‘Lebih Akurat Dan Berpengalaman’ – Rodtang Lihat Nong-O Akan Ungguli Harrison

Nong O Gaiyanghado Felipe Lobo ONE X 1920X1280 52 768x512

Rodtang Jitmuangnon beranggapan Nong-O Gaiyanghadao akan mempertahankan gelar Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai di ONE Fight Night 1: Moraes vs. Johnson II dan memastikan statusnya sebagai salah satu striker terhebat dalam sejarah.

Kedua penguasa divisi ini akan berlaga dalam kartu pertandingan bersejarah – yang disiarkan langsung di jam tayang Amerika Utara pada Jumat, 26 Agustus malam waktu A.S. – saat Rodtang menghadapi Savvas Michael di babak semifinal ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix.

Dan, tepat setelah itu, Nong-O akan mempertahankan sabuk emasnya melawan penantang kuat dalam sosok Liam Harrison di laga pendukung utama dari Singapore Indoor Stadium itu.

Tak ada keraguan bahwa Harrison adalah penantang yang sangat berbahaya, tetapi “The Iron Man” pun meyakini bahwa kompatriot Thailand itu akan berhasil mengatasi badai dan mengendalikan laga.

Rodtang berkata:

“Seluruh persenjataan Liam sangat berat dan kasar, tetapi Nong-O lebih akurat dan berpengalaman dalam Muay Thai. Semakin lama pertandingan itu berlangsung, semakin banyak teknik yang akan dieksekusi Nong-O untuk mendominasi Liam.”

“Namun, itu tergantung pada siapa yang membuat kesalahan pertama.”

Baik Nong-O dan “Hitman” membawa kekuatan menakutkan dalam pukulan mereka, dimana mereka menampilkan itu dengan beberapa penyelesaian KO terbaru.

Namun, Rodtang melihat kemampuan serba bisa sang Juara Dunia bertahan itu akan menjadi kunci pembeda dalam laga Sabtu pagi waktu Singapura itu, terutama ketika Harrison tak maju dengan sebuah strategi yang sempurna.

Petarung flyweight ini berkata:

“Liam harus mempersiapkan game plan miliknya dengan baik, karena Nong-O dapat menjadi sangat teknis dan beradu pukulan pada saat yang sama. Tapi, secara pribadi, saya memilih Nong-O.”

Rodtang Sebut Nong-O Adalah Striker Terbaik Di ONE

Juara Dunia ONE Flyweight Muay Thai Rodtang Jitmuangnon telah menjadi sangat terkenal berkat ONE, mengikuti jejak para atlet ikonik seperti Nong-O Gaiyanghadao. 

Pria Thailand berusia 25 tahun ini masih menjadikan kompatriotnya itu sebagai panutan, bahkan saat ia berusia 35 tahun, dimana ia melihat Nong-O sebagai striker paling mematikan di organisasi ini.

Keduanya saat ini memegang catatan rekor tak terkalahkan dalam Muay Thai di ONE. Namun, “The Iron Man” mengira kemampuan fisik dan mental dari penguasa bantamweight Muay Thai itulah yang memisahkan dirinya dari semua orang.

Rodtang menambahkan:

“Saya akan berkata bahwa Nong-O Gaiyanghadao adalah striker terbaik di ONE Championship. Ia adalah pemukul keras, tajam dan akurat. Ia adalah legenda Muay Thai.”

“Ia berdeterminasi dan tak pernah menyerah. Ia tak peduli seberapa tua dirinya. Pemikiran satu-satunya adalah bahwa ia harus bertarung sampai akhir. Ia memiliki kekuatan dari dalam dirinya.”

Selengkapnya di Berita

Panpayak Jitmuangnon and Lamnamoonlek Torfunfarm face off ahead of The Inner Circle 32
Superlek celebrates his win against Takeru Segawa at ONE 165.
(From left) Nong-O Hama, Rodtang Jitmuangnon, Shimon Yoshinari, and Asadula Imangazaliev will be part of the 2026 ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix.
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Superbon celebrates after defeating Masaaki Noiri at ONE 173.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Kiamran Nabati fires a shot at Nontachai's midsection during their main event clash at The Inner Circle 31.
Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Jonathan Haggerty celebrates his World Title win over Yuki Yoza at ONE SAMURAI 1.
Nadaka throws a solid right hand on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Yod-IQ Or Pimolsri celebrates his World Title win at The Inner Circle 30.