‘Saya Akan Cetak Sejarah’ – Rifdean Masdor Siap Kejutkan Nadaka Yoshinari Dalam Laga Kejuaraan Dunia Di ONE SAMURAI 4

Rifdean Masdor gets ready for battle against Petaek Sitbigjasskonrakpathum at ONE Friday Fights 71.

Rifdean “Magic Boy” Masdor telah menanti hampir setengah dekade untuk bisa berada di panggung global yang sama dengan Juara Dunia ONE Atomweight Muay Thai Nadaka Yoshinari. Kini kesempatan itu tiba, dan ia bertekad memanfaatkannya sebaik mungkin.

Algojo knockout Malaysia tersebut akan menantang sang penguasa divisi asal Jepang dalam partai pendukung utama ONE SAMURAI 4, yang disiarkan live dari Ariake Arena di Tokyo, Jepang, pada Sabtu, 17 Oktober.

Rifdean datang dengan lima kemenangan beruntun, termasuk knockout dalam 94 detik atas Javad Mozafari di The Inner Circle 19 yang memberinya kontrak senilai US$100.000 (Rp1,8 miliar) untuk memasuki jajaran atlet utama ONE Championship.

Kini, ia akan memasuki babak baru dalam kariernya setelah mendapat kesempatan untuk memperebutkan Gelar Juara Dunia melawan sosok yang sudah bertahun-tahun ingin ia hadapi.

Perwakilan Sor Sommai dan Sor Kitrungroj itu berkata:

“Setelah tujuh kemenangan di ONE Championship, saya siap melawan Nadaka. Sejujurnya, saya sudah lama ingin melawan Nadaka. Saya sudah mengikuti kiprah Nadaka selama empat tahun terakhir.

“Laga ini akan sangat besar karena Nadaka belum pernah kalah, tetapi saya akan membuatnya kalah. Saya akan mencetak sejarah. Saya akan menjadi orang pertama yang memberinya kekalahan.”

Sejak bergabung dengan ONE Championship, Nadaka memang tampil tanpa cela. Enam kemenangan beruntun di organisasi ini memperpanjang rentetan kemenangannya menjadi 42 laga, sebuah laju luar biasa yang ia bangun selama tujuh tahun terakhir.

Terbaru, perwakilan Eiwa Sports Gym itu membuka kiprahnya dalam kickboxing dengan penampilan dominan atas Har Ling Om dalam partai utama ONE SAMURAI 3 di Yokohama, Jepang.

Kecepatan, kekuatan, dan pergerakan ciamik menjadikan superstar Jepang itu standar tertinggi di divisinya. Selain itu, kecerdasan taktik yang tajam juga membedakan dengan petarung elite lainnya. Meski begitu, “Magic Boy” yakin memiliki senjata yang tepat untuk memecahkan teka-teki tersebut.

Ia berkata:

“Nadaka sangat, sangat bagus. Dia petarung yang cepat, cerdas, dan kuat. Dia punya semuanya. Tetapi saya punya power. Nadaka tidak punya power. Dia hanya punya kecepatan dan IQ teknik. Saya merasa bisa mengalahkannya dengan kekuatan saya, tetapi saya juga tidak boleh terus-terusan mengandalkan tenaga penuh. Harus ada timing dan power yang tepat.

“Dan banyak orang [juga mengatakan] Nadaka punya IQ yang bagus, sementara saya tidak karena saya hanya kuat dalam melepaskan pukulan dan tendangan. Tetapi saya percaya laga melawannya akan menjadi IQ melawan IQ.”

Dengan duel seperti itu, Rifdean tidak cukup gegabah untuk memprediksi adanya KO cepat di ONE SAMURAI 4.

Meski telah mengoleksi lima knockout di ONE, jagoan Malaysia berusia 23 tahun itu memperkirakan duel kali ini akan menuntut kesabaran lebih besar dari biasanya. Ia bahkan melihat hasil akhir bisa ditentukan oleh perbedaan tipis, bukan lewat satu serangan telak.

