Bela Diri Campuran

Agilan Thani Raih Kemenangan Impresif Atas Yoshihiro Akiyama

Setelah beberapa bulan berada di luar kompetisi bela diri campuran, Agilan “Alligator” Thani kembali menggemparkan penggemar bersama ONE Championship dan memberikan penampilan terbaik dalam karirnya.

Hari Sabtu, 15 Juni, atlet welterweight Malaysia ini menjalani laga spektakuler menghadapi Yoshihiro “Sexy Yama” Akiyama di laga pendukung utama ajang ONE: LEGENDARY QUEST di Shanghai, Tiongkok.

Pertandingan ini, yang juga menandai kembalinya atlet ikonik keturunan Jepang-Korea itu setelah tiga setengah tahun beristirahat, menjadi saksi kebangkitan singa muda Malaysia ini dengan sebuah kemenangan mutlak di Baoshan Arena.

Malaysian sensation Agilan Thani scores the biggest win of his career in a seesaw battle against martial arts legend Yoshihiro Akiyama!

???? BOUT OF THE NIGHT CONTENDER ????Malaysian sensation Agilan Thani scores the biggest win of his career in a seesaw battle against martial arts legend Yoshihiro Akiyama!????: Check local listings for global TV broadcast????: Watch on the ONE Super App ????http://bit.ly/ONESuperApp

Posted by ONE Championship on Saturday, June 15, 2019

Kedua atlet ini mengincar kemenangan setelah waktu mereka di luar arena. Yoshihiro menginginkan kemenangan yang spektakuler dari masa hiatusnya, dimana Agilan juga ingin membuktikan bahwa ia telah pulih dari cedera punggung yang sempat dialaminya – yang membuatnya harus beristirahat selama hampir enam bulan.

Sejak bel pertandingan berbunyi, para penggemar langsung mendapatkan aksi yang mereka tunggu.

“Sexy Yama” dipaksa mundur saat atlet kelahiran 23 tahun silam yang menjadi lawannya itu maju dengan kombinasi pukulan agresif, yang sempat mendarat telak di wajahnya. Namun, Yoshihiro memanfaatkan teknik judo-nya mencetak takedown balasan sesaat kemudian. Namun, “Alligator” dapat dengan mudah kembali berdiri.

Agilan, yang dengan bangga mewakili Monarchy MMA, terus menekan lawan, dan berhasil mendaratkan pukulan overhand kanan yang dilanjutkan oleh straight kanan. Tiap kali ia maju, Agilan memastikan dirinya dapat memojokkan atlet berusia 43 tahun itu di tali dan sudut ring.

Saat Yoshihiro mengira bahwa Agilan akan menyerang kepalanya, ia malah mencetak sebuah takedown luar biasa, masuk ke kendali samping atau side control, serta bertransisi kembali ke punggung atlet ikonik itu. Perwakilan Team Cloud ini mencoba untuk bangkit, namun “Alligator” kembali menyarangkan teknik high-crotch takedown yang sangat langka dengan hanya 90 detik tersisa.

Sebuah waktu istirahat, atau injury time, terjadi setelah Agilan melakukan serangan ilegal secara tak disengaja dengan lututnya ke arah bagian vital Yoshihiro. Saat aksi berlanjut, atlet muda ini kembali mencetak sebuah double-leg takedown untuk mengakhiri ronde.

Keinginan pria asal Malaysia ini untuk mencetak KO berlanjut pada ronde kedua, saat ia menyarangkan lututnya ke dada sang pejuang Korea tersebut. Namun, “Sexy Yama” mampu menjawab dengan sebuah serangan siku memutar, atau spinning back elbow, yang mendarat di wajah atlet kelahiran Kuala Lumpur itu.

Meski begitu, Agilan semakin yakin dan menyulitkan Yoshihiro. Semakin lama, saat laga ini sepertinya berubah menjadi pertukaran serangan atas, “Alligator” membalikkan keadaan dan mencetak beberapa takedown yang sangat luar biasa.

Dua menit terakhir ronde ini dipenuhi dengan pertukaran pukulan, saat dua atlet welterweight fenomenal ini melontarkan seluruh arsenal mereka.

Untuk pertama kalinya dalam laga ini, “Sexy Yama” memukul mundur Agilan. Ia mendaratkan dua hook kiri, dilanjutkan dengan pukulan kanan keras yang telak mengenai wajah lawannya dan membuatnya tertegun. Saat pertahanan Agilan turun, Yoshihiro segera mencetak kerusakan lebih.

Kedua atlet ini memang bertukar serangan keras, namun Agilan lah yang berhasil unggul dalam beberapa serangan terakhir dengan tangan kirinya yang akurat.

Dalam stanza terakhir, Yoshihiro mengejutkan lawannya ini dengan sebuah tendangan memutar, atau spinning back kick ke arah tubuhnya. Namun, kemampuan tinju Agilan menyulitkan “Sexy Yama” memasuki menit-menit terakhir laga tersebut.

Dengan 30 detik tersisa, legenda asal Jepang-Korea ini sekali lagi mendaratkan serangan memutar andalannya, namun “Alligator” melihat celah dan membalas dengan kombinasi enam pukulan.

Semangat ‘bushido’ milik Yoshihiro terbukti memberi tontonan berkualitas, dengan berbagai aksi spektakuler, namun determinasi Agilan terbukti jauh lebih unggul dibanding ikon bela diri tersebut.

Ketiga juri memberi atlet asal Malaysia ini kemenangan angka mutlak, yang mendorong rekornya menjadi 10-3.