Berita

Tawanchai Amankan Perebutan Gelar Juara Dunia Kontra Petchmorakot Via KO Atas Niclas Larsen

Tawanchai PK.Saenchai memang terlalu cerdik dan kuat untuk diatasi oleh Niclas “Dreamchaser” Larsen saat keduanya beradu dalam laga eliminasi perebutan gelar Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai di ONE 158.

Terlepas agresi lawannya, superstar Thailand ini mendominasi laga utama itu dan mengakhiri aksi mereka via KO ronde kedua di Singapore Indoor Stadium pada Jumat, 3 Juni. 

Larsen membuktikan janjinya untuk membawa tekanan di awal, namun keinginan itu membawanya masuk ke dalam kombinasi hook kanan-cross kiri yang menjatuhkannya ke atas kanvas dalam 30 detik pertama.

“Dreamchaser” berlanjut menekan maju, namun pria Thailand yang cerdik ini tetap tenang dan membawa pukulan atau tendangan yang menunggu rivalnya saat ia menutup jarak.

Tendangan dorong Tawanchai juga menjauhkan rivalnya itu, dan ia terus menemukan sasaran bagi pukulan straight kiri ke arah tengah tubuh lawannya.

Tawanchai kicks Niclas Larsen

Striker Denmark itu kembali memulai dengan agresif pada ronde kedua, namun saat ia melangkah maju dengan pukulan, ia membuka dirinya ke arah tendangan kiri keras Tawanchai ke arah tubuh.

Larsen memang mencetak poin dengan beberapa tendangan rendah, namun perwakilan PK.Saenchai Muaythaigym itu tak gentar dan mengincar dengan tendangan dorong atau serangan siku keras.

Pada akhirnya, momentum maju “Dreamchaser” menjadi awal kekalahannya.

Ia memaksa Tawanchai mundur, tetapi atlet fenomenal berusia 23 tahun itu melontarkan kombinasi hook kanan-straight kiri lainnya, dimana pukulan terakhir itu mendarat tepat di rahang rivalnya dan menjatuhkannya ke atas kanvas.

Tawanchai is declared winner at ONE 158

Larsen tak dapat kembali berdiri, dan wasit pun menghentikan laga pada menit 1:42 ronde kedua, yang memberi Tawanchai kemenangan ke-127 dalam kariernya.

Dengan hasil tersebut, ia juga mendapatkan kesempatan melawan Petchmorakot Petchyindee demi gelar Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai dan bonus penampilan senilai US$50.000 dari Chairman dan CEO ONE Chatri Sityodtong.

Berbicara pada komentator Mitch Chilson di dalam Circle seusai laga, Tawanchai mengirimkan peringatan keras pada sang penguasa divisinya.

“Petchmorakot, apakah kau menyaksikan ini? Saya akan datang untukmu,” katanya. “Sampai bertemu segera!”

Tawanchai is declared winner at ONE 158

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.