Bela Diri Campuran

Angela Lee Taruh Nama Xiong Jing Nan Dan Stamp Fairtex Untuk Tahun 2020

“Unstoppable” Angela Lee menghadapi beberapa ujian terberat dalam kariernya di tahun 2019, namun setelah melangkah ke tahun baru dengan pencapaian besar, ia termotivasi menjadikan 2020 tahun terbaiknya.

Juara Dunia ONE Atomweight itu harus menerima kekalahan pertama sebagai seniman bela diri campuran saat “The Panda” Xiong Jing Nan mengakhiri perjuangannya untuk menantang sabuk divisi strawweight bulan Maret lalu, namun itu membantunya bertumbuh sebagai seorang kompetitor.

Saat ia menghadapi rivalnya tersebut di akhir tahun dan mempertaruhkan sabuknya, ia sempat hampir menelan kekalahan kedua dalam ajang terbesar dan bersejarah pada tahun 2019 – ONE: CENTURY.

Namun, Lee menemukan determinasi untuk bertahan mengatasi kesulitan besar dan mencetak sebuah kemenangan besar dengan hanya beberapa detik tersisa pada ronde kelima.

Kini, wanita yang telah menjadi salah satu figur terbesar ONE Championship sejak ia mencetak pencapaian besar dalam tahun pertamanya sebagai seorang profesional dalam usia remaja tersebut siap untuk mempertahankan mahkotanya melawan beberapa penantang baru, menyelesaikan persaingan terbesar dalam sejarah bela diri wanita, serta mencetak lebih banyak sejarah berikutnya.

ONE Championship: Bagaimana anda melihat tahun 2019 secara keseluruhan?

Angela Lee: 2019 adalah tahun yang sangat penting bagi saya. Itu tidak berakhir sesuai dengan yang saya inginkan.

Tentunya, saya sangat kesal tentang dua kekalahan saya di awal, namun ini terasa penting karena saya mampu bertumbuh jauh lebih baik dari titik tersebut. Semua orang berkata bahwa saat anda mengalami kekalahan pertama anda, itu dapat menghancurkan atau mengubah anda. Itu benar-benar mengubah dan memotivasi saya untuk melakukan berbagai hal secara berbeda – untuk mendorong lebih jauh.

Pada akhir tahun, saya hanya memiliki satu fokus dan itu terasa seperti saya mempertaruhkan segalanya dan saya harus mempertahankan gelar saya, serta meraih keyakinan diri saya kembali. Untuk menyelesaikan laga tersebut dan meraih tap [out] hanya dua detik sebelum ronde terakhir selesai adalah sebuah perasaan yang sangat baik. Itu seperti hadiah tambahan dan menunjukkan bahwa seluruh kerja keras saya terbayarkan.



ONE: Memasuki tahun 2020, apakah target yang anda persiapkan bagi diri anda sendiri?

AL: Saya rasa ini akan menjadi tahun yang luar biasa lainnya. Saya merasa, dengan pertumbuhan ONE Championship, saya dapat berharap untuk tetap sibuk dan aktif.

Saya berharap untuk tampil di depan penonton yang berbeda. Saya mengetahui ONE berencana untuk masuk ke Amerika Serikat tahun ini, dan saya sangat ingin berada di sana.

Terdapat beberapa nama besar yang bergabung dan berkembang di ONE Championship. Saya rasa ada banyak atlet berbakat yang naik peringkat dan saya telah mempersiapkan diri untuk itu. Saya sangat bersemangat untuk itu. Saya menyambut mereka karena saya tahu bahwa tiap orang memiliki tujuan akhir yang sama untuk menjadi Juara Dunia, namun saya tahu bahwa waktu saya belum berakhir. Saya masih berada dalam permainan ini dan saya rasa saya berkembang. Saya akan berulang tahun yang ke-24 tahun ini dan memiliki banyak waktu ke depan.

ONE: Seberapa besar anda mengharapkan kemungkinan untuk berlaga di Amerika Serikat?

