Berita

Kwon Won Il Pukau Penonton Dengan KO Ronde Pertama Atas Pucci

“Pretty Boy” Kwon Won Il memastikan statusnya sebagai salah satu pencetak KO terbaik dalam divisi bantamweight ONE Championship pada Jumat, 20 November.

Dinamo asal Korea Selatan itu nampak fenomenal dalam ajang ONE: INSIDE THE MATRIX IV yang sebelumnya telah direkam, saat ia mematahkan percobaan takedown dari Juara Dunia BJJ No-Gi dua kali Bruno “Puccibull” Pucci dan menghentikannya dengan pukulan kuat dalam waktu dua menit.

'Pretty Boy' jatuhkan Bruno Pucci dengan KO di ronde pertama!

"Pretty Boy" jatuhkan Bruno Pucci dengan KO di ronde pertama! ????#InsideTheMatrix4

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, November 20, 2020

Saat bel berdering, Pucci langsung melancarkan serangan dengan sebuah pukulan cross demi menyembunyikan upaya takedown, namun Kwon dapat membaca game plan lawannya.

“Pretty Boy” mempertahankan diri dengan sebuah pukulan kiri yang mampu dihindari Pucci, yang melanjutkan dengan sebuah double-leg takedown.

Kwon sangat bijak dalam pergerakannya, dimana ia segera melakukan sprawl, menyerang dengan uppercut, serta menyarangkan pukulan straight kanan yang memaksa “Puccibull” mundur.

Walau Pucci gagal mendaratkan takedown, ia tak kenal menyerah. Faktanya, ia mampu mengalihkan perhatian dengan cross sebelum menyarangkan sebuah takedown laun yang mampu kembali dimentahkan oleh Kwon, yang mampu kembali ke tengah Circle setelah mengenai perut Pucci dengan lututnya.

Saat keduanya kembali ke tengah Circle, perwakilan Team Stun Gun ini nampak ingin menerkam dengan kombinasi tinju. Ia memulai dengan jab-cross, dan saat Pucci berusaha membalas dengan cross, pria asal Korea Selatan itu melakukan slip dan segera membalas dengan pukulan kanan keras ke rahang.

Jelas bahwa atlet Brasil itu tak ingin bertukar serangan atas. Ia mendorong “Pretty Boy” dan mencoba double-leg takedown yang ketiga. Kwon kembali melakukan sprawl ke arah dinding Circle, tetapi Pucci mampu menggenggam erat pinggang lawannya, berdiri untuk masuk pada posisi kuncian tubuh (body lock), serta berusaha menyeretnya ke ground.

Kwon mempertahankan keseimbangan yang bagus untuk tetap berdiri, yang menyebabkan “Puccibull” beralih taktik. Pria asal Brasil ini bertransisi ke posisi single-leg sebelum melibatkan kedua lengannya di kaki Kwon dan mencoba mengangkatnya untuk sebuah takedown besar. Sekali lagi, Kwon dengan brilian bertahan dan melepaskan diri.

Dengan jarak yang dapat dimanfaatkan, Kwon maju dengan sebuah kombinasi jab-cross. Atlet Brasil ini menghindari serangan itu sembari mundur ke dinding Circle.

Akhirnya, “Puccibull” tak lagi mampu menghindari serangan atas lawannya. “Pretty Boy” maju, memutar tubuhnya, serta melepaskan sebuah shovel hook keras ke ulu hati yang menyesakkan.

Saat rivalnya ini mulai bernafas dengan berat, atlet Korea Selatan ini menyerang dengan cross keras ke rahang yang mengejutkan Pucci.

Kwon melanjutkan serangan ke arah kepala, yang memaksa atlet Brasil ini memalingkan wajahnya, dimana sebuah kombinasi hook kiri-uppercut kanan akhirnya menjatuhkan Pucci dan memaksa wasit Yuji Shimada untuk menghentikan kontes pada menit 2:00 stanza pembuka.

Kemenangan tersebut juga menjadi KO keempat yang dicetaknya pada ronde pertama di atas panggung dunia. Ini membawa rekornya menjadi 11-3 dan memastikan statusnya sebagai salah satu striker paling berbahaya dalam divisi bantamweight bela diri campuran.

Baca juga: Ryogo Takahashi Hentikan Serangan Yoon Dengan KO Ronde Kedua