Harapan Besar Di Balik Julukan Yang Disematkan Pada Paul Lumihi

Li Kai Wen defeats Paul Lumihi at ONE MASTERS OF FATE DC DUX_1241 768x512

Banyak yang menggangap bahwa nama adalah doa, dan bagi Paul “The Great King” Lumihi, julukan yang disematkan padanya membawa sebuah harapan besar.

Atlet asal Gorilla Fight Club ini mengisahkan tentang asal mula julukan yang kini ia sandang. Kisah itu bermula di tempatnya berlatih, yang menjadi kawah candradimuka hingga ia bisa menembus pentas dunia.

“Saya waktu itu berhasil mengalahkan lawan yang dinilai lebih kuat,” terang Paul.

“Pelatih yang menyaksikan itu lalu menjuluki saya dengan sebutan ‘The Great’ karena kehebatan saya. Setelah diberikan julukan itu, saya tambahkan kata ‘King’ dibelakangnya karena saya memiliki harapan untuk menjadi raja sebuah divisi dalam ajang internasional.”

Paul mengaku menaruh harapan besar pada nama panggilannya. Tidak hanya dari keluarga dan dirinya pribadi, tetapi dari banyak penggemar yang ingin melihatnya menjadi orang Indonesia pertama yang merengkuh sabuk juara di panggung internasional.

Atlet berusia 32 tahun ini bukanlah nama asing di pentas domestik. Ia adalah penguasa divisi featherweight OPMMA dan telah menggenggam sabuk juara sebanyak lima kali sebelum memasuki pentas global.

Dengar rekor 8-4-0, “The Great King” menyandang harapan tinggi untuk berjaya di pentas global.

Atlet kelahiran Manado, Sulawesi Utara ini mengatakan bahwa nama panggilan tidak hanya berperan untuk menggambarkan watak seorang atlet, namun juga bisa menegaskan bagaimana ia berlaga dalam pertandingan.



“Saya mempunyai banyak sekali nama julukan, tapi memilih untuk mengambil yang baik untuk saya karena saya pikir nama itu akan terus mengikuti terus sepanjang karier,” ungkapnya.

Paul mengatakan bahwa nama panggilan tidak perlu didapatkan dari para penggemar maupun komentator pertandingan, sebuah nama julukan dapat dibuat oleh sang atlet sendiri atau dari tim pelatihnya demi mendapatkan nama yang bagus.

Atlet spesialis striking ini mengakui bahwa harapan yang disematkan di tengah-tengah namanya tak mudah untuk untuk direalisasikan mengingat sengitnya persaingan para atlet featherweight hebat dari berbagai dunia yang berlaga di atas Circle ONE Championship.

Namun tak ada penyesalan bagi “The Great King” dengan menempuh sebuah langkah besar saat terjun ke dalam peta persaingan dunia. Baginya, sebuah kerja keras bisa mengalahkan berbagai ketidakmungkinan.

“Tidak ada sedikitpun penyesalan dari saya untuk bergabung ke ONE Championship. Saya menganggap ini adalah gunung yang bisa saya daki dan akhirnya kuasai,” tegasnya.

Paul Lumihi vs Zhao Zhi Kang IMG_6794 2.jpg

Walaupun terkadang terasa sulit dan pahit saat mendapati mimpinya harus terunda, ia selalu menjanjikan performa terbaik saat berlaga demi memenuhi ekspektasi yang ada di balik ketenarannya.

Terbukti, ia bisa menjadi penguasa dalam kancah domestik meski awalnya tak banyak yang memperhitungkan kemampuannya.

Di tengah masa pandemi COVID-19, Paul tetap menyibukkan diri dengan berlatih sehingga ketika ONE Championship melanjutkan kembali agenda tahun 2020 ini, ia akan berada dalam kondisi prima dan mampu memenuhi mimpi sesuai julukan yang ia sandang.

“Saya mempunyai impian untuk menjadi raja di panggung internasional. Karena itu saya akan tetap menggunakan nama tersebut dalam karier saya,” pungkas Paul.

Baca juga: Rodtang Jawab Tantangan Nguyen Tran Duy Nhat Dan Sebut Nama Ilias Ennahachi

Selengkapnya di Bela Diri Campuran

Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Nadaka Yoshinari faces off with Har Ling Om ahead of ONE SAMURAI 3
Yuya Wakamatsu enters the ring at ONE SAMURAI 1
Petmuangsri Torfunfarm faces off with Gregor Thom ahead of The Inner Circle 29
Joshua Pacio faces Japan's Keito Yamakita for strawweight MMA gold on November 18
Brazil Aekmuangnon Petphupa Aekpujean ONE Friday Fights 168
Muay Thai fighters Worapon Lukjaoporongtom and Lenny Blasi face off ahead of The Inner Circle 28
Itsuki Hirata and Jihin Radzuan run it back at ONE SAMURAI 4
Muay Thai fighters Songchainoi Kiatsongrit and Banluelok Sitwatcharachai face off ahead of The Inner Circle 27
Stella Hemetsberger will defend her Muay Thai belt against Natalia Diachkova
Masaaki Noiri faces off with Liu Mengyang with the Tokyo skyline in the background
Chinese kickboxer Liu Mengyang taps gloves with Japanese star Masaaki Noiri in their first fight