Seniman bela diri asal Sarawak itu berkata:

“Tak ada yang akan terkena knockout dalam laga ini karena saya akan membuatnya berbeda kali ini. Kami tidak bisa melawannya hanya dengan kekuatan mentah. Kalau hanya mengandalkan kekuatan, kami bisa terkena serangan balik. Jadi, mungkin laga ini akan berakhir lewat keputusan terbelah.

“Saya setuju dengan apa yang orang pikirkan tentang Nadaka. Dia petarung terbaik di dunia saat ini. Tetapi insyaallah, dia juga akan melawan yang terbaik, Rifdean Masdor. Kalau saya bisa mengalahkannya, berarti saya yang terbaik di dunia.”

Rifdean Pergi Ke Jepang Dengan Membawa Mimpi Warga Malaysia

Mengalahkan Nadaka Yoshinari yang begitu dominan tak sekadar memberi sang megabintang Jepang kekalahan pertamanya sejak Juli 2019.

Kemenangan juga akan menjadikan Rifdean Masdor sebagai Juara Dunia ONE Atomweight Muay Thai baru sekaligus seniman bela diri Malaysia kedua yang berhasil merebut sabuk emas bergengsi.

Awal tahun ini, Aliff Sor Dechapan mencetak sejarah sebagai atlet Malaysia pertama yang melakukannya setelah menang lewat knockout atas petarung legendaris Sam-A Gaiyanghadao di The Inner Circle 23. Tiga bulan berselang, “Magic Boy” ingin menghadirkan tonggak sejarah lain untuk negaranya.

Ia berkata:

“Saya akan membawa pulang sabuk itu untuk rakyat Malaysia. Setelah menang, saya akan membawa perayaannya kembali ke Malaysia, untuk masyarakat Malaysia dan Sarawak. Kalau saya menjadi Juara Dunia ONE Atomweight, saya akan sangat bahagia. Itu berarti mimpi saya menjadi kenyataan.”

Sebesar apa pun pencapaian tersebut, Rifdean tak ingin menganggapnya sebagai garis akhir.

Dalam benaknya, merebut sabuk emas justru akan menjadi awal dari perjalanan yang jauh lebih besar. Ia pun sudah punya gambaran jelas tentang apa arti pencapaian itu bagi dirinya dan Malaysia.

“Magic Boy” berkata:

“[Kalau saya menjadi Juara Dunia], itu baru menjadi titik awal. Itu adalah perjalanan untuk melangkah lebih jauh, agar saya bisa maju menuju masa depan. Ini bukan sekadar sabuk. Ini adalah [pencapaian] penting bagi kami.

“Kami ingin menjadi yang terbaik di panggung dunia. Tetapi itu juga tidak mudah. Namun, kalau kami bisa mendapatkan gelar di ONE Championship, orang-orang akan mengenal kami dan kami bisa melangkah jauh.”

Selengkapnya di Berita

Rifdean Masdor gets ready for battle against Petaek Sitbigjasskonrakpathum at ONE Friday Fights 71.
Dzhamil Osmanov lands a left hand on Ben Woolliss at The Inner Circle 33.
Lucas Gabriel and Alibeg Rasulov set for war at ONE Fight Night 49 on November 6.
Shamil Erdogan celebrates his performance bonus at ONE Fight Night 48
Regian Eersel lands a clean shot on George Jarvis at The Inner Circle 33.
Split screen of heavyweight MMA fighters Shamil Erdogan and Paul Elliott
Duangdawnoi lands a spinning shot on Aline Seiberth at The Inner Circle 33.
Regian Eersel and George Jarvis face off ahead of The Inner Circle 33
Johan Ghazali and Diego Paez in action at ONE Fight Night 32.
ONE Championship Books Lee vs. Ruotolo For ONE Lightweight MMA World Title On November 6
Asadula Imangazaliev, Aslamjon Ortikov, Black Panther, and Ubaid Hussain will compete at The Inner Circle 39
Rodtang, Nong O, Shimon, and Ramadan will compete at The Inner Circle 38