Persahabatan Erat Nong-O Dan Superbon Jelang Mereka Berlaga Di ONE Friday Fights 58

Tawanchai PK Saenchai Superbon Singha Mawynn ONE Friday Fights 46 4 scaled

Pada Jumat, 5 April, mantan penguasa featherweight kickboxing Superbon Singha Mawynn akan maju melawan rival lama Marat Grigorian demi gelar Juara Dunia Interim ONE Featherweight Kickboxing di laga utama ONE Friday Fights 58.

Hanya dua laga sebelum itu, mantan Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai Nong-O Hama akan melawan pencetak KO kuat “Left Meteorite” Kulabdam Sor Jor Piek Uthai saat ia ingin membuktikan bahwa dirinya masih memiliki stamina untuk melejit ke puncak.

Kedua pertarungan ini akan berlangsung di jam tayang utama Asia, dimana sepasang megabintang Asia ii akan beradu di hadapan para penonton tuan rumah di arena ikonik Lumpinee Boxing Stadium, Bangkok.

Selama dua tahun terakhir, kedua petarung pound-for-pound terhebat ini berlatih bersama dan menjalin hubungan yang sangat unik.

Mereka pertama kali bertemu di Singapura pada 2022 saat berbagi kartu pertandingan yang sama di ONE X, namun persahabatan mereka berkembang saat Nong-O kembali ke tanah kelahirannya, Thailand.

Sejak itu, mereka hampir tak dapat terpisahkan, dengan menghabiskan waktu bersama di dalam dan di luar sasana. Superbon berkata pada onefc.com/id:

“Kami makan bersama hampir setiap hari dan banyak bepergian bersama. Istri Nong-O itu koki yang hebat, maka saya datang untuk makan dengan mereka setiap hari.”

Seperti orang lain yang bersahabat, Nong-O berkata ia merasa nyaman bercanda dengan menggoda Superbon dan penampilannya yang sangat bersih dan bagus itu.

Legenda Muay Thai berusia 37 tahun ini berkata:

“Superbon adalah orang yang berpenampilan bagus, maka ia selalu menarik perhatian wanita. Saya terkadang menggodanya dengan memanggil dirinya ‘Mr. Chad,’ dan ia tertawa.”

Di luar candaan yang menyenangkan itu, Superbon dan Nong-O berbagi rasa hormat akan satu sama lain sebagai atlet. Bahkan dengan lebih dari 450 laga gabungan atas nama keduanya, mereka mengaku bahwa keduanya saling mengagumi.

Nong-O terkesan dengan kemampuan sahabatnya itu untuk belajar dan selalu berkembang, bahkan setelah ia mencapai puncak dunia kickboxing:

“Superbon itu selalu berusaha menjadi lebih baik. Pria ini seperti spons. Ia menyerap pengetahuan dan teknik dari para petarung terbaik, lalu menerapkan itu dalam permainannya.”

Di sisinya, Superbon yang berusia 33 tahun itu memang membuktikan reputasinya sebagai “spons” dan berkata ia sangat terkesan dengan dedikasi Nong-O pada disiplin ini dengan berkompetisi di tingkatan tertinggi selama bertahun-tahun.

Ia menjelaskan:

“Saya banyak belajar dari Nong-O. Ia memiliki banyak kemampuan bagus, baik dari tendangan kuatnya atau pengkondisian fisiknya. Bahkan, walau ia berusia 37 tahun, ia masih rajin berlatih, sangat disiplin dan menjadi petarung dengan banyak semangat bertarung.”

Superbon Dan Nong-O Saling Ramalkan Hasil Laga Masing-Masing Di ONE Friday Fights 58

Karena hubungan erat mereka, tak mengejutkan bahwa Superbon Singha Mawynn dan Nong-O Hama akan saling mendukung di ONE Friday Fights 58.

Nong-O akan memasuki ring terlebih dahulu untuk melawan Kulabdam. Setelah 10 kemenangan beruntun yang mengawali kariernya bersama ONE dan memastikan dirinya sebagai sosok yang dapat dianggap sebagai atlet Muay Thai terbaik dunia, veteran ini dua kali mengalami kekalahan.

Tetapi, Superbon merasa yakin bahwa mantan penguasa bantamweight Muay Thai itu akan kembali ke jalur yang tepat berkat etos kerja dan disiplinnya itu:

“Saya kira Nong-O akan menang lewat keputusan atau KO karena ia memiliki lebih banyak pengalaman, kemampuan, teknik, senjata dan kekuatan dibanding Kulabdam.”

“Nong-O bekerja keras setiap hari. Ia berlatih di pagi hari dan bahkan setiap hari tanpa rasa malas. Saya terkadang masih merasa malas.”

Di laga utama, Superbon ingin merebut gelar Juara Dunia Interim ONE Featherweight Kickboxing dan mencetak kemenangan kedua berturut-turut atas bintang Armenia Marat Grigorian.

Sebagai murid dari permainan ini dan pendukung terbesar sahabatnya, Nong-O melihat bahwa Superbon akan dapat mempertahankan jarak dan melontarkan tendangan tinggi andalannya melawan sang pemukul kuat Grigorian:

“Tentu saja, saya mendukung Superbon. Saya kira Marat Grigorian tak dapat menutup jarak dengan mudah ke Superbon. Ia mungkin saja menjadi korban terbaru dari KO tendangan tinggi Superbon. Atau, jika laga ini berlangsung sampai akhir, Superbon akan menang via keputusan mutlak.”

Selengkapnya di Berita

Yamin JoachimOuraghi 1920X1280
Adrian Lee
Milena Sakumoto Bianca Basilio ONE163 1920X1280 42
Smilla Sundell Allycia Hellen Rodrigues ONE Fight Night 14 20 scaled
Superlek Kiatmoo9 Rodtang Jitmuangnon ONE Friday Fights 34 55
Victoria Souza Noelle Grandjean ONE Fight Night 20 9
Smilla Sundell Allycia Hellen Rodrigues ONE Fight Night 14 25 scaled
Yamin PK Saenchai Zhang Jinhu ONE Friday Fights 33 29
Hiroki Akimoto Petchtanong Petchfergus ONE163 1920X1280 4
Nong O Hama Kulabdam Sor Jor Piek Uthai ONE Friday Fights 58
NL 2539
Regian Eersel Alexis Nicolas ONE Fight Night 21 12