‘Ia Belum Pernah Hadapi Siapa Pun Seperti Saya’ – Tawanchai Harap Lengserkan Petchmorakot Di ONE 161

Tawanchai Niclas Larsen ONE158 1920X1280 56 768x512

Tawanchai PK.Saenchai berpikir bahwa dirinya akan menjadi sosok yang akhirnya melengserkan Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai Petchmorakot Petchyindee.

Bintang Thailand yang luar biasa itu tampil sangat luar biasa sejak memasuki organisasi bela diri terbesar di dunia ini, dan ia dapat mencapai tujuan utamanya di laga utama ONE 161 pada Kamis, 29 September.

Tentu saja, Petchmorakot akan memiliki keyakinan luar biasa saat memasuki laga Kamis ini.

Pria berusia 28 tahnun ini telah mendominasi sejak dirinya merebut sabuk emas featherweight Muay Thai pada tahun 2020, dimana ia mencatatkan tiga pertahanan gelar Juara Dunia dan membawa rangkaian kemenangan beruntunnya menjadi tujuh.

Namun, Tawanchai melihat dirinya ada di atas tingkatan para penantang terdahulu dari sang penguasa, dan ia berencana membuktikan itu dalam laga utama masif di Singapore Indoor Stadium.

Ia berkata:

“[Petchmorakot] berkali-kali mempertahankan gelar Juara Dunia miliknya, namun ia belum pernah menghadapi siapa pun seperti saya. Saya kira saya dapat beraksi lebih baik dari tiap lawan yang ia pernah temui. Dan, saya yakin sabuk itu akan berganti pemilik kali ini.”

“Jika saya memenangkan gelar Juara Dunia, itu berarti mimpi saya akan menjadi kenyataan.”

Sementara Tawanchai meyakini dirinya akan merebut singgasana itu, ia tak berharap semua itu akan berjalan dengan mudah.

Ia mengetahui bahwa sang Juara Dunia memiliki kemampuan yang luar biasa, tetapi ia juga berjanji untuk memberi permasalahan baru dalam laga mendatang mereka.

Perwakilan PK.Saenchai Muaythaigym ini berkata:

“Petchmorakot sangat sulit untuk dilawan. Ia kuat, tak kenal lelah dan agresif. Maka, saya tak bisa ceroboh saat saya bertarung dengannya.”

 “Sejauh ini, tak ada lawan-lawannya yang memiliki gaya bertarung yang sama seperti saya. Dalam laga mendatang ini, ia akan melihat penantang terkuatnya dan ia akan menghadapi kesulitan luar biasa.”

“Saya akan melakukan yang terbaik, dan saya melihat kesempatan bahwa sabuk itu akan menjadi milik saya.”

 “Saya mempersiapkan banyak kejutan bagi dirinya, namun saya akan mengungkapnya pada malam itu, di dalam Circle.”

Tawanchai Ingin Beri Penggemar KO Luar Biasa Lainnya

Dengan gaya licin dan sangat keras, Tawanchai PK.Saenchai segera muncul sebagai salah satu atlet terpopuler di ONE Championship. 

Atlet Muay Thai fenomenal ini merebut sepasang kemenangan profesional via KO, dengan arsenal teknis dan aliran serangan demi menghentikan Sean Clancy dan Niclas Larsen melalui cara spektakuler.

Kini, pria berusia 23 tahun itu ingin menjaga momentum tersebut saat menantang gelar Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai milik Petchmorakot.

Tawanchai menambahkan:

“Saya senang bahwa para penggemar saya mencintai saya dan mengharapkan saya untuk menjamu mereka melalui sebuah KO lainnya. Saat saya berkompetisi di Thailand, saya sangat jarang meng-KO lawan saya, karena gaya saya itu teknis, tidak agresif.”

“Namun, sejak saya bergabung bersama ONE, saya mengubah gaya saya untuk menjadi lebih agresif. Dan para penggemar menyukainya. Basis penggemar saya bertambah.” 

“Ini memotivasi saya untuk mencoba menang KO dalam laga-laga saya berikutnya.”

Selengkapnya di Berita

Panpayak Jitmuangnon and Lamnamoonlek Torfunfarm face off ahead of The Inner Circle 32
Superlek celebrates his win against Takeru Segawa at ONE 165.
(From left) Nong-O Hama, Rodtang Jitmuangnon, Shimon Yoshinari, and Asadula Imangazaliev will be part of the 2026 ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix.
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Superbon celebrates after defeating Masaaki Noiri at ONE 173.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Kiamran Nabati fires a shot at Nontachai's midsection during their main event clash at The Inner Circle 31.
Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Jonathan Haggerty celebrates his World Title win over Yuki Yoza at ONE SAMURAI 1.
Nadaka throws a solid right hand on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Yod-IQ Or Pimolsri celebrates his World Title win at The Inner Circle 30.