Bela Diri Campuran

Stamp Fairtex Cetak TKO Cepat Atas Puja Tomar

Ratu striking Thailand, Stamp Fairtex, memulai tahun 2020 dengan sebuah penampilan brilian saat melawan Puja “The Cyclone” Tomar di Impact Arena, Bangkok, Jumat, 10 Januari.

Juara Dunia dua disiplin ONE ini mendominasi lawannya asal India tersebut dari bel pembuka kontes dalam ajang ONE: A NEW TOMORROW, dengan hampir tidak menerima serangan saat ia menapaki jalur menuju puncak divisi atomweight wanita.

Stamp Fairtex ???????? sukses mendominasi sepanjang berjalannya laga! ????

Stamp Fairtex ???????? sukses mendominasi sepanjang berjalannya laga! ????

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, January 10, 2020

Stamp memulai dengan menekan Puja ke pojok ring melalui round kick miliknya, namun atlet wanita India itu menangkap tendangannya dan membalas dengan selengkatan kaki yang lihai.

Superstar Thailand ini mampu mementahkan usaha lawannya dan berdiri setelah melancarkan scramble. Keduanya masuk pada posisi clinch, dan Stamp menyarangkan lututnya di tubuh Puja. “The Cyclone” nampak kembali meraih takedown lainnya, namun Stamp mampu membalikkan keadaan dan mengambil punggung lawan di atas kanvas.

Wanita berusia 22 tahun dari Pattaya ini segera menempatkan hook-nya sebelum meraih leher lawan asal India itu demi kuncian rear-naked choke. Puja menunjukkan kemampuan gulatnya, melepaskan diri dan meraih kaki Stamp untuk sebuah leg lock, namun keadaan kembali berbalik.

Stamp Fairtex celebrates after her TKO of Puja Tomar at ONE A NEW TOMORROW

Stamp kembali meraih punggung lawannya dan melepaskan ground and pound keras selama kurang lebih 60 detik, sebelum wasit Olivier Coste terpaksa menghentikan laga pada menit 4:27 ronde pertama.

Striker wanita terbaik Thailand ini kini memiliki rekor sempurna 4-0 dalam seni bela diri campuran, dan walau ia masih harus mempertahankan gelar Juara Dunia ONE Kickboxing dan Muay Thai miliknya, ia menegaskan kembali rencananya untuk menantang “Unstoppable” Angela Lee demi gelar Juara Dunia ONE Women’s Atomweight miliknya.

“Saya ingin terus berlaga dalam bela diri campuran, meningkatkan kemampuan saya, dan segera berlaga demi sabuk tersebut,” katanya – menambahkan bahwa ia lebih menyukai kemenangan yang diraih melalui striking walau sedang berada di ground.

Baca Juga: Rangkaian Tendangan Keras Beri Sangmanee Kemenangan Di Bangkok