Berita

Angela Lee Mencari Penebusan Dalam Laga Melawan Xiong Jing Nan

23 Sep 2019

Pertaruhan kali ini sangat besar bagi “Unstoppable” Angela Lee ketika ia kembali ke ONE Circle dalam laga utama ajang ONE: CENTURY PART I.

Tanggal 13 Oktober, atlet asal Singapura ini akan mempertahankan gelar Juara Dunia ONE Women’s Atomweight dan membalas kekalahan pertama dalam karirnya saat ia menghadapi “The Panda” Xiong Jing Nan untuk kedua kalinya.

Bulan Maret lalu, Angela naik satu divisi untuk menantang gelar Juara Dunia ONE Strawweight, dan walaupun ia hampir meraih kemenangan submission yang luar biasa, atlet berusia 23 tahun ini akhirnya harus mengakui keunggulan Jing Nan melalui sebuah TKO pada ronde kelima.

Saat ini, Angela akan berbalik mempertahankan gelarnya dalam laga utama yang akan menjadi bagian pertama dalam gelaran bela diri terbesar di dalam sejarah.

Sebelum laga epik ini terjadi, ia duduk bersama dengan kami untuk berbicara tentang bagaimana ia kembali ke divisi atomweight, bagaimana ia akan memperbaiki kesalahannya dari pertemuan pertamanya dengan Jing Nan, dan bagaimana perasaannya untuk menjadi penampil utama dalam kartu pertandingan dari organisasi terbesar di dunia yang akan disiarkan langsung di Amerika Serikat.

ONE Championship: Bagaimana rasanya kembali ke divisi atomweight setelah dua laga dalam divisi strawweight?

Angela Lee: Bagi saya, selalu ada dorongan tersendiri untuk masuk ke dalam divisi ini, tetapi ini adalah divisi saya. Inilah dimana saya menjadi Juara Dunia.

Saya mengetahui apa yang saya korbankan untuk mencapai titik ini, dan saya mengetahui seberapa berat saya harys bekerja untuk sampai di situ. Dalam hal itu, saya menyukainya. Saya lebih dari siap untuk melakukan apa yang harus saya lakukan untuk laga ini.

ONE: Apakah ada tekanan berlebih untuk mempertahankan gelar Juara Dunia ONE Atomweight?

AL: Ada pertaruhan besar, tentunya. Sabuk saya sedang dipertaruhkan. Saya harus mempertahankan gelar saya.

Saya selalu siap untuk menghadapi tiap penantang, tetapi kebetulan saja perebutan gelar Juara Dunia ini adalah sebuah pertandingan ulang melawan Xiong [Jing Nan].

Saya merasa bahwa saya telah memperbaiki kesalahan dalam laga tersebut. Saya telah mempersiapkan diri sebaik mungkin saat itu – saya masih berusaha bangkit dari cedera punggung saya, dan hal itu berperan penting dalam kekuatan kardio saya.

Inilah sesuatu yang saya pastikan tidak akan menjadi masalah kali ini. Saya sudah lupa berapa ratus mil yang saya tempuh untuk berlari. Saya merasa baik-baik saja. Saya merasa hebat.



ONE: Apa yang berjalan dengan tepat dan salah saat laga melawan Jing Nan pada bulan Maret lalu?

AL: Saya rasa saya menampilkan pertarungan yang baik. Saya meningkatkan ritme serangan pada tiap ronde. Saya menguasai bagian tengah [Circle]. Saya mendesak maju.

Saya yakin bahwa game plan miliknya adalah untuk membuat saya kelelahan dan berlaga pada ronde-ronde akhir, dan saya tidak menyangka itu dari dirinya. Saya kira ia akan maju dengan keras dan mendesak maju seperti yang ia lakukan di dalam laga sebelumnya, dan itu yang membuat saya sedikit lengah.

Masuk ke dalam laga ini, saya siap jika ia mendesak maju atau jika saya yang mendesak maju. Saya kira bagaimanapun laga ini akan beralih pada keuntungan saya.

ONE: Walau hasilnya tidak sesuai dengan keinginan anda, apakah anda masih melihat sesuatu yang positif dari penampilan tersebut?

