Kuzmin Vs. Battbootti, Siasarani Vs. Dantas Tersaji Di ONE Fight Night 39
ONE Championship telah mengumumkan dua laga tambahan di menit-menit akhir untuk ONE Fight Night 39: Rambolek vs. Dayakaev, ajang perdana di jam primetime Amerika pada tahun ini.
Striker berpengalaman dari Rusia, Vladimir Kuzmin, akan menghadapi pendatang baru dari Irak, Mohanad “Solo” Battbootti, dalam laga featherweight Muay Thai, sementara jagoan dari Iran Mohammad Siasarani akan menjalani laga perdana setelah meraih kontrak utama dengan menghadapi bintang Brasil Pedro “Guerreiro” Dantas dalam duel featherweight kickboxing.
Ajang perdana dari ONE Championship di jam primetime Amerika ini akan tayang pada Sabtu, 24 Januari waktu Indonesia dari Lumpinee Stadium di Bangkok, Thailand.
Laga ini menyusul dibatalkannya dua laga akibat cedera.
Sean Climaco menderita cedera kaki sehingga laganya melawan Johan “Jojo” Ghazali dalam flyweight Muay Thai batal terlaksana. Sedangkan cedera yang diderita Lucas Gabriel membuatnya mundur dari laga kontra lightweight MMA kontra Magomed Akaev.
Kuzmin datang dengan membawa segudang pengalaman.
Atlet asal Fight Club Archangel Michael ini menjalani debut di ONE pada Februari 2022 dengan menang meyakinkan kontra Chris Shaw.
Dalam dua laga setelahnya, ia harus tunduk melawan “Elbow Zombie” Muangthai PK Saenchai dan Jonathan “The General” Haggerty.
Namun, ia mampu bangkit dengan meraih empat kemenangan dalam penampilan selanjutnya.
Kini, ia akan menghadapi seorang petarung yang belum terkalahkan. Battbooti datang dengan rekor profesional 11-0. Atlet Irak berusia 23 tahun ini akan membuktikan bahwa ia layak mendapat undangan tanding dari ONE.
Bagi Siasarani, laga ini akan menjadi ujian perdana setelah meraih kontrak pada akhir tahun 2025 lalu.
Atlet Iran berusia 23 tahun ini telah membukukan rekor 8-2 di ONE termasuk kemenangan impresif atas “Smokin” Jo Nattawut, Mohammed “Too Sharp” Boutasaa, Sitthichai “Killer Kid” Sitsongpeenong, Liu Mengyang, dan Kaito.
Dengan catatan empat kemenangan beruntun, Siasarani akan berjuang memperpanjang rekornya demi menjadi nama terdepan untuk menuju tangga perebutan Gelar Juara Dunia ONE Championship.
Di sudut lain, Dantas tengah lapar untuk meraih kemenangan perdana di panggung global. Setelah tiba dengan rekor 6-0 dalam MMA yang semuanya diraih dengan finis, atlet Brasil berusia 22 tahun ini harus menelan kekalahan dari Ibragim Dauev lewat keputusan bulat para juri.
Dengan beralih menuju kickboxing, Dantas bertekad membangun momentum kembali.