Berita

Permainan Ground Cantik Demetrious Johnson Atasi Danny Kingad

13 Okt 2019

Demetrious “Mighty Mouse” Johnson menyelesaikan misinya di dalam ONE Championship dengan merajai Kejuaraan ONE Flyweight World Grand Prix yang prestisius.

Demetrious menampilkan permainan teramat cantik dan penguasaan teknik luar biasa sejak laga dimulai untuk meraih keputusan mutlak melawan Danny “The King” Kingad dalam babak final turnamen ini dalam ajang bersejarah ONE: CENTURY PART I pada hari Minggu, 13 Oktober, di Ryogoku Kokugikan, Tokyo, Jepang.

???? ONE FLYWEIGHT WORLD GRAND PRIX CHAMPION ????

???? ONE FLYWEIGHT WORLD GRAND PRIX CHAMPION ????"Mighty Mouse" Johnson claims the inaugural tournament crown with an awesome performance against a game Danny Kingad!????: Check local listings for global broadcast details????: Watch on the ONE Super App ???? http://bit.ly/ONESuperApp????: Shop Official Merchandise ???? http://bit.ly/ONECShop

Posted by ONE Championship on Saturday, October 12, 2019

Bintang asal Filipina tersebut memulai dengan agresif pada ronde pertama, saat dirinya membawa aksi ke depan Demetrious seperti janjinya. Namun, tidak lama kemudian “Mighty Mouse” membalas dengan teknik grappling yang luar biasa setelah sebuah takedown dan kuncian kimura yang hampir tidak dapat dilewati Danny.

Ronde pertama berakhir dengan “Mighty Mouse” berada di posisi atas sementara Danny berusaha bertahan.

Memasuki ronde kedua, adalah Demetrious yang masuk dengan agresif. Namun “The King” berhasil memukul telak lawannya dengan hook kiri, yang dilanjutkan dengan balasan takedown dari “Mighty Mouse” dan kontrol luar biasa dari posisi atas.

Demetrious Johnson

Dengan kemampuan atletis yang luar biasa, atlet berusia 33 tahun ini terus menyerang pria asal Baguio di atas kanvas, dengan ground and pound yang efisien dari posisi atas sebelum ia bertransisi ke sebuah percobaan armbar.

Danny pun mampu bertahan dan membalas dengan sebuah percobaan armbar lainnya, namun DJ – sebutan akrab Demetrious – bersabar, melepaskan diri dan tetap berada di atas sampai bel berbunyi mengakhiri ronde kedua.

Perwakilan AMC Pankration dan Evolve MMA ini tetap agresif dalam ronde ketiga, dimana ia mengendalikan “The King” dari posisi samping dan mendaratkan sikutan dan serangan lutut.

Demetrious Johnson

Pada ronde ketiga, Danny memiliki momen tersendiri saat ia meledak dari posisi membelakangi DJ dan mampu mengunci lawannya itu untuk sementara – ini adalah percobaan takedown pertama dan terakhirnya dalam laga ini. Kesuksesannya tidak berlangsung lama, karena teknik unggul DJ mampu mencetak sebuah scramble dan kembali pada posisi dominan sampai kontes berakhir.

Demetrious meraih kemenangan mutlak dari para juri, dimana pria yang 12 kali menjadi Juara Dunia Flyweight meningkatkan keseluruhan rekornya menjadi  his record to 30-3-1, dan harus bersiap untuk menghadapi Juara Dunia ONE Flyweight Adriano “Mikinho” Moraes.

Tokyo | CENTURY | Pergelaran Ke-100 ONE Championship | Tiket: Dapatkan disini

  • Tonton BAGIAN PERTAMA di Indonesia, tanggal 13 Oktober pukul 7:00 WIB – serta BAGIAN II, tanggal 13 Oktober pukul 15:00 WIB
  • Tonton BAGIAN PERTAMA di Amerika Serikat, tanggal 12 Oktober pukul 20:00 EST – serta BAGIAN II, tanggal 13 Oktober pukul 4:00 EST
  • Tonton BAGIAN PERTAMA di India, tanggal 13 Oktober pukul 5:30 IST – serta BAGIAN II pukul 13:30 IST
  • Tonton BAGIAN PERTAMA di Singapura on 13 October pukul 8:00 SGT – serta BAGIAN II pukul 16:00 SGT
  • Tonton BAGIAN PERTAMA di Filipina on 13 October pukul 8:00 PHT – serta BAGIAN II pukul at 16:00 PHT
  • Tonton BAGIAN PERTAMA di Jepang on 13 October pukul 9:00 JST – serta BAGIAN II pukul 17:00 JST

ONE: CENTURY adalah ajang Kejuaraan Dunia bela diri terbesar dalam sejarah dengan 28 Juara Dunia yang tampil dalam berbagai disiplin bela diri. Belum ada organisasi dalam sejarah yang pernah mempromosikan dua ajang Kejuaraan Dunia di hari yang sama.

“The Home Of Martial Arts” kembali membuka babak baru dengan menyajikan beberapa laga perebutan gelar Juara Dunia, tiga babak final Kejuaraan World Grand Prix, serta serangkaian Juara Dunia yang akan melawan Juara Dunia lainnya di lokasi ikonik Ryugoku Kokugikan, Tokyo, Jepang, tanggal 13 Oktober.