5 Alasan Utama Menonton ONE Fight Night 20: Todd Vs. Phetjeeja, Pada 9 Maret

Allycia Hellen Rodrigues Janet Todd ONE Fight Night 8 85

ONE Fight Night 20: Todd vs. Phetjeeja menjadi kartu monumental yang menjanjikan aksi menarik dari awal sampai akhir di Lumpinee Boxing Stadium, Bangkok, Thailand.

Sembilan laga telah dipersiapkan untuk gelaran di jam tayang utama A.S. pada Jumat, 8 Maret, atau Sabtu pagi, 9 Maret di Asia, dengan tujuh aksi menarik yang akan memanaskan penonton sebelum sepasang Kejuaraan Dunia yang berada di puncak.

Dengan malam pertandingan yang akan segera tiba, berikut adalah lima alasan terbesar untuk menonton secara langsung.

#1 Kartu Khusus Wanita Untuk Hari Wanita Internasional

ONE Championship selalu menjadi advokat terbaik untuk seni bela diri wanita, dan ONE Fight Night 20 akan memberi kartu pertandingan khusus wanita lainnya di Hari Wanita Internasional pada 2024 ini.

Kartu pertandingan itu menampilkan para petarung terbaik dalam dua laga Kejuaraan Dunia, bersama dengan para bintang baru yang sangat ingin mendorong diri mereka sendiri dalam jajaran peringkat.

Di laga utama, Janet “JT” Todd dan “The Queen” Phetjeeja ingin menyatukan gelar Juara Dunia ONE Women’s Atomweight Kickboxing, sementara Allycia Hellen Rodrigues akan mempertahankan gelar Juara Dunia ONE Women’s Atomweight Muay Thai melawan Cristina Morales di laga pendukung utama.

Para atlet dari seluruh dunia akan memberi gelaran ini atmosfer global yang sangat kuat, dengan perwakilan dari Amerika Utara dan Selatan, Eropa, Asia, serta Timur Tengah.

Akhirnya, gelaran ini juga akan memberi aksi dari berbagai disiplin, dari para striker sampai grapplers, serta seniman bela diri campuran yang memadukan berbagai elemen.

#2 Janet Todd Ingin Pensiun Di Puncak Sebagai Ratu Sejati

Todd akan menjadi panutan yang luar biasa bagi para wanita muda dalam perjalanannya di ONE. Kini, veteran Amerika berusia 38 tahun ini siap menutup karier yang luar biasa itu.

Sebagai Juara Dunia ONE Women’s Atomweight Kickboxing dan mantan Juara Dunia Interim ONE Women’s Atomweight Muay Thai, Todd telah mencapai posisi tertinggi dalam dunia striking.

Dan dalam laga terakhirnya, ia ingin keluar dengan cara terbaik: menyatukan sabuk emas kickboxing – tetapi membawa gaya sejati ala “JT,” ia akan melakukan itu lewat cara yang sulit.

Hal ini karena Phetjeeja telah menjadi mesin penghancur sejak debutnya bersama ONE tahun lalu, dimana ia mencetak catatan rekor sempurna 5-0 dengan empat KO.

Dalam laga terakhirnya, wanita fenomenal asal Thailand yang masih berusia 22 tahun itu mengalahkan striker legendaris Anissa ”C18″ Meksen untuk merebut sabuk emas interim kickboxing, dan ia ingin menyatukan gelar itu pada 9 Maret ini.

Jelas, itu akan menjadi penutup yang layak bagi Todd untuk mengatasi tantangan terberatnya sebelum ia mengakhiri kariernya, tetapi “The Queen” akan mencoba merusak impian itu dengan kekuatan pukulan yang sangat besar.

#3 Laga Ibu Vs. Ibu Pertama Untuk Gelar Juara Dunia ONE

Selalu ada sesuatu yang sangat impresif tentang para ibu yang mampu membesarkan anak-anaknya sementara masih berkompetisi di tingkatan elite, dan akan ada dua di antara mereka dalam laga pendukung utama Kejuaraan Dunia ONE Women’s Atomweight Muay Thai pada Jumat ini.

