Berita

Kalahkan Kadestam, Gadzhimurad Abdulaev Tandai Debut Dengan Catatan Rekor Baru

Atlet welterweight asal Rusia, Gadzhimurad Abdulaev, mengumumkan kehadirannya di ONE Championship dengan cara fantastis – mengalahkan mantan penguasa divisi sekaligus mematahkan rekor lama.

Abdulaev menggunakan teknik face crank untuk mengunci mantan Juara Dunia ONE Welterweight Zebaztian “The Bandit” Kadestam pada ronde pertama di ONE: UNBREAKABLE yang dihelat di Singapore Indoor Stadium pada Jumat, 22 Januari.

Sesaat setelah saling meraba kekuatan masing-masing, Juara Seni Bela Diri Campuran Rusia itu segera mengambil langkah. Ia melayangkan takedown saat Kadestam menyerang lewat tendangan rendah. Setelah itu, pada posisi scramble, ia bertransisi mulus menuju punggung lawannya.

Usai menunjukkan kemahiran dalam grappling, atlet asal Team Wildhearts tersebut segera mengamankan kuncian body lock triangle, dan Kadestam, yang biasanya tampil eksplosif, terperangkap dalam dua kaki lawan serta mulai kehabisan nafas.

Atlet asal Swedia tersebut berupaya menurunkan dagunya ke arah dada untuk menghindari kuncian rear-naked choke. Namun, hal itu hanya sedikit menunda waktu.

Abdulaev melemahkan pertahanan lawannya lewat pukulan pendek dari belakang sembari menekan mantan penguasa divisi welterweight untuk melancarkan kuncian body lock triangle.

Saat Kadestam kesulitan untuk melepaskan diri, Abdulaev mencoba melancarkan rear-naked choke. Namun, karena rapatnya pertahanan  “The Bandit”, atlet asal Rusia itu pun memilih untuk mengincar muka dari sang rival. Kuncian licin tersebut memaksa sang striker asal Swedia tersebut untuk tap out pada menit ke 2:08 ronde pertama.

Kemenangan ini merupakan pencapaian besar bagi atlet berusia 24 tahun tersebut. Tak hanya mempertajam rekornya menjadi 6-0, ia juga menciptakan rekor kemenangan kuncian tercepat di divisi welterweight ONE Championship.

“Saya sangat senang [dengan kemenangan ini]. Saya siap untuk laga perebutan sabuk juara setelah ini,” ucapnya dalam wawancara seusai laga. “Saya mengatakan bahwa saya yang terbaik dalam permainan grappling, dan saya membuktikannya.”

Baca juga: Meng Bo Raih Kemenangan Mutlak Usai Jalani Laga Berat Hadapi Samara Santos