Yodlekpet Hadapi Gingsanglek Dalam Duel Flyweight Muay Thai Di ONE Friday Fights 147
Laga flyweight Muay Thai sarat gengsi resmi ditambahkan ke ONE Friday Fights 147, saat dua veteran Thailand, Yodlekpet “The Destroyer” Or Atchariya dan Gingsanglek Wor Kumchamnarn, bentrok pada Jumat, 20 Maret.
Ajang ini akan tayang live di jam primetime Asia dari Lumpinee Stadium, Bangkok, Thailand.
Siapa pun yang keluar sebagai pemenang berpeluang besar mengamankan kontrak senilai US$100.000 (Rp1,7 miliar) serta tempat di daftar atlet utama ONE Championship.
Yodlekpet membawa gaya southpaw agresif dan segudang pengalaman ke dalam duel ini. Wakil Sor Sommai berusia 31 tahun itu telah menjalani 15 pertarungan di ONE dengan sembilan kemenangan. Secara keseluruhan, ia mengoleksi 93 kemenangan sepanjang kariernya.
Dikenal lewat low kick keras, pukulan bertenaga, dan siku mematikan, gaya bertarungnya membuatnya dijuluki “The Destroyer.”
Mantan Juara Dunia Muay Thai Lumpinee dan Rajadamnern Stadium itu memulai kiprahnya di ONE dengan empat kemenangan beruntun sebelum mengalami pasang surut. Saat ini, ia telah memenangi tiga dari empat laga terakhirnya dan ingin memperkuat momentumnya lewat kemenangan meyakinkan atas lawan tangguh lainnya.
Di sisi lain, Gingsanglek datang sebagai salah satu petarung paling berkembang di divisi ini setelah sempat mengalami awal yang sulit di ONE. Petarung Tor Laksong Gym berusia 24 tahun itu memiliki rekor 45-12 dalam striking, dengan catatan 4-4 di ONE. Namun, angka tersebut belum sepenuhnya mencerminkan transformasinya.
Dalam lima penampilan awalnya di ONE Friday Fights, ia hanya meraih satu kemenangan dan kesulitan menemukan ritme melawan lawan level tinggi. Namun peruntungannya berubah drastis pada 2025 ketika ia mencetak knockout spinning backfist dalam 53 detik atas petarung Rusia Alexey Balyko – sebuah hasil yang mengguncang dunia tarung.
Hanya satu setengah bulan kemudian, Gingsanglek menghancurkan sensasi Myanmar Thant Zin lewat TKO ronde pertama. Ia berhasil memperlihatkan peningkatan daya hancurnya. Ia menutup tahun gemilang tersebut dengan kemenangan dominan atas Suriyanlek Por Yenying, dan membuktikan masa-masa sulit di awal kariernya telah ia lewati.
Kemenangan bagi Yodlekpet akan mengukuhkan posisinya sebagai ancaman serius di papan atas divisi flyweight. Sementara itu, kemenangan atas seorang lawan elite akan menjadi pernyataan besar bagi Gingsanglek dan menegaskan dirinya sebagai kekuatan baru di kelas ini.