‘Seseorang Akan Tertidur’ – Sinsamut Bidik Knockout Atas George Jarvis Demi Jaga Mimpi Gelar Dunia Di ONE Fight Night 41

Sinsamut Klinmee Nieky Holzken ONE Friday Fights 100 5 scaled

Gelar Dunia ONE Lightweight Muay Thai selalu menjadi obsesi Sinsamut “Aquaman” Klinmee sejak pertama kali ia melangkah ke ring ONE Championship.

Dua kesempatan menantang sang raja bertahan Regian “The Immortal” Eersel memang belum berakhir sesuai harapannya. Namun perjalanan seniman knockout berbahaya itu jauh dari usai.

Jalan menuju sabuk juara kini melewati George “G-Unit” Jarvis di ONE Fight Night 41. Pada Sabtu, 14 Maret waktu Indonesia, veteran Thailand itu akan kembali bertarung di Lumpinee Stadium yang legendaris di Bangkok dalam duel lightweight Muay Thai dengan pertaruhan tinggi.

Di sela waktu sejak pertarungan terakhirnya pada 2025 hingga sekarang, Sinsamut mengalami momen penting dalam hidupnya. Petarung berusia 30 tahun itu sempat menepi dari dunia pertarungan untuk menyambut kelahiran anak keduanya dan sepenuhnya menikmati peran sebagai ayah.

Di luar arena, Sinsamut juga aktif berinteraksi dengan para penggemar melalui media sosial, bahkan menciptakan alter ego bernama “Sorcerer Sin.” Namun dorongan untuk kembali menang tidak pernah hilang.

Petarung asal Pattaya itu mengatakan:

“Saya sudah hampir setahun tidak naik ring karena kami baru punya bayi lagi. Saya ingin berada di rumah untuk membantu istri membesarkan anak-anak. Saya harus menyeimbangkan latihan dengan peran sebagai ayah. Untungnya istri saya sangat membantu.

“Memang melelahkan, tapi rasanya sangat bahagia. Melihat wajah anak-anak memberi saya motivasi besar. Sekarang semua dorongan saya adalah untuk mereka. Saya melakukan semuanya demi masa depan keluarga.”

Jeda singkat tersebut justru membuat hasratnya untuk kembali berlaga justru semakin besar. Selama masa istirahatnya, Sinsamut tetap berlatih bersama para petarung elit di gym Team Mehdi Zatout di Pattaya.

Gym tersebut dihuni para petarung tangguh seperti Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai Nabil Anane dan Juara Dunia ONE Women’s Atomweight Kickboxing Phetjeeja Lukjaoporongtom.

Untuk sementara waktu, “Aquaman” puas membantu timnya melalui sesi sparring dan cornering. Kini, ia siap kembali menjadi pusat perhatian:

“Saat ini teman-teman di tim saya seperti Nabil, Yonis, dan PTT semuanya sedang dalam performa terbaik. Sekarang waktunya pemimpin geng seperti saya menunjukkan bagaimana caranya.

“Kesuksesan teman-teman saya menjadi inspirasi. Menang atau kalah, kami selalu saling mendukung. Ketika mereka menang, saya benar-benar ikut bahagia.”

Setelah kembali segar usai menghabiskan waktu bersama keluarga dan timnya, Sinsamut kini siap meninggalkan kegagalan masa lalu.

Seniman knockout itu mengaku kembali dengan kekuatan penuh – tetap eksplosif, tak terduga, dan siap menciptakan highlight baru.

Sang jagoan Thailand menyatakan:

“Saya 100 persen yakin kekuatan pukulan saya lebih unggul. Jika George menerima salah satu pukulan saya, dia mungkin tidak akan tetap berdiri.

“Dalam pertarungan ini, penggemar akan melihat versi agresif dari Sinsamut. Saya ingin knockout. Entah saya atau dia – saya ingin laga ini berakhir cepat dengan seseorang tertidur.”

Jalan Menuju Trilogi Dengan Eersel Dimulai Dari Jarvis

Sinsamut tetap menghormati kemampuan George Jarvis di atas ring. Petarung Inggris itu dikenal berani menghadapi tekanan tanpa ragu, sesuatu yang membuat Sinsamut menaruh respek.

Namun keberanian itu juga bisa menjadi bumerang.

Bintang Team Mehdi Zatout itu berencana mengerahkan seluruh senjata Muay Thai miliknya:

“George sangat cepat dan memahami Muay Thai dengan sangat baik. Gayanya sangat ‘Thai-like.’

“Satu kelemahan yang saya lihat adalah dia tidak terlalu kuat menerima pukulan berat. Jika dia terkena serangan besar, dia akan kesulitan. Saya akan datang dengan semua senjata – pukulan, tendangan, lutut, dan siku.”

Rivalitas Sinsamut dengan Regian Eersel masih menyisakan ruang yang belum selesai. Dua kekalahan dari ikon Suriname-Belanda itu justru semakin memperkuat keyakinannya bahwa kesempatan ketiga akan berakhir berbeda.

Namun Jarvis datang dengan motivasi yang sama. Petarung Lumpini Fight Team itu sempat mencatat empat kemenangan beruntun sebelum dihentikan Eersel pada ronde pertama di ONE Fight Night 34 pada Agustus lalu.

Keduanya mengejar tujuan yang sama. Tetapi pada 14 Maret nanti, hanya satu yang akan mengambil langkah besar menuju sabuk juara:

“Dia petarung kelas atas di ONE. Ini tidak akan mudah karena dia kelas dunia, tapi saya juga petarung top. Kami harus membuktikan siapa yang benar-benar nomor satu untuk mendapatkan kesempatan melawan Regian lagi.

“Pertarungan ini sangat penting untuk masa depan saya. Ini menentukan apakah saya terus maju atau kembali ke perebutan gelar. Ini momen hidup atau mati. Saya akan memberikan segalanya. Impian terbesar saya adalah rematch dengan Regian Eersel untuk akhirnya merebut Gelar Dunia.”

Selengkapnya di Berita

Sinsamut Klinmee Nieky Holzken ONE Friday Fights 100 5 scaled
maratkaito
Tang Kai Gasanov
Worapon ArthurBrossier 1920X1280 1 scaled
John Lineker Asa Ten Pow ONE 168 88
twobouts
rodtak
Chatpichit Tubtimthong OFF144 1920X1280 scaled
Sangarthit Looksaikongdin Suablack Tor Pran49 ONE Friday Fights 114 48 scaled
collage 1
collage
Aliff Sor Dechapan Ramadan Ondash ONE Fight Night 38 10 scaled