Setelah melahirkan putranya pada 2021, sang ratu Rodrigues kembali dari hiatus dengan cara luar biasa tahun lalu, sementara Morales memenangi laga Kejuaraan Dunia Kickboxing di luar ONE setelah memiliki dua anak.

Kedua petarung ini kini akan berhadapan di laga Kejuaraan Dunia antar para ibu yang pertama di dalam sejarah ONE, yang membuktikan pada para petarung lainnya di seluruh dunia bahwa segala sesuatunya memang mungkin terjadi dengan dedikasi dan kerja keras.

Rodrigues dan Morales mengambil motivasi terbesar dari anak-anak mereka, dan hal itu akan menjadikan laga mereka lebih intens lagi saat keduanya mencoba membuat keluarga mereka bangga di atas panggung terbesar ini.

#4 Jackie Buntan Lanjutkan Misi Demi Penebusan

Jackie Buntan bekerja keras demi meraih laga Kejuaraan Dunia ONE Women’s Strawweight Muay Thai yang pertama melawan Smilla “The Hurricane” Sundell pada 2022 lalu, dan bintang Amerika ini melakukan segala sesuatu yang dapat ia lakukan untuk meraih laga ulang.

Buntan akan beradu dengan Martine “The Italian Queen” Michieletto dalam aksi catchweight 130 pound pada minggu ini, dan sebuah kemenangan dapat saja menempatkannya kembali ke dalam gambaran itu.

Ia membutuhkan tiga kemenangan beruntun untuk mendapatkan panggilan itu terakhir kali, dan wanita berusia 26 tahun ini kini juga meraih kemenangan beruntun sejak gagal saat melawan Sundell.

Sebuah aksi impresif lainnya dapat saja menjadi langkah terakhir untuk meraih penebusan, maka atlet sensasional Filipina-Amerika ini akan sangat bersemangat untuk mencetak penampilan sensasional.

Namun, Michieletto tidak terbang ke Bangkok untuk menjadi batu loncatan bagi siapa pun. Sebaliknya, ia akan berharap untuk dapat melewati Buntan dalam jajaran peringkat dengan kemenangan kedua berturut-turut bersama ONE.

#5 Debut Superstar BJJ Mayssa Bastos

Saat terkait para peserta terbaik dalam permainan ini, Mayssa Bastos memang menonjol sebagai salah satu ikon era modern dalam Brazilian Jiu-Jitsu wanita.

Memenangi Kejuaraan Dunia IBJJF World Championship memang sangat sulit, tetapi petarung Brasil ini memiliki tujuh gelar atas namanya dalam kompetisi gi dan no-gi.

Bastos kini membawa pengalaman di tingkat elite itu ke atas panggung dunia ONE Championship, dan dengan lebih banyak mata yang memperhatikan dari sebelumnya, wanita berusia 26 tahun itu akan ingin bersinar di penampilan perdananya.

Di sisi lain, pegulat Jepang dan sesama pemegang sabuk hitam BJJ Kanae Yamada menjadi ujian sulit di hadapannya, tetapi ia takkan kehilangan apa pun juga.

Meraih kemenangan atas sosok seperti Bastos jelas akan melejitkan Yamada mendekati puncak disiplin submission grappling, dan itulah inspirasi yang dibutuhkannya untuk membawa kemampuan terbaiknya di jam tayang utama A.S., atau Sabtu pagi waktu Asia nanti.

Selengkapnya di Fitur

Rodtang Jitmuangnon Denis Puric ONE 167 137
Tawanchai PK Saenchai Jo Nattawut ONE 167 78
DUX 1183
Rodtang Jitmuangnon Edgar Tabares ONE Fight Night 10 36
Johan Ghazali Edgar Tabares ONE Fight Night 17 21 scaled
Rodtang Jitmuangnon Edgar Tabares ONE Fight Night 10 28
Johan Ghazali Edgar Tabares ONE Fight Night 17 21 scaled
Tawanchai PK Saenchai Superbon Singha Mawynn ONE Friday Fights 46 123 scaled
Victoria Souza Noelle Grandjean ONE Fight Night 20 34
MasaakiNoiri 1200X800 1
Katsuki Kitano Halil Kutukcu ONE Friday Fights 38 25
Jo Nattawut Luke Lessei ONE Fight Night 17 84 scaled