5 Sorotan Terbaik Dari ONE 161: Petchmorakot vs. Tawanchai

Oumar Kane Patrick Schmid ONE on TNT I 6

ONE 161: Petchmorakot vs. Tawanchai membuktikan berbagai hal pada Kamis lalu di Singapura.

Sebanyak 11 laga yang terjadi memberi berbagai aksi bela diri penuh kegemparan di dalam Circle sebelum seorang Juara Dunia baru dinobatkan.

Berikut, mari kita simak berbagai sorotan terbaik dari ONE 161 dengan lima momen paling mengejutkan.

Titik Tertinggi Bagi Tawanchai Saat Ini

Tawanchai PK.Saenchai telah lama dianggap sebagai atlet paling berbakat dalam generasi ini.

Dan, pada laga utama Kamis lalu, petarung berusia 23 tahun itu membuktikan anggapan tersebut dengan meraih kemenangan mutlak atas Petchmorakot Petchyindee dalam Kejuaraan Dunia ONE Featherweight Muay Thai.

Aksi dari sepasang bintang terbaik Thailand itu memberi lima ronde aksi striking elite – dan sebuah laga yang seimbang sampai akhir.

Tawanchai sangat tajam dalam ronde-ronde awal melalui pukulan kiri dan kombinasi cepatnya. Di sisi lain, Petchmorakot merespon, tetapi serangan yang diberikan sang penantang itu memberi dampak yang lebih besar. Sang penguasa lalu bangkit pada ronde keempat menuju sebuah hasil dramatis.

Dalam tiga menit terakhir itu, pukulan kiri andalan Tawanchai dan tendangannya memberi keunggulan.

Sebagai hasilnya, ketiga juri memberi kemenangan bagi atlet fenomenal muda itu, yang kini menyandang sabuk Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai di pundaknya demi menandai era baru di divisi ini.

Kekuatan Kryklia Tampil Sempurna Di Heavyweight

Jika ada kekhawatiran bahwa Juara Dunia ONE Light Heavyweight Kickboxing Roman Kryklia akan mengalami kesulitan di divisi yang lebih berat, ia membungkam semua itu melalui KO 52 detik atas petarung kuat Guto Inocente dalam semifinal ONE Heavyweight Kickboxing World Grand Prix.

Sejak bel pembuka, superstar Ukraina itu merangsek maju ke hadapan lawannya. Tak gentar menghadapi tendangan kuat yang datang, ia melontarkan serangan demi serangan sementara mencoba menembus pertahanan pria asal Brasil itu.

Kurang dari satu menit pada ronde pertama, Kryklia melakukan feint dengan jab kanan dan menjatuhkan lawannya dengan straight kanan yang mengenai rahang. Inocente menjawab hitungan wasit, tetapi kakinya goyah, dan laga itu berakhir setelah sebuah tendangan tinggi susulan mengenainya.

Penampilan ini membuktikan status Kryklia sebagai atlet favorit dalam turnamen ini, serta memberinya bonus penampilan senilai US$50.000. Berikutnya, ia akan membawa 12 kemenangan beruntun itu memasuki babak final melawan pemukul keras Iran Iraj Azizpour.

Teo Buat Lee Waspada Dalam Debut Atomweight

Mantan penantang gelar Juara Dunia ONE Women’s Strawweight dua kali Tiffany Teo mengumumkan kehadirannya sebagai ancaman serius dalam divisi atomweight melalui submission dominan pada stanza pembuka atas bintang gulat India Ritu Phogat.

Setelah berusaha menemukan ritme di atas kaki, Phogat membawa laga ke atas kanvas. Namun, Teo segera membalikkan posisi, meraih punggung lawannya, serta mulai mencari kesempatan.

Walau Phogat bertahan dari beberapa percobaan kuncian leher di awal, wanita asal Singapura itu tak berhenti dan mulai menyarangkan serangan lutut yang memaksa lawannya membuka pertahanan.

Saat Teo dapat menjebak lengan kiri rivalnya itu dengan kakinya, ia masuk ke bawah dagu sebelum mengamankan rear-naked choke yang mengakhiri laga.

Dengan kemenangan empatik dalam debutnya di atomweight, Teo tak membuang waktu menantang ratu di divisi ini, Angela Lee, dalam wawancara seusai laganya.

Reug Reug Tampil Jauh Lebih Baik Dari Sebelumnya

“Reug Reug” Oumar Kane kembali memasuki Circle dengan dendam, dan ia pun mencetak kemenangan TKO ronde kedua atas Batradz Gazzaev dalam laga heavyweight MMA mereka.

Setelah mengalami kekalahan pertama dalam kariernya di bulan April 2021, “Reug Reug” sangat ingin menunjukkan kemajuannya untuk kembali memasuki gambaran perebutan gelar Juara Dunia ONE Heavyweight.

Dengan kondisi terbaik dalam kariernya ini, pegulat sensasional Senegal ini membuktikan perkataannya.

Kane menunjukkan kekuatan dan keseimbangan luar biasa saat ia bertahan dari serangan gulat Gazzaev pada ronde pembuka, sementara menunjukkan kemampuan stand-up yang berkembang jauh.

Setelah bertahan dari sebuah takedown lainnya pada ronde kedua, “Reug Reug” beralih ke posisi mount, dimana ia menghujani lawannya dengan ground-and-pound keras demi mendapatkan penghentian wasit.

Kemenangan krusial ini menempatkan “Reug Reug” kembali ke jalur menuju puncak dengan tingkat penyelesaian 100 persen.

Marello Cetak Sejarah Via Submission 15 Detik

Bintang BJJ Rodrigo Marello menempatkan namanya dalam buku catatan rekor dalam debut promosionalnya dengan submission kilat atas spesialis sambo Ruslan Bagdasarian dalam laga bantamweight submission grappling mereka.

Segera setelah bel berbunyi, Marello beralih ke atas kanvas sementara mengaitkan diri di kaki lawannya. Bagdasarian mencoba mengendalikan tangan pria Brasil itu, namun ia tak dapat mencegahnya meraih ankle lock.

Setelah hanya 15 detik dalam aksi mereka, pria Rusia itu terpaksa tap out, dan Marello mengamankan kemenangan tercepat dalam sejarah submission grappling ONE.

Kemenangan yang memecahkan rekor ini menunjukkan kekuatan Brazilian Jiu-Jitsu, serta memberi Marello bonus senilai US$50.000. Berikutnya, mari kita lihat apakah ia dapat mengulangi aksi tersebut.

Selengkapnya di Fitur

Nico Carrillo Saemapetch Fairtex ONE Fight Night 23 40
Muangthai PK Saenchai Nico Carrillo ONE Friday Fights 22 38
Ok Rae Yoon Lowen Tynanes ONE Fight Night 10 68
Alibeg Rasulov
Luke Lessei Eddie Abasolo ONE Fight Night 19 49
Jonathan Di Bella Danial Williams ONE Fight Night 15 16 scaled
Liam Superlek
Superlek and Kongthoranee Smiling ONE Championship
Jonathan Di Bella Danial Williams ONE Fight Night 15 38 scaled
Luke Lessei Eddie Abasolo ONE Fight Night 19 6 scaled
Reinier de Ridder Anatoly Malykhin ONE 166 14 scaled
Rodtang Jitmuangnon Denis Puric ONE 167 137