‘Tujuanku Adalah Memburu Gelar’ – Bintang Tiga Olahraga Stamp Fairtex Bersemangat Merebut Kembali Takhtanya
Megabintang Thailand Stamp Fairtex siap untuk mengejar kembali Gelar Juara Dunia ONE Women’s Atomweight MMA yang hilang bukan di medan pertempuran.
Setelah bergelut dengan cedera, rehabilitasi, dan ketidakpastian, mantan ratu tiga olahraga ONE Championship ini kembali memasuki Circle pada penghujung 2025.
Pada November, ia tampil dalam ajang blockbuster ONE 173: Superbon vs. Noiri di Tokyo dengan menghadapi mantan Juara K-1 Kana “Krusher Queen” Morimoto. Meski tidak berbuah kemenangan, setidaknya penampilannya itu memberinya keyakinan bahwa ia telah siap mengejar kembali kejayaan yang telah lepas dari genggamannya.
Selama tiga ronde, Stamp berhasil mengimbangi lawannya serta memberinya keyakinan bahwa cedera lutut yang menderanya telah benar-benar sembuh.
Atas dasar itu, ia akan mengawali 2026 dengan semangat tinggi:
“Saya mengharapkan bisa menjadi versi terbaik dari diri saya. Tujuanku adalah memburu gelarku kembali.”
Ia menghentikan Ham “Hamzzang” Seo Hee dalam partai utama ONE Fight Night 14 pada September 2023. Gelar Juara Dunia MMA tersebut membuatnya meraih prestasi terlangka di ONE Championship karena sebelumnya, ia pernah menyabet sabuk emas kickboxing dan Muay Thai.
Namun robeknya meniskus pada Mei 2024 memaksanya untuk kehilangan gelar bahkan saat era kekuasaanya belum dimulai. Selama lebih dari dua tahun, ia pun harus menepi dari kompetisi.
Awalnya, Stamp dijadwalkan tampil pada Mei 2025 dengan menghadapi Denice “The Menace” Zamboanga yang kala itu menjadi ratu interim di tengah absennya Stamp.
Sayangnya, cedera sang bintang Thailand belum benar benar sembuh sehingga membuatnya melepaskan sabuk yang ia dambakan.
Dengan begitu, Zamboanga naik menjadi juara sejati, dan Stamp terfokus untuk masa rehabilitasi.
Kini, Stamp ingin kembali membangun momentum demi meraih kembali kejayaan dalam tiga disiplin olahraga:
“Saya ingin bertarung tiga hingga empat kali pada tahun ini karena MMA membutuhkan banyak waktu untuk berlatih dan bersiap.”
Stamp Fairtex Ungkap Rencananya Jelang Mengejar Sabuk
Meraih kembali sabuk Juara Dunia ONE Women’s Atomweight MMA memang menjadi tujuan utama Stamp, tetapi ia tak ingin terburu-buru untuk sampai di sana.
Bintang berusia 28 tahun ini memilih untuk berlaga dalam laga striking kembali demi membangun kondisinya pasca cedera panjang.
Ia menjelaskan:
“Untuk tahun ini, kapanpun ONE menawarkan tanggal tanding, saya siap. Bisa saja pertarungan Muay Thai dulu untuk membangun kembali kardio serta ritme saya.”
Kembali berlaga striking selama sembilan menit tentu akan membuat tubuh Stamp semakin beradaptasi terhadap kompetisi elite.
Meski menepi, ia selalu memantau peta persaingan di divisi atomweight. Menurutnya, ada satu nama yang bisa memberinya sebuah adrenalin untuk kembali pada ritme serta agresivitas yang telah membuatnya dikenal luas.
Stamp menyatakan:
“Terkait siapa yang ingin saya hadapi [jika berlaga dalam Muay Thai,] saya sebetulnya ingin menghadapi Vero. Nampaknya, itu akan jadi laga yang seru.”