‘Knockout Yang Paling Saya Banggakan’ – Rambolek Bahas Kemenangan Akbar Kontra Abdulla Dayakaev Di ONE Fight Night 39
Rambolek Chor Ajalaboon membuktikan janjinya jelang ONE Fight Night 39 dengan menumbangkan Abdulla “Smash Boy” Dayakaev lewat cara sempurna demi mengukuhkan namanya di urutan terdepan dalam perburuan sabuk bantamweight Muay Thai.
Dalam partai puncak yang digelar pada Sabtu, 24 Januari, dari arena legendaris Lumpinee Stadium di Bangkok, jagoan 22 tahun ini tampil penuh kesabaran kontra salah satu lawan paling berbahaya di divisinya.
Rambolek menggunakan tendangan dan gerakan tipuan untuk mengelabui sang rival sebelum melayangkan kombinasi pukulan brutal untuk mengakhiri laga pada menit 2:41 di ronde kedua.
Rambolek mengungkapkan rasa bangga setelah menjadi petarung pertama yang memberi kekalahan knockout pada Dayakaev:
“Saya sangat senang, dan lega rasanya bisa menang dan meraih hasil yang saya janjikan hari ini. Rencana yang saya siapkan berjalan dengan baik, jadi saya sangat senang.
“Bagian dari rencana tersebut adalah mengetahui reaksinya saat saya menendang dan memukul Saya khawatir saat saya menendang, dia akan langsung memukul saya, tapi bisa dibilang reaksinya tidak secepat yang saya bayangkan. Jadi di ronde kedua, saya mengubah strategi. Saya membuatnya bergerak lebih cepat dan melancarkan lebih banyak tendangan.”
Knockout tersebut juga membuktikan seberapa serius Rambolek dalam mempelajari lawannya.
“Smash Boy” adalah salah satu petarung yang paling ditakuti di bantamweight Muay Thai. Dari delapan kemenangan, enam ia raih lewat knockout sejak menjalani debut di organisasi seni bela diri terbesar di dunia pada 2023.
Setelah mempelajari dan membedah gaya tarung Dayakaev, Rambolek mampu membaca sebuah kelemahan yang belum pernah diterapkan lawan-lawan sebelumnya.
Jagoan 22 tahun ini mengatakan:
“Saya pernah mengatakan bahwa saya telah menemukan kelemahannya, dan para fans bisa melihatnya di atas ring bahwa saya bisa membuktikan kelemahannya lewat body shot. Saya telah mempelajari pertarungannya, dan saya tidak melihat satu lawan pun yang mampu melancarkan pukulan ke arah tubuh dia sebelumnya.
“Dia kerap kena pukulan di wajah, tapi selalu tak bergeming. Jadi, saya rasa body shot adalah jawabannya. Mungkin bukan knockout terbaik, tapi ini adalah knockout yang paling saya banggakan.”
Rambolek Nyatakan Kesiapan Jalani Laga Kejuaraan Dunia
Dengan kemenangannya, Rambolek Chor Ajalaboon memperpanjang rekor kemenangannya menjadi lima beruntun, mempertajam rekor keseluruhannya menjadi 67-14, dan meraih bonus penampilan seniali US$50.000 (Rp850 juta) dari CEO dan Chairman ONE Championship, Chatri Sityodtong.
Yang terpenting, ia juga memberi sinyal pada seluruh kompetitor di kelasnya.
Dayakaev adalah rekan satu tim dari Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai World Champion Nabil Anane. Dengan keberhasilan menghabisi Dayakaev, Rambolek secara tidak langsung menebar pesan ancaman pada sang pemilik sabuk.
Ia mengatakan:
“Saya siap jika kesempatan itu datang. Saya rasa inilah waktunya.
“Saya bertemu dengannya hari ini, dan sudah menyapanya. Saya bilang jika saya ingin melawannya, dan rasanya ini akan jadi laga menarik.”
Meski mengakui bahwa Anane memiliki postur serta jangkauan yang sulit ditandingi, Rambolek tak gentar.
Anane tak terkalahkan dalam sembilan laga terakhir di ONE, mulai dari flyweight hingga featherweight dalam dua olahraga striking berbeda.
Jika dipertemukan, Rambolek siap mengerahkan kemampuan analisanya bersama tim Superbon Training Camp yang ada di belakangnya.
“Saya perlu untuk mempelajarinya. Tentu saja saya akan bertanya pada tim apa yang mereka pikirkan.”