‘Kesalahan Masa Lalu Saya Sudah Diperbaiki’ – Artem Belakh Tak Sabar Buktikan Diri Saat Lawan Enkh-Orgil Baatarkhuu

Artem Belakh Kwon Won Il ONE Fight Night 11 1

Artem Belakh ingin kembali ke jalur yang tepat dan mengawali 2024 ini dengan penuh gaya dalam gelaran ONE Fight Night 18.

Setelah menderita kekalahan perdana di ONE dan melewati berbagai cedera pada tahun 2023, pria Rusia ini akan dengan senang hati menempatkan tahun itu di belakang dan memulai awalan baru saat melawan Enkh-Orgil Baatarkhuu di jam tayang utama A.S., Jumat, 12 Januari, atau Sabtu pagi, 13 Januari waktu Asia.

Belakh akan beradu dengan petarung kuat Mongolia itu dalam aksi bantamweight MMA di Lumpinee Boxing Stadium, Bangkok, Thailand, dan berkat pengalaman terbarunya, ia berharap memasuki ring sebagai seniman bela diri yang sudah berkembang pesat. 

Daripada melupakan kekalahannya via TKO di tangan “Pretty Boy” Kwon Won Il pada Juni lalu, petarung berusia 27 tahun ini menggunakan pelajaran dari kekalahan itu untuk melejitkan dirinya menuju aksi terbarunya ini.

Belakh berkata pada onefc.com/id:

“Pertama-tama, saya menerima kekalahan saya dengan penuh martabat. Apa yang terjadi itu memang harus terjadi. Kesalahan masa lalu saya sudah diperbaiki, dan saya senang dapat kembali.”

“Kami merancang game plan baru. Saya berkembang dengan setiap sesi latihan. Saya dikelilingi orang-orang terbaik, dan saya bersyukur atas kesempatan untuk membuktikan diri saya melawan salah satu penantang teratas.”

“Saya yakin kartu ini adalah awalan paling terang untuk 2024 bagi ONE dan para penggemar MMA.”

“Saya senang dapat kembali bekerja dan akan memberi 100 persen. Jika anda ingin melihat bagaimana seorang pria menikmati pekerjaannya, jangan lewatkan laga ini!”

Berbagai cedera yang terjadi setelah laga dengan Kwon itu membuat tantangan itu semakin berat bagi Belakh, tetapi semua itu juga memberinya apresiasi baru untuk dapat berlatih dan berkompetisi.

Kini, setelah sepenuhnya pulih, petarung asal Krasnodar ini merespon kemuunduran itu dengan sebuah pertaruhan besar demi menggapai impiannya.

Ia beralih ke dalam MMA sepenuh waktu dengan tim yang baru di Derzhava, dan ia meyakini bahwa hal itu akan membantunya membawa karier tersebut ke tingkatan berikutnya:

“Saya menjalani beberapa operasi – dua di lengan dan tangan kiri saya, satu di hidung saya. Saya memulihkan kesehatan saya, dan saya siap menguasai dunia MMA dan menjadikan lebih banyak orang lagi jatuh cinta pada olahraga ini dengan memberi mereka pertunjukkan yang bagus.”

“Tentu, saya menyadari kesalahan saya sebelumnya dan bekerja keras untuk membenahi semuanya. Saya melakukan beberapa penyesuaian dan perubahan pada latihan saya sementara menjalani proses rehabilitasi.”

“Saya kini sepenuhnya terfokus pada MMA. Saya tak lagi mengerjakan yang lainnya. Saya kira ini juga menjadi perubahan yang sangat penting dalam pendekatan dan latihan saya secara umum, karena anda harus sepenuhnya terfokus untuk berjalan jauh.”

Belakh: ‘Keuntungan Terbesar Saya Adalah Keahlian Beragam’

Artem Belakh akan harus berusaha keras untuk kembali ke jalur kemenangan saat menghadapi Enkh-Orgil Baatarkhuu di ONE Fight Night 18. 

Sementara pria Rusia itu maju setelah kekalahannya, Enkh-Orgil membawa tiga kemenangan beruntun impresif, dimana dua laga itu diselesaikannya dalam jarak dekat.

Belakh memang cukup familiar dengan lawan barunya ini, tetapi ia terfokus menerapkan permainannya sendiri pada 13 Januari nanti:

“Saya melihat laga-laga [Enkh-Orgil] bahkan sebelum kami menandatangani kontrak dan mengira dirinya dapat menjadi lawan potensial. Secara umum, saya mengikuti setiap petarung dalam divisi saya.”

“Saya tak memikirkan kekuatan atau kelemahannya. Saya memikirkan tentang apa yang saya miliki dan apa yang dapat saya tawarkan pada lawan saya. Seluruh aspek ini ditangani oleh tim latihan saya, dan saya sepenuhnya mempercayai mereka. Sederhanyanya, kami bekerja sesuai rencana.”

Karena laga berikutnya ini sangat penting, Belakh tak menyisakan celah sedikit pun saat ia berusaha kembali ke lingkaran pemenang.

Di atas segalanya, pria berusia 27 tahun ini melihat bahwa kemampuan menyeluruhnya akan memberi keunggulan atas Enkh-Orgil, dan ia berjanji mendesak ritme itu sampai pria Mongolia ini tak dapat mengikuti.

Menjelaskan rencana sederhananya bagi aksi bantamweight ini, Belakh menambahkan: 

“Keunggulan utama saya adalah keahlian beragam saya sebagai petarung, pendekatan menyeluruh saya dalam latihan, serta kegembiraan luar biasa untuk dapat kembali.”

“Saya mempersiapkan laga tiga ronde, dimana setiap menit akan menjadi jauh lebih intens dan impresif. Dan segera saat kesempatan mencetak penyelesaian itu tiba, saya jelas akan mengambilnya. Saya yakin pada kemenangan dan usaha saya.”

Selengkapnya di Berita

Yamin JoachimOuraghi 1920X1280
Adrian Lee
Milena Sakumoto Bianca Basilio ONE163 1920X1280 42
Smilla Sundell Allycia Hellen Rodrigues ONE Fight Night 14 20 scaled
Superlek Kiatmoo9 Rodtang Jitmuangnon ONE Friday Fights 34 55
Victoria Souza Noelle Grandjean ONE Fight Night 20 9
Smilla Sundell Allycia Hellen Rodrigues ONE Fight Night 14 25 scaled
Yamin PK Saenchai Zhang Jinhu ONE Friday Fights 33 29
Hiroki Akimoto Petchtanong Petchfergus ONE163 1920X1280 4
Nong O Hama Kulabdam Sor Jor Piek Uthai ONE Friday Fights 58
NL 2539
Regian Eersel Alexis Nicolas ONE Fight Night 21 12