AL: Saya suka berkelana ke seluruh dunia. Itu adalah pengalaman luar biasa bagi saya, namun ini akan menjadi spesial.

Saya akan dapat terhubung dengan para penggemar baru. Saya rasa ONE Championship membawa sesuatu yang berbeda dan para penggemar akan menyukainya. Bagi saya, itu akan menjadi sebuah kehormatan. Saya sangat berharap itu akan terjadi pada tahun ini.

Angela Lee exchanges strikes with Xiong Jing Nan at ONE CENTURY
ONE: Saat anda memikirkan setiap tantangan yang ada di depan anda untuk tahun ini, siapa saja penantang yang anda ingin hadapi untuk mempertahankan gelar Juara Dunia anda?

AL: Bagi saya, menjalani laga ulang dengan Xiong dalam divisi saya akan menjadi sangat besar bagi saya. Saya masih memiliki tujuan untuk merebut gelar Juara Dunia ONE Strawweight dalam pikiran saya. Itu adalah salah satu tujuan saya untuk tahun ini yang saya ingin lakukan. Saya akan sangat menyukai sebuah laga trilogi melawan Xiong untuk gelarnya. Itu pasti ada dalam daftar saya.

Sedangkan bagi divisi atomweight, dimana saya memiliki sabuk saya, terdapat lebih banyak penantang dalam divisi ini sekarang. Sangat sulit untuk menyebut lima penantang teratas atau 10 penantang teratas, tetapi saya selalu memperhatikan saat saya melihat kartu pertandingan dan melihat sebuah laga divisi atomweight. Itu pastinya mendapatkan perhatian saya.

Saya mengetahui bahwa Stamp Fairtex kini memasuki disiplin bela diri campuran dan ia ingin merebut sabuk tersebut, dan saya akan sangat menyukai laga tersebut. Saya mengetahui ia adalah petarung yang hebat. Ia memiliki gelar Juara Dunia Muay Thai dan kickboxing, namun bela diri campuran adalah dunia yang sangat berbeda.

ONE: Jadi, anda pastinya ingin berlaga dalam divisi atomweight dan strawweight tahun ini?

AL: Itulah rencananya.

Angela Lee exchanges grapples with Xiong Jing Nan at ONE CENTURY

ONE: Kapan kita dapat melihat anda kembali ke dalam Circle?

AL: Adik saya [Juara Dunia ONE Lightweight Christian “The Warrior” Lee] akan menikah pada bulan Februari, oleh karena itu seluruh keluarga sedang sibuk dan membantu dengan itu, namun pastinya [saya akan tampil] kapanpun setelah itu.

Saya melihat kemungkinan pada bulan April atau Mei. Saya tidak menderita cedera apapun. Saya merasa baik, berlatih tiap hari, dan saya memiliki motivasi besar untuk awal tahun ini. Saya ingin memulainya dengan benar.

ONE: Berapa kali anda ingin berlaga tahun ini?

AL: Saya pastinya ingin berlaga setidaknya tiga kali tahun ini.

ONE: Seberapa besar anda melihat tahun ini bagi Christian?

AL: Tahun lalu menjadi cukup luar biasa dan akan sulit untuk tetap berada di puncak. Saya rasa bagi kami, sangat penting untuk tetap memiliki satu sama lain. Memiliki koneksi dan ikatan khusus itu sangatlah luar biasa.

Untuk Christian, tahun ini akan menjadi sangat penting bagi dirinya untuk mempertahankan gelarnya. Itu [bertujuan] menunjukkan bahwa ia adalah petarung terbaik dunia dalam divisinya. Saya rasa dunia saat ini berada dalam genggamannya. Ia dapat melakukan apapun yang ia inginkan. Saya mengetahui seberapa haus dirinya, dan ini hanyalah awal baginya.

Baca Juga: Denice Zamboanga Akan Hadapi Mei Yamaguchi Di Singapura