangatlah penting karena sekarang, [berbagai] sasana di pedalaman tidak dapat melakukan apapun kecuali berdiam diri dan menunggu. Mereka membutuhkan dukungan. Beberapa sasana kecil di [daerah] Isaan ini adalah permulaannya. Itu dimulai dari sini.”

Boat stands behind Petchdam Petchyindee Academy

Petchdam, yang juga meninggalkan ibukota Thailand itu ke daerah asalnya, menyampaikan hal yang sama.

“Kita semua harus bekerjasama,” kata atlet divisi flyweight ini. “Jika bukan karena sasana-sasana kecil di Isaan, tidak akan ada bintang baru dari olahraga ini. Kita bergantung satu sama lain.”

Saat dunia bela diri menunggu saat dimana pandemi global ini berakhir, “Sia Boat” tetap optimis bahwa mereka semua akan mampu, dan dapat, melewati ini.

“Pada akhirnya,” ia berkata, “Satu-satunya hal yang akan membawa kita mengatasi krisis ini adalah persatuan dan kerjasama.”

Baca juga: ONE Championship Tunda Dua Gelaran Tertutup Di Bulan April

Selengkapnya di Berita

Sam A Gaiyanghadao vs. Elmehdi El Jamari scaled
Hyu vs Taiki Naito ONE Samurai 1
Asadula Imangazaliev Nong O Hama ONE Friday Fights 147 7 scaled
Rambolek Chor Ajalaboon Nabil Anane Superfan Fights 15 scaled
OL147_Faceoffs 9 2048x1365 1
Mohamed Taoufyq Asadula Imangazaliev ONE Friday Fights 98 5 scaled
collage 2
George Jarvis Sinsamut Klinmee ONE Fight Night 41 12 scaled
Tye Ruotolo Pawal Jaworski 1200X800
Sinsamut Jarvis SplitScreen 1200X800
Detchawalit Silkmuaythai Denis Dotsenko ONE Friday Fights 146 9 1
Tye Ruotolo Dante Leon ONE Fight Night 31 10 scaled