AL: Walau ini adalah kekalahan pertama saya dan dampaknya besar bagi saya, saya tidak akan mengubah apapun karena saya mengetahui bagaimana saya telah berkembang setelah itu.

Meski hal ini terjadi awal tahun ini, saya merasa seperti telah mencapai berbagai hal besar dalam latihan saya, dan mungkin hal itu tidak akan terjadi jika saya menang waktu itu.

Segala sesuatu hal terjadi karena alasan tertentu. Saya telah berkembang sebagai seorang seniman bela diri, sebagai petarung, sebagai Juara Dunia, dan saya siap menampilkan itu pada dunia di bulan Oktober. 

ONE: Apakah anda akan melihat perubahan drastis dari Jing Nan dalam pendekatannya pada laga ini?

AL: Saya tidak terlalu yakin. Saya yakin bahwa ia akan memiliki kepercayaan diri untuk masuk dalam laga ini setelah hasil laga kami sebelumnya, tetapi saya tidak mengetahui apakah hal ini akan menguntungkan bagi dirinya.

Walau saya adalah Juara Dunia, banyak orang memihak Xiong [Jing Nan], dan itu tidak masalah bagi saya. Itu tidak mempengaruhi saya. Saya mengetahui bahwa saya adalah seorang Juara Dunia dalam divisi ini dan saya memiliki apa yang saya butuhkan untuk memenangkan laga ini.

Saya menerima dianggap sebagai kuda hitam. Ini adalah situasi yang unik, karena saya memang kalah sebelumnya, tetapi kali ini ia memasuki daerah kekuasaan saya. Ia mengincar sabuk saya. Saya akan mempertahankannya dengan keras. Saya memperbaiki kesalahan saya dan saya tahu bahwa saya akan kembali 10 kali lebih kuat.

ONE: Anda lebih banyak berlatih di Hawaii, dan anda akan menjadi penampil utama dalam kartu pertandingan ONE yang untuk pertama kalinya disiarkan secara langsung di Amerika Serikat, melalui TNT. Seberapa bangga anda menerima kesempatan ini?

AL: Ini adalah kehormatan besar. Ini adalah sebuah kesempatan yang sangat besar. Untuk berada dalam ajang pertama yang akan disiarkan dalam televisi nasional di Amerika Serikat adalah hal yang besar.

Ini adalah kesempatan saya bersinar dan memberikan pertunjukkan hebat. Saya ingin menciptakan kesan yang baik. Saya rasa banyak orang akan memperhatikan ajang ini. Ini adalah hal yang besar. [Kartu pertandingan] ini penuh dari atas sampai bawah, dan saya rasa semua atlet akan ingin menampilkan yang terbaik malam itu.

ONE: Jika anda meraih kesuksesan pada tanggal 13 Oktober, apakah anda akan melihat Jing Nan kembali dalam sebuah laga trilogi?

AL: Pastinya. saya merasa bahwa jika tangan saya terangkat pada tanggal 13 Oktober, kami akan kembali berhadapan.

Saya tidak sabar bertemu dengan dirinya kembali, tetapi supaya hal itu terjadi, saya harus mengalahkannya pada tanggal 13 Oktober. Dari situ, saya rasa tiap orang mengetahui apa yang akan terjadi. Saya rasa semuanya akan mengharapkan laga berikutnya. Itu akan terjadi.

Baca lagi: 5 Penampilan Terbaik Dari Pejuang ONE: CENTURY PART I

Tokyo | 13 Oktober | ONE: CENTURY | TV: Periksa daftar tayangan lokal untuk siaran global | Tiket: https://onechampionship.zaiko.io/e/onecentury

ONE: CENTURY adalah ajang Kejuaraan Dunia bela diri terbesar dalam sejarah dengan 28 Juara Dunia yang tampil dalam berbagai disiplin bela diri. Belum ada organisasi dalam sejarah yang pernah mempromosikan dua ajang Kejuaraan Dunia di hari yang sama.

“The Home Of Martial Arts” kembali membuka babak baru dengan menyajikan beberapa laga perebutan gelar Juara Dunia, tiga babak final Kejuaraan World Grand Prix, serta serangkaian Juara Dunia yang akan melawan Juara Dunia lainnya di lokasi ikonik Ryugoku Kokugikan, Tokyo, Jepang, tanggal 13 Oktober.